Rahasia Erica

Rahasia Erica
Pernikahan


__ADS_3

Hari ini adalah hari pernikahan Jonathan dan Erica. Pernikahan yang dilangsungkan dengan mewah di daerah Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Eshan dan Joshua datang dari Kalimantan untuk menghadiri acara pernikahan itu. Christy sangat bahagia akhirnya anak sulungnya telah mantap menambatkan hatinya pada seorang wanita cantik yang sederhana. Christy menerima kehadiran Erica dengan sangat baik tidak peduli seperti apa keluarganya. Christy menilai keluarga Erica juga sangat baik.


Acara potong kue sudah di lakukan dan dilanjutkan dengan acara makan malam yang mewah dan juga lezat. Pramusaji membuka penutup makanan hingga terlihatlah jenis makanan disana di penuhi dengan dagin dan salmon. Menikah dengan Jonathan merupakan anugerah bagi Erica. Erica sangat mendambakan memiliki kekasih yang hangat seperti Jonathan.


Dion pun menjamu para pengusaha yang datang dan Joshua nenyapa karyawan yang ada di J&J Group. Malam itu adalah malam yang panjang bagi mereka.


Setelah acara selesai, sekitar pukul satu malam, Jonathan dan Erica kembali ke dalam kamar. Erica meminta penata rias membantu membersihkan wajahnya dan juga membuka gaun pengantinnya yang putih.


"Mandi air hangat dulu, Sayang, biar tidurnya enak. Capek kan." kata Jonathan. Selagi membuka gaun pengantinnya, terpampanglah tubuh putih mulus milik Erica di depan matanya. Hanya saja ia masih harus menahan diri karena masih ada orang lain disana.


"Oke, makasih ya.." kata Erica pada penata rias itu. Penata rias itu membawa keluar gaun pengantin dan kotak make upnya. Kini wajah Erica sudah bersih dari make up dan hanya menggunakan baju handuk untuk menutupi tubuhnya.


Malam itu, Erica telah sah menjadi istrinya. Dan mereka akan menghabiskan waktu malam ini bersama.


Jonathan mendekati Erica, melingkarkan lengannya ke tubuh Erica dari belakang. Mendekatkan wajahnya ke wajah Erica.


"Akhirnya kita bisa sama-sama sebagai suami dan istri, Sayang." kata Jonathan.


Erica mengangguk.


"Aku masih gugup malam ini. Boleh nggak pelan-pelan aja dulu." kata Erica tersenyum dengan manis di wajahnya.


Jonathan tersenyum melihat Erica yang tersipu malu seperti itu.


"Oke. Mandi air hangat dulu ya."


Erica mengangguk dan segera menuju ke kamar mandi. Ya, tidak disangka, hari ini adalah hari malam pertama mereka. Awal mulanya hanya dari pura-pura menjadi sepasang kekasih dan kini mereka benar-benar menikah dengan resmi.

__ADS_1


Jonathan mengecek ponselnya. Banyak sekali ucapan selamat dari karyawannya dan juga rekan sesama pengusaha. Jonathan juga memasang story pada media sosialnya dengan foto pernikahan mereka.


Ada juga yang menandai Jonathan di akun media sosialnya bahwa kini Jonathan telah menikah.


Jonathan memainkan ponselnya sembari menunggu Erica. Ia juga melihat Eshan datang dan Erica sangat senang dengan kehadirannya .


Lima belas menit kemudian, Erica keluar dari kamar mandi dan mengeringkan rambutnya.


Erica ikut mengambil tempat tidur di sebelah Jonathan. Walau sepertinya masih agak canggung dengan status barunya sebagai istri Jonathan, Erica berusaha membiasakan dirinya.


Jonathan tergoda dengan harum tubuh Erica. Tercium wangi sabun yang membuat dirinya lupa akan lelahnya mereka hari ini.


Jonathan mulai menciumi Erica mulai dari dahi hingga ke pipi Erica.


"Boleh nggak kalo kita capeknya sekalian aja?" kata Jonathan sambil tersenyum. Erica menatap mata Jonathan yang juga menatapnya dengan lembut.


Jonathan mengangguk. Kemudian ia mulai menciumi Erica kembali. Kini Erica mulai melenguh dengan pelan. Suara Erica membuat semangat Jonathan semakin terbakar. Hingga ia tidak bisa menahan dirinya lagi. Jonathan membuka handuk yang dikenakan oleh Erica hingga nampaklah gundukan yang indah disana.


Jonathan menghabiskan malam itu dengan mencumbu Erica. Malam yang panjang setelah pernikahan mereka berdua. Kini tidak ada lagi dosa yang mereka lakukan karena telah sah menjadi suami dan istri.


...****************...


Kehidupan Erica berubah seratus delapan puluh derajat setelah menikah dengan Jonathan. Apartemen yang ditempati Erica akan disewakan dan pemasukannya akan masuk ke rekening Erica tanpa diganggu sedikitpun oleh Jonathan. Uang itu bisa digunakan untuk keperluan Ibu. Ibu tinggal bersama Erica. Erica meminta izin pada Jonathan dan Jonathan pun menyetujuinya.


Erica diminta memilih rumah mewah yang terletak di Dharmawangsa dan juga Cilandak. Erica bisa memilih kedua tempat itu. Jonathan akan memyetujui rumah yang akan dipilih Erica. Selain itu, Erica juga bisa mengelola apartemen yang ada di daerah Dharmawangsa dan juga Pluit. Erica semakin senang karena akan bekerja kembali seperti biasa.


"Kamu bisa pilih mau yang mana, Sayang.."

__ADS_1


"Makasih, Sayangg, Makasihh bangett. Aku nggak tahu harus bilang apa lagi." kata Erica.


"Pokoknya kamu tenang aja ya, Sayang. Kamu bisa kerja dan juga mengurus keperluan yang lain. Kalau ada apa-apa kamu bisa bilang sama aku. Cuma aku nggak mau kamu terlalu capek. Kamu tahu kan kita harus berusaha program kehamilan. Tapi aku nggak akan memaksa kok. Sedikasihnya aja sama Tuhan. Aku cuma mau kamu happy, enjoy dan nggak stress. Aku juga kasih kamu asisten dan Pak Herman yang anterin kamu kemana aja yang kamu mau."


Erica senang bukan main. Perubahan hidupnya kini benar-benar membuatnya tercengang. Menjadi istri dari pengusaha besar tidak main-main apa yang harus dijaga.


"Iya Sayang..."


"Sekarang, kamu siap? Kita ke Paris."


"Hah? Paris??" Erica membulatkan matanya. Rasa bahagia kini menyelimuti dirinya.


"Honeymoon , Sayang"


"Sekarang?"


"Tiketnya sih dipesenin Papa buat berangkat besok malem."


"Tapi aku belum siapin apa-apa!"


"Nah itu gunanya asisten. Aku kasih kamu asisten buat bantu penuhin apa yang kamu butuhkan."


Erica mengembangkan senyum di wajahnya. .


"Kamu belum ngenalin aku ke asistennya loh."


"Besok pagi dia datang."

__ADS_1


"Oke."


__ADS_2