QUEEN IN MY LIFE

QUEEN IN MY LIFE
BAB 83


__ADS_3

“Pesan apa?”


Kini giliran Ayana dan Rhea yang mengernyit heran menatap Aaron yang terlihat tidak mengerti dengan pesan yang Ayana maksudkan, pasal nya ia memang sama sekali tidak membuka pesan apapun dari Rhea.


“Kakak tidak tau pesan dari wanita ini?”


Ucap Ayana menunjuk Rhea dengan mata nya, Aaron menggelengkan kepala membuat Ayana dan Rhea kembali bingung, terutama Rhea yang merasa jika pesan nya sudah di baca dan di balas oleh atasan nya itu.


Aaron kemudian merogoh ponsel di saku nya memeriksa pesan yang Ayana maksud kan hingga membuat Ariana marah pada nya, entah apa isi pesan itu sebenarnya dan kenapa sampai membuat Ariana marah padahal Ariana sendiri lah yang membuka nya.


Aaron mengerutkan kening melihat pesan pesan dari Rhea yang sudah beberapa kali di balas, pasal nya ia tak tahu apapun jika pesan itu terbalas dan lihat saja bagaimana balasan pesan itu.


“Apa ini? Aku merasa tidak pernah membalas pesan ini.”


Gumam Aaron yang tentu masih di dengar oleh Rhea dan Ayana, Rhea semakin terkejut mendengar apa yang atasan nya itu katakan, jika bukan Aaron yang membalas lalu siapa yang membalas pesan nya?


“Bapak tidak membalas pesan saya?”


Tanya Rhea yang sudah sangat penasaran dengan hal ini, Aaron menggeleng kepala lantaran memang merasa tidak pernah membalas pesan itu sama sekali.


“Apa mungkin Ariana? Karena dia lah yang membuka pesan itu?”


Aaron membatin kala mengingat istri nya itu sempat memberitahu nya jika ada pesan masuk dari sekretaris baru nya, dan kemarin ia juga memberitahu nya lagi bukan? Aaron kembali membaca pesan itu, ingin mencaritahu di mana letak kemarahan Ariana.


“Tunggu, kenapa kau bersikap seperti ini ? Menanyakan makan kesukaan ku, menurut ku kita tidak seakrab itu.”


Aaron kini menatap Rhea yang mulai mengerti di mana letak kesalahpahaman itu, wanita itu hanya bisa diam menunduk lantaran tak mungkin ia mengatakan terbawa perasaan hanya karena sebuah emoticon.


“ma-maaf pak, saya lancang dan membuat istri bapak salah paham.”

__ADS_1


Ucap Rhea menunduk, Aaron hanya menggelengkan kepala mendengar jawaban dari sekretaris nya itu, pantas saja istri nya merasa cemburu jika pesan dari Rhea seperti itu.


Aaron kemudian mengangguk dan meminta Rhea untuk keluar dari ruangan nya, wanita itu menurut dan segera keluar dari ruangan atasan nya itu dengan menghela nafas, beruntung ia tidak di pecat karena ulah nya.


Sedangkan saat ini Aaron dan Ayana berada di dalam ruangan Aaron, kini kedua nya mengerti namun yang lebih mengerti adalah Ayana lantaran ia tahu jika Rhea terbawa perasaan pada kakak ipar nya itu, hanya saja ia tak ingin memperpanjang masalah itu mengingat Rhea juga bukan wanita nakal.


“See? Kakak tidak berbuat apapun, ini hanya kesalahpahaman saja.”


Ayana mengangguk, memang sejak awal pun dia tidak percaya jika kakak ipar nya itu bisa berselingkuh melihat bagaimana perjuangan Aaron mendapatkan kembali hati Ariana selama ini.


Kedua nya kemudian memutuskan untuk pulang dan mengatakan semua nya pada Ariana lantaran tak ingin masalah sepele itu semakin berlarut larut lebih lama lagi, Aaron dan Ayana pun pulang bersama, sepanjang perjalanan mereka hanya diam dengan pikiran masing masing.


