
“Ario Prasetya Darmawan!”
Semua orang menoleh saat mendengar suara bariton yang tak asing di telinga mereka,benar saja kini Agus berdiri tegap di ambang pintu dengan wajah sangar menandakan jika kini ia tengah marah
Tentu ia marah lantaran mendengar hal hal yang buruk mengenai putra nya yang keluar dari mulut sahabat nya sendiri,tak tahu apa alasan nya hingga membuat sahabat nya itu merasa marah pada putra nya
Ari menatap Agus dengan wajah datar,hampir terkejut lantaran kehadiran Agus yang tiba tiba di kediaman nya,namun ia kembali bersikap tenang lantaran merasa jika ucapan nya tak salah
Berbeda dengan Ari yang biasa saja,Ariana dan Hana justru terkejut juga panik melihat kehadiran Agus di rumah mereka, bagaimana tidak panik lantaran Ari baru saja memaki Aaron
“Daddy.” ucap Ariana terkejut
Agus menatap sekilas pada Ariana lalu kembali melayangkan tatapan tajam pada Ari,jelas ia ingin meminta penjelasan dari sahabat nya itu atas ucapan nya barusan mengenai putra nya
“Bisa kau jelas kan kenapa kau memaki putra ku?”
Seperti biasa tangan di dalam saku celana menampilkan gaya penuh wibawa khas seorang Agus Pratama Adiwijaya yang juga ia turunkan pada Aaron Pratama Adiwijaya,sudah keturunan seperti nya
Agus berjalan dengan langkah pelan,tampan meskipun umur nya tak lagi muda,namun wajah nya juga tidak terlihat cocok dengan usia nya saat ini
Tak mau kalah,Ari pun melakukan hal yang sama dengan kedua tangan yang di masuk kan kedalam saku celana,kini kedua pria itu benar benar menampilkan aura permusuhan
“Kau ajarkan putra mu untuk menghargai seorang perempuan,terutama pada Putri ku!” ucap Ari menempelkan satu jari nya tepat di dada Agus
Mendengar ucapan Ari tentu membuat Agus kebingungan,memang apa yang Aaron lakukan pada Ariana hingga sahabat nya itu merasa tidak terima
__ADS_1
“Apa maksud mu? memang apa yang Aaron lakukan pada Ariana?” Tanya Agus kemudian dengan sedikit meninggi lantaran tidak terima dengan ucapan Ari
Ari berdecih,sungguh ia benar benar merasa tidak Sudi untuk menceritakan bagaimana brengsek nya Aaron pada Ariana, meskipun ia tak melukai Ariana secara fisik namun jelas ia melukai Ariana secara batin
“Kau tau? putra mu meminta Putri ku untuk membatalkan pertunangan nya dengan Jordan. Apa itu yang kau ajarkan pada nya selama ini?” Ucap Ari terdengar setengah mengejek pada Agus
Jelas ia tak terima dengan ucapan Ari yang menurut nya tidak masuk akal,untuk apa Aaron meminta Ariana membatalkan pertunangan nya? karena cinta? tidak mungkin karena Aaron sudah memiliki kekasih sebagaimana yang mereka tahu
“Jangan asal bicara Ari! putra ku tidak mungkin melakukan hal seperti itu!” ucap Agus menarik jas yang kini Ari kenakan
Dengan cepat Ari menepis tangan Agus dengan kasar hingga pria itu sedikit terhuyung ke belakang.
“Kau tidak percaya pada ku? Baik lah tapi kau pasti percaya pada Ariana bukan? sekarang kau tanya kan sendiri pada Ariana!”
Ujar Ari mendorong tubuh Agus pada Ariana yang kini hanya diam tertunduk sambil sesekali menyeka air mata nya yang keluar begitu saja
“Sayang,apa itu benar? Apa Aaron mengatakan hal itu pada mu?”
