QUEEN IN MY LIFE

QUEEN IN MY LIFE
BAB 28


__ADS_3

Ya,Lora lah yang bertemu dengan Jordan,awal pertemuan mereka di rumah Ariana sudah membuat mereka saling curi curi pandang, Bagaimana tidak,Jordan yang keturunan Amerika-indonesia itu terlihat sangat menarik di mata wanita mana pun termasuk Lora


Di tambah lagi umur Jordan yang lebih matang dari Aaron membuat Lora tertarik pada Jordan,dan begitu juga sebalik nya,Wajah cantik Lora tentu membuat Jordan melirik nya,tubuh nya yang seksi juga mengundang mata Jordan untuk terus menatap nya


Dari pertemuan itu lah kedua nya kini menjadi semakin dekat di tambah sekarang Aaron yang terlihat begitu dingin pada Lora, begitu pula dengan Ariana yang tidak memiliki perhatian pada nya


Tak hanya sekedar tertarik,mereka juga bersikap seolah olah sedang menjalin hubungan layak nya sepasang kekasih,hal itu di tunjukkan ketika mereka tengah menghabiskan waktu berdua di luar


“Katakan apa mau mu? aku harus ke rumah Ariana setelah ini.” mendengar ucapan Jordan seketika senyum di wajah Lora memudar,tak Aaron tak Jordan kenapa semua nya mementingkan Ariana? pikir nya


padahal ia mengira jika Jordan sangat tertarik pada nya dan rela untuk melepaskan Ariana namun tetap saja yang di utamakan selalu Ariana,tentu wanita itu merasa sangat iri pada Ariana


“Oh ayolah,apa yang kau dapat kan dari Ariana?” ucap nya ketus


Jordan hanya tersenyum seraya menggelengkan kepala nya,sudah sejak sekolah ia menyukai Ariana yang begitu cuek pada nya padahal semua wanita mengejar nya saat itu,tentu ia tak akan melepaskan Ariana semudah itu setelah ia bersusah payah untuk berada di titik ini


“Kau tidak tau perjuangan ku untuk mendapatkan nya.” ucap Jordan tersenyum sinis


Lora hanya memutar bola mata nya,tidak suka akan jawaban Jordan yang menurut nya terlalu berlebihan,jika memang susah kenapa tetap di perjuangkan sampai saat ini,pikir nya


“Tinggalkan saja dia, mendapatkan ku lebih mudah Jordan.” ucap nya santai,ia tak tahu saja jika Jordan saat ini tengah menertawakan nya di dalam hati


“Iya kau memang sangat mudah untuk di dapatkan karena kau murahan.” ucap Jordan membatin


Ya,Jordan hanya ingin bermain main saja pada Lora,ia hanya menanggapi Lora jika ia merasa bosan saja lantaran Ariana yang terkadang jarang berkomunikasi dengan nya


Ia bukti kan dengan tidak pernah melakukan hal yang melewati batas selain berpegangan tangan dengan Lora lantaran ia masih memikirkan perasaan Ariana yang akan menjadi calon tunangan nya

__ADS_1


“Aku tidak bisa,aku benar benar mencintai nya.” ucap Jordan kini terlihat serius menatap Lora,ia merasa tak suka dengan ucapan Lora yang meminta nya untuk meninggalkan Ariana,jelas ia tak mau


Lora semakin panas sekarang,niat nya bertemu dengan Jordan untuk menghilangkan rasa kesal nya pada Aaron justru kini rasa kesal nya bertambah mendengar ucapan Jordan


Kenapa semua pria tampan harus menyukai Ariana? apa diri nya kurang cantik? ia rasa tidak bahkan ia lebih cantik dari Ariana yang selalu cuek dengan para pria selain Aaron,sedangkan ia selalu ramah pada semua pria


Ia tak tahu saja tidak semua pria menyukai wanita yang ramah pada semua pria,jelas ada pria yang lebih suka pada pria yang menyukai wanita karena sikap nya yang cuek hingga membuat para pria merasa penasaran seperti Jordan pada Ariana


lalu terdengar deringan dari ponsel Jordan,sontak pria itu mengangkat telepon nya dengan senyuman lantaran yang menelpon adalah Ariana,hampir terkejut lantaran jarang sekali Ariana menelpon nya terlebih dahulu


“Iya sayang?” ucap nya setelah mengangkat telepon nya


“papa meminta mu untuk datang,kita harus menjemput gaun kita.”


