QUEEN IN MY LIFE

QUEEN IN MY LIFE
BAB 17


__ADS_3

Budayakan like setelah baca ya, Happy reading 😘


“Kenapa kakak buru buru keluar? panas ya?”


ucap Cellyn mencibir kakak nya lantaran keluar lebih dulu dari kediaman keluarga Ariana


“Anak kecil jangan sok tau.” ucap Aaron mengacak rambut Cellyn meluapkan kekesalan pada adik nya lantaran mengatakan hal itu di depan Lora yang kini terlihat cemberut


“Aaron antar Lora pulang dulu mom,dad.” ucap Aaron begitu melihat mobil yang di tumpangi oleh keluarga nya sudah berada di hadapan mereka


“cepat pulang kalo bisa gausah mampir apalagi sampai berduaan nanti ada setan.” bukan Yoonia yang berucap melainkan Cellyn sebelum ia memasuki mobil tentu saja ia melayangkan tatapan tidak suka nya pada Lora


Lora hanya diam,jujur ia juga merasa tidak suka pada Cellyn yang terlihat mendukung Aaron dengan Ariana dari pada diri nya,namun ia harus tetap bersikap baik di depan keluarga Aaron


“Lihat saja nanti jika aku sudah menjadi kakak ipar mu,kau akan menyesal untuk hal ini.” ucap Lora membatin,ia mengira jika Cellyn hanyalah gadis remaja yang manja pada keluarga nya


Namun tentu saja dugaan nya itu salah total lantaran Cellyn hanya bersikap manja di depan keluarga nya saja,namun di luar ia begitu liar bahkan tak ada yang berani pada nya


Akhir nya Aaron dan Lora masuk ke dalam mobil setelah melihat mobil yang di Kendarai keluarga nya kini melaju meninggalkan mereka di saja


Lora menatap Aaron yang kini tengah fokus menyetir,namun ia merasa jika kini kekasih nya itu tengah memikirkan sesuatu,dan ia yakin jika itu berhubungan dengan wanita sundal Ariana itu


“Sayang.” ucap Lora bersuara kala merasa bosan lantaran tak ada yang berusaha untuk membuka topik pembicaraan sejak tadi


“Hm.” jawab Aaron tanpa melepaskan pandangan nya dari jalanan,Lora bernafas lega lantaran Aaron masih merespon panggilan nya dengan cepat,ia sudah berpikir jauh ketika melihat Aaron yang termenung


“Mereka cocok ya?” Tanya Lora kemudian, mata nya terus menatap Aaron lantaran ingin melihat bagaimana respon dari kekasih nya itu jika ia membahas tentang Ariana


“Siapa?” tanya Aaron,ia berbohong dengan berpura pura tidak mengerti,tentu saja ia langsung mengerti begitu Lora mengatakan kata mereka yang tertuju pada Ariana dan Jordan


“Ariana dan Jordan. aku benar benar tidak menyangka mereka berpacaran secara diam diam.” ucap Lora di iringi tawa kecil,jujur ia tak begitu tertarik dengan cerita cinta kedua manusia itu namun karena ingin melihat sendiri bagaimana raut wajah Aaron ia pun mulai membahas Ariana dan Jordan

__ADS_1


“Hm.” lagi hanya sebuah deheman yang Aaron keluarkan sebagai jawaban,entah mengapa Mulut nya terasa Kelu untuk menjawab lebih banyak pertanyaan Lora tentang Asian dan Jordan


“Kok jawab nya gitu sih?” cetus Lora lantaran merasa Aaron tak begitu fokus pada ucapan nya


“Terus mau nya gimana?” tanya Aaron sedikit meninggi kan suara nya,baru saja ia di buat memanas melihat kedekatan Jordan dan Ariana,Lora justru semakin membebankan nya dengan pertanyaan nya yang menyebalkan


“Kamu marah? kenapa? karena Ariana dan Jordan?”


Aaron menghela nafas salah nya memang yang meluapkan kekesalannya pada Lora namun kini ia benar benar tidak berselera untuk bertengkar.