Agus menangkup kedua telapak tangan nya di wajah Ariana demi membuat gadis itu sedikit mengangkat wajah nya,Ariana menatap Agus dengan mata berkaca-kaca,lalu ia mengangguk membenarkan perkataan sang papa
Agus menghela nafas panjang,ia cukup tahu membedakan jika Ariana sedang berbohong atau tidak,jika di lihat dari cara nya menatap Agus dengan sendu jelas gadis itu tengah jujur saat ini
“Kenapa? apa alasan nya?” Tanya Agus tak sabar,jujur ia tak ingin mendengar jawaban yang mengatakan jika Aaron mencintai Ariana lantaran kedua nya sudah memiliki kekasih
“Dia meminta Ana untuk menikah dengan nya.” ucap Ana lalu kembali menangis,entah apa alasan nya menangis namun yang jelas hati nya terasa begitu sakit mengingat bagaimana egois nya Aaron mengajak nya untuk menikah
__ADS_1
Agus jelas marah saat mendengar jawaban Ariana,ia mengeratkan rahang nya merasa marah dengan kelakuan putra sulung nya
Lalu ia memeluk tubuh gadis yang pernah menemani hari hari nya dulu,Ia mengecup puncak kepala Ariana berkali kali lantaran merasa bersalah meskipun bukan ia yang melakukan kesalahan
“Ana tenang saja,Daddy akan bicara pada Anak nakal itu.” ucap Agus lalu di balas anggukan kepala oleh Ariana
Meskipun sudah mendapat jawaban namun ia masih belum puas lantaran ia belum mendapatkan penjelasan yang detail,kenapa tiba tiba Aaron meminta Ariana untuk menikahi nya padahal selama ini ia selalu marah jika di jodoh kan dengan Ariana
Namun melihat Ariana kini yang masih menangis dengan tersedu membuat nya tak ingin bertanya lantaran takut jika nanti Ariana akan semakin bersedih
Agus menghampiri Ari yang kini tengah berdiri membelakangi nya,ada rasa bersalah pada sahabat nya itu lantaran marah tanpa tahu kebenaran nya terlebih dahulu
“Maaf kan aku,Akan ku bicarakan pada Aaron.” ucap Agus menepuk bahu Ari hingga membuat pria yang tak lagi muda itu menoleh pada nya,tidak tersenyum namun juga tidak lagi menunjukkan wajah marah nya seperti sebelum nya
“Tidak perlu,kau cukup beri tahu putra mu untuk menjauhi Putri ku.” Ucap Ari tegas,kali ini ia benar benar tak memiliki kata maaf untuk Aaron meskipun ia adalah putra dari sahabat nya
Agus mengangguk,tak ingin jika kembali memancing kemarahan sahabat nya itu,ia pun memilih pergi dari kediaman Ari,namun langkah nya terhenti kala mengingat sesuatu yang begitu penting
“Ari,bisa kah kau rahasia kan ini dari Yoonia? aku tidak ingin dia merasa bersedih.” ucap Agus penuh permohonan,lantaran Yoonia begitu bahagia saat mendengar Aaron akan menikah dengan Lora jelas pria itu tak ingin jika istri nya bersedih
Ari mengangguk sebagai jawaban lantaran enggan untuk bersuara,lalu ia kembali memalingkan wajah nya, sedangkan Agus hanya bisa tersenyum lalu menganggukkan kepala nya pada Hana yang kini memeluk Ariana sebelum akhirnya ia keluar dari rumah itu menuju mobil nya
Agus mengusap kasar wajah nya ketika ia berada di dalam mobil,kelakuan tidak sopan putra nya benar benar menguras emosi meskipun tak langsung ia saksikan
“Apa yang ada di pikiran anak itu sebenarnya?”
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca cerita ku sampai bab ini, semoga readers suka dan jangan lupa untuk dukungan nya dengan like,komen dan vote sekalian rate nya sesuai penilaian readers,teirma kasih 🥰🙏