
Keesokan pagi nya kediaman Agus dan Yoonia di hebohkan dengan hilang nya Aaron, baru saja mereka mendapat kabar Ariana hilang di hari pernikahan nya kini mereka di kejutkan dengan hilang nya Aaron.
Yoonia dan Agus memang sadar jika Aaron tidak pulang sejak kemarin malam setelah menghadiri acara pernikahan Ariana yang gagal dan di gantikan dengan Ayana, tapi mereka benar benar tak menyangka jika sampai saat ini Aaron juga tak kembali.
Berbeda dengan Yoonia yang mengira jika putra nya tengah berada dalam keadaan bahaya, Agus justru tengah menghubungkan kabur nya Ariana dengan hilang nya Aaron, mendadak perasaan nya tidak enak, takut jika apa yang ia pikirkan itu benar ada nya.
“Kita harus ke rumah Ari.”
Setelah mengatakan hal itu, Agus segera mengambil kunci mobil nya dan mengajak Yoonia kerumah Ari, Yoonia yang tidak tahu apa apa jelas saja merasa bingung, wanita itu sejak tadi bertanya pada suami nya itu namun tak kunjung mendapat jawaban.
“Sayang, sebenarnya ada apa? kenapa kita ke rumah Ari dan bukan mencari Aaron?”
Agus tetap saja diam dan hanya fokus menyetir hingga kendaraan yang mereka kendarai kini memasuki gerbang kediaman Ari, tentu hal itu membuat bingung pemilik rumah itu, kala Agus dan Yoonia yang bertamu pagi pagi sekali.
“Agus, Yoonia kalian di sini? sepagi ini?”
Jelas pria itu bertanya lantaran tak mungkin jika kedua pasangan suami istri itu bertamu sepagi ini jika tidak ada masalah yang sedang mereka hadapi, Agus dan Yoonia saling menatap.
“Aaron menghilang, dan aku curiga jika dia pergi bersama....”
“Ariana? maksud mu mereka kabur?” timpal Ari menebak apa yang akan Agus katakan, Agus mengangguk karena memang itu yang sedang ia pikirkan, sedang kan Yoonia dan Hana hanya bisa melongo mendengar pembicaraan kedua suami mereka.
Hana yang memang sudah tahu bagaimana kisah cinta kedua anak muda itu tidak terlalu terkejut, tapi berbeda dengan Yoonia yang tidak tahu apapun tentang Aaron dan juga Ariana.
__ADS_1
“Tunggu tunggu, jadi maksud kalian Aaron dan Ariana kabur begitu? tapi kenapa mereka melakukan hal itu? aku tahu Aaron sedang patah hati karena Lora.... tapi Ariana? kenapa dia harus kabur jika sudah memiliki calon suami?”
Bukan berniat menyalahkan Ariana tapi saat ini Yoonia memang benar benar di buat tidak mengerti dengan keadaan yang saat ini mereka hadapi, aneh saja jika Aaron dan Ariana kabur seperti sepasang kekasih yang tidak di restui oleh keluarga.
Ari hanya menatap Agus, memberi isyarat pada pria itu agar segera menjelaskan semua nya pada istri nya itu, karena di sini hanya Yoonia lah yang tidak tahu hal yang sebenarnya terjadi pada Aaron dan Ariana.
“Sayang dengarkan aku, ada sesuatu yang tidak kau ketahui tentang Aaron dan juga Ariana.”
Agus memegang kedua bahu Yoonia, mencoba memberi penjelasan pada istri nya itu agar mengerti dengan apa yang akan ia katakan, Yoonia pun mengangguk mencoba untuk mendengarkan apa yang akan suami nya katakan.
Agus menarik napas pelan sebelum menceritakan semua nya pada Yoonia, sedikit merasa takut dan juga bersalah karena menyembunyikan hal ini dari sang istri, tapi semua itu ia lakukan demi kebaikan kedua keluarga dan ia juga tak menyangka jika kedua anak itu akan melakukan hal memalukan seperti ini.