Tak lama terdengar deringan ponsel Ayana, wanita itu merogoh ponsel nya dari dalam tas menatap layar ponsel yang tertera nama Jordan di sana, ia kemudian menolak panggilan itu dan kembali memasukkan ponsel nya ke dalam tas.


“Lihat lah di mulai lagi.”


Lagi lagi ponsel Ayana berdering, wanita itu memutuskan untuk mematikan daya ponsel nya lantaran kesal, hal itu membuat Aaron melirik adik ipar nya itu lantaran sangat terlihat jelas jika adik ipar nya itu merasa terganggu.


“Siapa yang menelpon mu? Apa ada yang mengganggu mu?”


Tanya Aaron yang sedikit khawatir pada Ayana, Ayana menggelengkan kepala nya lantaran yang mengganggu nya bukan orang lain melainkan suami nya sendiri.


Hingga tak lama kemudian mobil yang mereka tumpangi kini memasuki gerbang kediaman orang tua Ayana, baru saja gadis itu turun dari mobil ia sudah di sambut oleh sosok seorang pria yang mengganggu nya sejak tadi.


“Jordan.”


Gumam Ayana melihat Jordan yang sudah berdiri tegak di pintu dengan wajah datar nya menatap diri nya dengan Aaron yang baru saja keluar dari mobil, entah lah tatapan pria itu seolah-olah ingin memangsa Aaron.


“Loh, kau disini Jordan?”

__ADS_1


Tanya Aaron basa basi sebenarnya lantaran ia ingin segera bertemu dengan istri nya, Jordan hanya diam lalu menatap Ayana yang kini memalingkan wajah dari nya membuat pria itu semakin kesal.


“Kalian dari mana? Kenapa bisa pulang bersama?”


Aaron dan Ayana saling menatap mendengar pertanyaan dari Jordan yang terdengar sedang mengintimidasi nya saat ini, Ayana kemudian berjalan memasuki rumah melewati Jordan yang masih menunggu jawaban dari kedua nya.


“Ayana tadi ke kantor ku karena ada sedikit ma...”


“Ke kantor mu? Dia ke kantor mu?” timpal Jordan.


Aaron hanya mengangguk bingung melihat reaksi Jordan yang menurut nya sedikit berlebihan, kini ia merasa curiga jika ada yang tidak beres pada nya dan juga Ayana, dan mama mertua nya juga mengatakan Ayana akan menginap di sini beberapa hari.


“Ayana!.”


Sentak Jordan membuat Ayana menghentikan langkah nya lalu memutar tubuh nya menatap Jordan yang terlihat marah, kali ini apa yang akan pria itu tuduhkan pada nya.


“Kau ke kantor Aaron tapi kau tidak pernah ke kantor ku? Apa yang kau lakukan di kantor kakak ipar mu?”


Ayana memutar bola mata malas, entah lah semakin ke sini sikap Jordan justru semakin ke sana, Ayana benar benar lelah menghadapi sikap Jordan yang selalu saja marah marah jika tidak melihat Ayana beberapa menit saja.


“Sebenar nya ada apa ini?”


Tanya Aaron yang semakin bingung dengan situasi saat ini, Jordan dan Ayana hanya diam, tak lama Jordan kemudian menarik tangan Ayana membawa paksa gadis itu ke dalam kamar, Ayana memberontak meskipun tenaga nya tidak begitu besar, melihat adik ipar nya yang meringis kesakitan, Aaron pun menahan tangan Ayana.


“Jordan! Jangan kasar dengan Ayana!”


Ucap Aaron menghentikan langkah Jordan dan juga Ayana, Jordan kemudian menatap tangan Aaron yang kini menyentuh tangan Ayana membuat pria itu merasa kesal dengan Aaron.


Bugh!

__ADS_1


__ADS_2