Jika tak mengingat yang di samping nya kekasih nya maka mungkin ia sudah menurunkan wanita itu di sana


“Tidak,maaf kan aku,aku hanya sedikit pusing.” ucap Aaron beralasan agar Lora tak lagi membahas Ariana dan Jordan yang membuat nya semakin kesal nanti


Lora tak lagi menjawab lantaran terlanjur kesal dengan Aaron,hingga akhir nya mobil yang mereka kendarai berhenti di depan gedung apartemen yang Lora tinggali saat ini


Aaron pun melajukan mobil nya tanpa pamit dengan Lora bahkan biasa nya ia akan mengantar Lora hingga sampai di depan pintu apartemen nya namun kini pamit pun tidak


“entah aku bisa mempertahankan mu atau tidak nanti nya,yang jelas aku tidak akan rela jika kau bersama wanita sundal itu.”


Ucap Lora mencengkeram erat tas kecil nya,ia merasa jika Ariana lah penghalang besar di dalam hubungan nya dengan Aaron meskipun Ariana selama ini tak pernah bersikap keterlaluan dengan Aaron namun karena keberadaan Ariana lah Aaron menjadi tidak fokus pada Lora


.


.


.


Sedangkan kini di tempat lain kini Ariana duduk termenung di balkon kamar nya sambil menatap langit langit yang kini di penuhi bintang yang bertebaran menemani sang bulan yang sendirian


Ia kini tengah meratapi keputusan nya untuk bersama dengan Jordan,ada rasa penyesalan lantaran menyetujui pertunangan itu meskipun ia juga menyetujui dalam kondisi setengah sadar lantaran tak fokus

__ADS_1


Namun tetap saja ia tak membantah saat semua orang kembali bertanya untuk memastikan hal tersebut


“Oh Tuhan apa aku membuat kesalahan?” ucap nya mengacak acak rambut nya dengan kasar,ia benar benar bingung sekarangg atas keputusan nya


“Sayang?” Ariana menoleh kala mendengar suara lembut mama nya yang memanggil nama nya,Hana mengetuk pintu kamar Ariana namun tak mendapat jawaban lalu ia memilih untuk masuk saja


“Mama.” ucap Ariana langsung memeluk mama nya begitu erat,di saat seperti ini ia memang butuh kehadiran mama yang selama ini selalu ada untuk nya bahkan lebih dari ibu kandung nya yang bahkan sekarang tidak di ketahui dimana keberadaan nya


“Ana yakin dengan keputusan Ana?” tanya Hana pada tanpa basa basi lantaran memang itu lah alasan nya menemui Ariana saat ini


Hana merasa jika Ariana tidak baik baik saja setelah menyetujui pertunangan nya dengan Jordan,ia tahu jika Putri nya melakukan itu lantaran tak fokus pada pembicaraan


“Ana bingung ma.” ucap nya lirih,ia masih belum yakin namun ia juga tak ingin mengecewakan papa nya dengan membatalkan pertunangan nya dengan Jordan


“Kalau memang Ana belum yakin,Ana bisa bilang pada papa jangan diam saja,papa akan mengerti jika Ana menjelaskan nya.” ucap Hana meyakinkan Ariana


Ariana terdiam kini pikiran nya tengah berdebat dengan hati nya,di saat hati nya mengatakan untuk membatalkan pertunangan nya namun otak nya melarang demi menjaga perasaan sang papa


Tak lama kemudian Ariana menggeleng,apapun resiko nya harus ia hadapi lagi pula apa yang ia harapkan dengan membatalkan pertunangan nya? Aaron? bahkan pertunangan mereka di adakan di hari dan tempat yang sama,untuk apa mengharapkan pria brengsek seperti nya?


“Ana tidak apa Ma, Pertunangan nya akan tetap di lanjut kan.” ucap nya mantap


“Baiklah jika memang itu yang Ana inginkan,Mama keluar dulu.” ucap Hana melangkahkan kaki nya keluar dari kamar Ariana dengan perasan bercampur aduk lantaran belum yakin dengan ucapan Putri nya


Ariana hanya menatap kepergian mama nya yang menghilang di balik pintu,lalu tak lama terdengar deringan dari ponsel nya membuat nya melangkah menuju ranjang dengan langkah terseok-seok


“Aaron? mau apa dia menelpon ku?” gumam Ariana saat melihat nama Aaron yang tertera di ponsel nya,lalu ia memilih untuk mengabaikan nya saja lantaran tak ingin Aaron mempengaruhi nya


Ting!


“Angkat atau ku bongkar kebohongan mu.”

__ADS_1


Terima kasih telah membaca cerita ku sampai bab ini,author minta dukungan nya dengan like,komen dan vote juga kasi rate nya sesuai penilaian readers,terima kasih🥰🙏


__ADS_2