QUEEN IN MY LIFE

QUEEN IN MY LIFE
BAB 38


__ADS_3

Lora termangu menatap kepergian Aaron setelah mengatakan jika ia juga mencintai Ariana, perempuan yang benar benar ia benci saat ini


“Aarrghh!!!” teriak Lora mengacak acak rambut nya dengan kasar, meskipun tidak mencintai Aaron,ia juga tetap merasakan sakit kala mendengar jika pria itu lebih memilih Ariana dari diri nya


“Aku akan menghancurkan mu Ariana!” gumam Lora menatap kepergian Aaron yang semakin menjauh dari nya


Sedangkan Aaron kini kembali memasuki kediaman Ariana,ia tak menghiraukan tatapan mata dari para tamu yang menatap nya dengan tatapan yang sulit di artikan. Ia mengedarkan pandangan nya mencari keberadaan Ariana yang tak ia temukan


“Kemana dia?” Tanya Aaron terus saja melangkah tanpa melihat sekeliling hingga tanpa sadar ia menabrak seseorang hingga menumpahkan minuman yang orang itu pegang ke pakaian nya


“Maaf tuan.” ucap wanita itu mencoba membersihkan jas Aaron namun terhenti kala melihat tangan Aaron yang berada di depan wajah nya


Aaron pun melangkah kan kaki nya hendak menuju toilet untuk membersihkan pakaian nya,sering berkunjung kerumah Ariana sedari kecil membuat nya tahu sudut sudut kecil di rumah wanita itu


Ia memilih untuk pergi ke kamar mandi yang berada di dapur melewati ruangan keluarga Ariana,langkah nya terhenti kala mendengar suara Isak tangis dari orang yang sangat ia kenali


“Ariana?” ucap Aaron tanpa ragu masuk ke dalam ruangan yang tidak terkunci tersebut


Ia melihat Ariana yang tengah duduk di sofa seraya memegangi kedua lutut nya


“Kau kenapa?” Tanya Aaron sedikit membungkuk demi menyamakan tinggi mereka,tangan nya bergerak hendak menyentuh wanita itu namun justru segera di tepi oleh Ariana


“Apa yang kau lakukan disini? keluar! aku tidak butuh rasa kasihan mu!”


Ya,kali ini ia akan benar benar mendengar kan larangan dari sang papa,ia benar benar tak ingin membuat papa nya kembali murka


Aaron mengerutkan kening,merasa bingung dengan Ariana pasal nya baru saja wanita itu menunjukkan rasa khawatir nya namun sekarang ia kembali bersikap ketus bahkan melebihi sebelum nya


“Ariana ada a..”

__ADS_1


“Apa kau tuli? sudah aku katakan jika aku tidak butuh rasa kasihan mu!” kini ia bangkit dari duduk nya dan mendorong tubuh Aaron agar menjauh dari nya


Tak ingin membuat Ariana semakin marah,Aaron pun memilih pergi dari sana dengan perasaan tak menentu, khawatir lantaran melihat Ariana yang menangis dan kesal lantaran wanita itu terus saja bersikap kasar pada nya


Ariana hanya menatap kepergian Aaron,ada rasa bersalah namun ada juga perasaan lega lantaran pria itu yang sudah menjauh dari nya,ia pun memutuskan untuk kembali ke acara sebelum semua orang menyadari jika ia tidak berada di acara nya tersebut


Ariana pun celingak-celinguk mencari keberadaan tunangan nya,tiba tiba ia dikejutkan dengan tangan yang tiba tiba melingkar di pinggang nya


“Kau disini? aku mencari mu kemana mana.” ucap Jordan lalu ia membawa Ariana kepada teman teman dan rekan bisnis nya


“Hallo semua, perkenalkan dia Ariana Zoe tunangan saya.”


