QUEEN IN MY LIFE

QUEEN IN MY LIFE
BAB 31


__ADS_3

Plak!!


Tanpa di sadari tangan Ariana kini menampar pipi Aaron meskipun tak begitu keras namun tetap saja terasa menyakitkan lantaran di tampar oleh wanita yang ia cintai


Tak ada raut penyesalan di wajah Ariana setelah melayangkan tamparan di wajah Aaron,kini mata nya menatap tajam pada Aaron,betapa mudah mulut nya berucap tanpa memikirkan perasaan orang lain


“Kau sudah selesai dengan bualan mu? sekarang keluar dari sini!” ucap Ariana dengan setengah berbisik,bibir nya berkedut lantaran menahan kesal pada pria itu


“Aku tidak bercanda Ariana,kita bisa lari dan menjalani hidup bersama.”


Bukan nya mengerti,Aaron justru semakin keras kepala dengan ide konyol nya, meskipun Ariana tidak menginginkan pertunangan ini namun ia juga tidak memiliki niatan untuk kabur dengan pria lain


“Sampai kapan pun aku tidak akan menuruti permintaan mu Aaron!” tangan Ariana kini memukul dada Aaron dengan keras,ia tak bisa berteriak untuk meluapkan emosi nya lantaran Jordan berada di luar


Aaron diam menerima pukulan Ariana,kenapa wanita ini sekarang sangat keras kepala,kenapa ia begitu keras untuk menghindari nya,sebegitu sakit kah Ariana akibat ulah nya? pikir Aaron menatap Ariana yang masih memukul tubuh nya


Aaron menahan tangan Ariana yang ingin memukul nya lagi,Wanita itu menunduk menangis lantaran Aaron yang masih saja menyakiti nya sampai sekarang


“Maaf jika aku menyakiti mu terlalu dalam,tapi aku mohon beri aku kesempatan untuk mengobati luka mu.”


Ariana mengangkat wajah nya menatap wajah tampan pria yang sangat ia cintai sedari kecil,tak ada kebohongan hanya tatapan tulus yang Ariana lihat dari mata Aaron,namun hal itu tak cukup untuk meluluhkan hati Ariana yang sudah beku


“Pergi.” hanya itu yang bisa Ariana lakukan saat ini,tak peduli bagaimana pria itu akan pergi dengan Jordan yang masih berada di luar sana


“Aku pergi,tapi ingat lah aku akan membawa mu pergi nanti,aku bersumpah tidak akan membiarkan mu menikah dengan pria lain!”


Entah mengapa kata kata Aaron membuat Ariana merasa takut,ia takut jika Aaron benar benar akan menepati sumpah nya,jika itu terjadi maka tak hanya keluarga nya melainkan keluarga Aaron dan Jordan juga akan malu


Beruntung Jordan belum kembali,hingga Aaron bisa dengan mudah pergi dari sana dan menghampiri Lora,entah apa yang Jordan bicara kan di telepon hingga selama itu belum juga kembali


Aaron segera menghampiri Lora yang kini berada di ruangan lain,namun ia tak menemukan Lora disana, pelayan di sana bilang Lora sudah keluar 10 menit yang lalu mencari nya namun belum juga kembali sampai saat ini

__ADS_1


Aaron pun mencari Lora di luar butik,barangkali wanita itu tengah menunggu di dalam mobil,benar saja Lora terlihat berdiri di belakang mobil nya namun seperti tengah berbicara dengan seseorang,bahkan tangan orang itu menyentuh pipi Lora dengan lembut


Meskipun perasaan nya pada Lora mulai memudar namun tetap saja ia tak terima jika ia di duakan,namun ia tak langsung menghampiri mereka,Aaron lebih memilih melihat dari kejauhan seraya melihat siapa orang yang tengah berbicara dengan Lora


Tak lama terlihat Lora melambaikan tangan pada orang itu, kemungkinan orang itu pergi dari sana,tak tanggung tanggung Lora bahkan memberikan flykiss pada orang itu,jelas hal itu membuat Aaron semakin curiga pada Lora


Lora pun kembali masuk ke dalam butik,tubuh nya mematung kala melihat Aaron yang sudah berdiri di pintu masuk butik tersebut dengan kedua tangan yang bersilangan di dada,senyuman nya manis seakan akan tidak mengetahui apapun