“Baik lah,aku akan segera kesana setelah selesai dengan klien ku.” ucap Jordan kemudian menutup telepon nya,lalu menatap Lora yang kini tengah menatap nya dengan tajam


Jordan hanya berdecih,ia tak terlalu peduli dengan Lora yang kini kesal pada nya,bagi nya Ariana lah yang terpenting meskipun ia juga tengah mendekati Lora namun Ariana tetap nomor satu bagi nya


.


.


.


Sedangkan di rumah nya Ariana kini tengah duduk di tepi ranjang nya,setelah memakai dress abu abu ia kini hanya duduk termenung,jujur ia tak ingin keluar kamar atau pun rumah hari ini,hanya saja papa nya memaksa untuk pergi bersama Jordan membuat nya tak bisa menolak


Papa nya bahkan meminta nya untuk menghubungi Jordan dan mengajak nya sendiri,Ariana jelas tahu tujuan papa nya melakukan hal itu yaitu untuk mendekatkan nya pada Jordan,padahal ia akan bertunangan dengan Jordan untuk apa melakukan usaha seperti itu lagi? pikir Ariana

__ADS_1


Hampir 20 menit setelah ia menghubungi Jordan, terdengar deru mobil yang berhenti di pekarangan rumah nya,ia pun yakin jika itu adalah mobil Jordan


Ariana menghela nafas lalu menarik tas nya yang berada di tempat tidur,dengan langkah berat ia berjalan menuju pintu dan turun ke bawah


Seperti yang di duga memang Jordan lah datang ke rumah nya,tampak nya pria itu memang baru saja bertemu dengan klien nya melihat dari pakaian kantor yang masih ia kenakan


“Ayo berangkat.” ucap Jordan mengadah kan satu tangan nya ke depan menunggu sambutan dari tangan Ariana


Ariana tak berniat tidak peduli,namun melihat tatapan papa nya yang memaksa nya untuk menyambut uluran tangan Jordan membuat Ariana mau tak mau menyambut tangan Jordan


“Kami pamit dulu om,tante.” ucap Jordan sopan lalu menyalimi kedua orang tua Ariana,diikuti oleh Ariana


“Ariana pergi dulu pa.” ucap Ariana lalu di jawab anggukan oleh Ari dan Hana


Ariana dan Jordan kini berada di dalam mobil,namun suasana nya sangat sepi lantaran Ariana yang sedari tadi hanya diam dengan raut wajah datar nya,jelas sekali ia kini tidak merasa bahagia sedikit pun


“Sayang, apa kau marah karena menunggu terlalu lama? maaf tadi aku harus bertemu dengan..”


“Tenang saja,aku tidak marah hanya merasa tidak enak badan saja.” ucap Ariana menimpali


Sebenarnya ia tak berbohong karena memang ia merasa tidak enak badan dan itu pula alasan nya tidak keluar kamar seharian,Jordan tersenyum ia meraih tangan Ariana namun segera di tepis oleh Ariana lantaran merasa tak nyaman


“Sayang,kenapa? dulu kau sangat suka saat ku..”


“Stop Jordan! jangan teruskan kebohongan mu itu! kita tidak pernah memiliki hubungan selama ini karena aku tidak mencintaimu!”


Deg!!

__ADS_1


TERIMA KASIH TELAH MEMBACA CERITA KU SAMPAI BAB INI,SEMOGA READERS SUKA DAN JANGAN LUPA UNTUK MEMBERIKAN DUKUNGAN DENGAN LIKE, KOMEN DAN VOTE SEKALIAN RATE NYA SESUAI PENILAIAN READERS🥰🙏


__ADS_2