Ariana sedikit membungkuk dengan satu tangan yang menutupi bagian dada nya agar tidak terlihat oleh para pria tersebut meskipun ia masih mengenakan jas pemberian Aaron


“Kau bilang tunangan mu sangat seksi tapi kenapa ia memakai jas untuk menutupi tubuh nya?” bisik salah satu teman Jordan pada Jordan namun masih terdengar oleh Ariana lantaran jarak mereka yang sangat dekat


Mendengar itu Jordan pun berbisik pada Ariana agar membuka jas yang ia kenakan lantaran merasa tidak cocok dengan gaun nya saat ini. Meskipun sempat menolak namun akhirnya Ariana menurut lantaran Jordan yang terus saja memaksa


Sangat berbeda dengan Aaron yang tidak suka jika Ariana memperlihatkan lekuk tubuh nya pada orang lain atau bahkan pria lain,Jordan justru dengan bangga memamerkan lekuk tubuh Ariana


.


.


.


Sedangkan di meja yang cukup jauh dari tempat Ariana dan Jordan kini Aaron duduk dengan beberapa gelas minuman yang sudah ia teguk habis seraya menatap bagaimana bodoh nya Ariana yang menuruti permintaan mesum Jordan


Entah setan apa yang merasuki Aaron hingga pria itu meminum minuman haram itu sampai kehilangan setengah kesadaran nya saat ini

__ADS_1


“Pria brengsek itu!” ucap Aaron setengah sadar lantaran tengah berada di bawah pengaruh alkohol yang ia minum


Cellyn yang melihat kakak nya hampir tidak sadar jelas menghampiri Kakak nya lantaran tak ingin jika Kakak nya itu akan melakukan sesuatu yang menyebabkan kerusuhan


“Kak,kau mabuk? astaga kenapa tidak ajak cellyn?”


Entah kemana jalan pikiran Cellyn berada saat ini lantaran bukan nya membantu memapah kakak nya untuk keluar dari tempat itu,ia justru mengurutu kakak nya yang tidak mengajak nya untuk ikut minum bersama


Cellyn menggoyang goyangkan tubuh kakak nya agar pria itu tersadar,sering minum juga tak membuat nya tahu bagaimana cara menyadarkan orang yang tengah mabuk lantaran ia tak pernah sampai mabuk saat minum


“Kak,ayo bangun, kau harus keluar dari sini.” ucap nya menarik tubuh kakak nya yang berat itu,Cellyn melirik ke sekitar mencari keberadaan kedua orang tua nya yang mendadak menghilang


“Bahkan Uncle dan Aunty Hana juga tidak kelihatan!” ucap Cellyn yang juga tak melihat keberadaan uncle dan aunty nya itu,kompak sekali mereka menghilang nya pikir Cellyn


Bagaimana cara nya bisa membawa kakak nya pergi dari tempat itu tanpa menimbulkan kekacauan sedangkan kakak nya itu terus saja mengoceh tidak jelas dengan mengumpat seseorang,entah siapa yang tengah ia umpat saat ini,pikir Cellyn


“Cellyn pergi dulu ya kak sebentar saja mencari mommy dan Daddy,tunggu di sini jangan kemana mana.” ucap nya pada Aaron lalu meninggalkan pria itu sendirian saat ini


Selepas kepergian Cellyn,Aaron justru berdiri,tatapan nya masih saja tertuju pada Jordan dan Ariana yang berada jauh dari tempat nya,dengan langkah sempoyongan ia berjalan menghampiri kedua pasangan itu


Bahkan acap kali ia menabrak para tamu undangan lantaran tak bisa berdiri dengan sempurna,hingga ia kini berdiri tepat di belakang Jordan yang tengah berkumpul dengan para rekan nya dan juga Ariana tentu nya


Mata Aaron menatap pada tangan Jordan yang melingkar di pinggang ramping Ariana. “Shit!!”


Sedangkan Cellyn kini kembali setelah berhasil menemukan mommy dan Daddy nya yang berada di suatu ruangan bersama uncle Aria dan Aunty Hana nya,entah apa yang mereka bicarakan sebelum nya Cellyn tak begitu peduli,yang terpenting kini membawa kakak nya pulang saja


Namun saat ia tiba di meja tempat kakak nya duduk sebelum nya,ia justru tak mendapatkan kakak nya di sana. “Di mana kakak mu?” tanya Agus yang mulai khawatir mengingat jika Aaron tengah mabuk saat ini


“Tadi kakak di..”

__ADS_1


Brakkk!!!!!


Jangan lupa untuk like, komen dan vote,terima kasih🥰🙏


__ADS_2