Agus kemudian menceritakan semua yang ia ketahui tentang Aaron dan Ariana, jangan tanya bagaimana reaksi Yoonia, jelas saja wanita itu terkejut dan sedih lantaran merasa gagal menjadi seorang ibu yang baik, yang tidak memahami isi hati anak nya.
“Ya tuhan, lalu kenapa tidak ada yang memberitahu ku?!! apa aku tidak berhak tahu tentang putra dan putri ku?!”
Akhir nya mereka kini diam dalam. pikiran masing masing, beruntung Jordan dan Ayana belum keluar dari kamar mereka, dan tidak mengetahui hal ini, Ari sedikit khawatir tentang perasaan Jordan jika mengetahui Ariana kabur bersama Aaron.
“Begini saja, Ayo kita cari mereka dan minta penjelasan kenapa harus sampai mempermalukan keluarga begini? mereka bisa saja mengatakan nya dengan baik baik jika memang ingin hidup bersama.”
Agus mulai berbicara mengutarakan pendapat nya, dan hal itu di setujui oleh semua orang, tak ada guna nya lagi menghalangi kedua anak itu karena pernikahan sudah terjadi dengan orang berbeda.
Agus dan Ari mulai memerintahkan orang suruhan mereka untuk mencari Aaron dan Ariana di mana pun mereka berada, kemungkinan mereka belum pergi jauh dan juga seperti nya mereka berada di hotel atau tempat semacam nya di mana mereka bisa bersembunyi dan beristirahat sejenak.
__ADS_1
Agus dan Yoonia pun pamit, tak lupa mereka meminta maaf atas apa yang terjadi, bagaimana pun Aaron juga bersalah karena membawa Ariana kabur di hari pernikahan nya dan membuat Ayana harus menggantikan posisi sang kakak.
Namun belum mereka keluar dari kediaman Ari, Agus dan Yoonia dikejutkan dengan sosok yang mereka cari cari saat ini.
“Aaron, Ariana!!”
Suara Yoonia meninggi membuat Ari dan Hana pun menoleh ke arah pintu utama rumah mereka, kedua nya segera berlari menuju pintu mendengar nama Ariana di sebut.
Ya, kedua manusia yang mempermalukan keluarga itu kembali setelah membuat panik dan kecewa semua orang, Agus langsung memberikan tamparan di pipi Aaron dengan begitu keras membuat Ariana terkejut melihat pria yang ia cintai di sakiti oleh Daddy nya sendiri.
“Dad, jangan pukul Aaron, dia tidak bersalah karena Ariana lah yang meminta nya untuk membawa Arian kabur.” jelas Ariana yang sejujur nya pada Agus, namun di mata Agus tetap saja Aaron bersalah dan juga pengecut karena berani membawa kabur gadis yang hampir saja menikah.
Sedangkan Ari yang juga kesal kini menarik tangan Ariana dengan kasar, rasa nya ia benar benar sudah tidak sabar untuk memberikan pertanyaan dan hukuman pada putri sulungnya itu.
“Om, jangan sakiti Ariana.”
Aaron mencoba menghentikan sikap kasar Ari pada Ariana, mengingat wanita itu tengah mengandung dan ia tak ingin terjadi hal yang buruk pada Ariana dan juga bayi yang ada di kandungan wanita itu.
Ari menghentikan langkahnya menoleh pada Aaron yang berani sekali memberi nasehat pada nya setelah melakukan kesalahan yang besar.
“Sekarang kau ingin mengajari ku bagaimana bersikap?”
Terlihat sekali aura kemarahan pada Ari, sebenarnya ia juga ingin memberikan pelajaran pada Aaron tapi mengingat Agus juga ada di sana maka ia percaya kan Aaron pada Agus, ia yakin jika Agus akan memberikan hukuman setimpal pada Aaron.
__ADS_1
“Bukan begitu, tapi aku tidak ingin ibu dan bayi ku terluka.”
Duar!