“Dari mana saja?” tanya Lora manja memeluk lengan Aaron,berharap pria itu tidak curiga pada nya


“Aku tadi harus mengangkat telepon klien.” bohong Aaron,tidak mungkin ia mengatakan baru saja bertemu dengan Ariana secara diam diam


“Kenapa tidak bilang?” ucap Lora dengan wajah cemberut


Aaron tersenyum namun dalam hati nya ia mengumpat pada wanita yang kini tengah bersandiwara di hadapan nya,ia marah karena Lora berhubungan dengan orang lain namun ia lupa jika ia juga tengah mengejar wanita lain saat ini


“Sudah memilih gaun nya?” tanya Aaron mengalihkan topik pembicaraan,Lora mengangguk karena memang ia mencari Aaron hanya untuk membayar belanjaan nya


.


.


.


Sedangkan di tempat lain kini Ariana selesai mengganti pakaian nya kembali,dengan secepat mungkin ia menghapus sisa air mata nya kala mendengar Jordan yang memanggil nama nya


“Sayang,kau sudah selesai? kenapa lama sekali?” ucap Jordan merasa khawatir lantaran Ariana yang tak kunjung keluar dari ruangan ganti tersebut padahal sudah cukup lama ia berada di sana


“I-iya sudah.” ucap Ariana lalu tak lama keluar dari ruangan tersebut


“Ayo kita bayar lalu pulang,aku ada rapat setelah ini.” ucap Jordan menggandeng tangan Ariana menuju kasir,Ariana menurut saja lantaran ia juga ingin secepat nya pulang dari tempat itu

__ADS_1


Sesampai nya di kasir tak hanya mereka namun Aaron dan Lora juga berada di sana dengan Lora yang tengah bergelayut manja di lengan Aaron tanpa rasa malu


Aaron terlihat beberapa kali menyingkirkan tangan Lora terlebih saat melihat kedatangan Ariana yang juga ingin membayar belanjaan mereka


“Kalian disini?” ucap Jordan menatap Aaron dan Lora


“Hei,kalian juga di sini? kebetulan sekali?” ucap Lora tak kalah terkejut melihat kehadiran Ariana dan Jordan


Namun Ariana dan Aaron justru hanya saling melempar pandangan tanpa berniat untuk bersuara,melihat Lora yang terus saja memeluk lengan Aaron membuat Ariana merasa sesak


Entah bisikan dari mana ia juga melakukan hal yang sama pada Jordan membuat pria itu terkejut lantaran tak menyangka jika Ariana akan memeluk lengan nya


Dengan senyum lebar Jordan mengusap pelan tangan Ariana lalu menepikan anak rambut yang menutupi wajah Ariana


Namun berbeda dengan Jordan,Aaron justru kini mengeraskan rahang nya dengan tangan yang mulai terkepal melihat kedekatan Ariana dan Jordan saat itu,rasanya ingin sekali ia menepis tangan Jordan dari wajah Ariana


Ia jelas tahu Ariana sengaja melakukan hal itu agar membuat Aaron merasa marah pada nya,namun yang terjadi justru sebalik nya,Aaron yang sudah mengerti dengan rencana Ariana berusaha untuk bersikap biasa saja


“Kai tidak bisa menipu ku Ariana,aku jelas tahu isi otak mu.” ucap Aaron membatin,mendelik menatap Ariana saat ini


“Kenapa dia tersenyum? Apa dia tidak merasa marah?” ucap Ariana membatin


Setelah selesai membayar belanjaan mereka,kedua pasangan itu pun keluar dan masuk kedalam mobil masing masing


Namun sial nya Jordan justru mendapat telepon dari kantor nya yang meminta nya untuk segera ke kantor,sedangkan jarak kantor nya dari rumah Ariana sangat jauh


“Tidak apa,aku bisa pulang naik taksi.” ucap Ariana kemudian keluar dari mobil Jordan setelah mengambil beberapa paper bag berisi barang belanjaan nya


Melihat Ariana yang turun dari mobil Jordan membuat Aaron mengurungkan niat nya untuk melakukan mobil nya,ia keluar dari mobil dan menghampiri Ariana yang kini menatap kepergian mobil Jordan


“Butuh tumpangan?”

__ADS_1


__ADS_2