
Edwin pun hanya bisa terdiam memikirkan semua perkataan sahabatnya tersebut. Ia mencoba melihat segala baik dan buruk dari tindakan yang akan dia ambil ke depannya. Ia tidak mau salah mengambil keputusan lagi sehingga membuatnya menyesal di kemudian hari.
"Fikirkan lah ini semua bisa berakibat kepada perusahaan kita juga. Jika kau membantu ku, aku pun pasti akan membantu mu. Tenang saja nanti akan aku cari pengacara yang bagus untuk membantu mu menyelesaikan masalah hukum ini" ucap Fery terus meyakinkan Edwin untuk meneruskan rencana mereka.
"Tapi bagaimana cara mu menyelamatkan perusahaan kita? Sementara investor yang akan merger dengan perusahaan kita saja sudah tiada?" tanya Edwin menanyakan rencana Fery mengenai perusahaan mereka.
"Aku akan terus mencari investor lain, jika memungkin kan aku akan mencari hingga keluar negeri. Bukan kah ekspor kita dahulu ke Amerika Serikat cukup sukses?" jelas Fery.
Mungkin nanti aku bisa mencairkan dana darurat yang berada di Bank Swiss, batinnya.
"Baik lah, aku akan ikuti rencana mu. Akan tetapi aku mau kau membuat surat perjanjian bahwa saham ku akan berubah nama menjadi nama putri ku dan dividen bagiannya pun harus mempunyai akun khusus dengan namanya sendiri. Semua akan di terimanya saat ia sudah cukup umur, hingga saat itu aku akan tetap menjadi walinya" ucap Edwin.
Biar lah aku menderita, asal kan nanti putri ku bisa menikmati hidup dengan layak dan bahagia. Ini sebagai penebus kesalahan ku yang telah menyia-yiakan dia selama ini, batinnya.
"Aku setuju, nanti aku akan urus semua dengan tim pengacara terbaik yang kita miliki. Mereka juga nanti yang akan membela mu di pengadilan. Aku pun akan mencari putri mu di mana pun ia berada, bahkan jika mungkin aku akan menyewa seorang detektif swasta untuk mencarinya" jawab Fery untuk semakin menyakinkan Edwin agar mereka terus menjalankan rencana ini.
Tok... Tok... Tok...
Kriet...
Saat mereka sedang berdiskusi masalah kecelakaan tersebut, para petugas kepolisian pun masuk ke dalam ruangan.
__ADS_1
"Maaf kami menggangu istirahat Anda, tapi tadi kami sudah berkonsultasi dengan dokter untuk menemui Anda. Kami ingin berbicara kepada Anda mengenai kecelakaan yang terjadi, saat ini kami hanya menginterogasi Anda sebagai saksi. Tapi tidak menutup kemungkinan selama penyelidikan berlangsung, status Anda dan pihak pihak yang terlibat bisa berubah" ucap salah satu petugas polisi tersebut.
Deg!, mereka berdua pun saling menatap dan menelan saliva karena tegang.
"Baik Pak, mari kita mulai interogasi nya" ucap polisi tersebut sambil mengeluarkan buku catatannya. "Jika Bapak masih agak kesulitan mengingatnya, Anda bisa menolak menjawab. Apa bapak mengerti?" tanya polisi tersebut.
"Baik Pak, saya mengerti" jawab Edwin sambil menganggukan kepalanya.
"Apakah benar bahwa itu adalah kendaraan anda? Dan anda yang mengemudi saat kejadian tersebut terjadi?" tanya polisi.
"Betul Pak, itu adalah kendaraan saya dan saat itu saya yang mengemudi" jawab Edwin sambil memberi kan tatapan tajam kepada Fery. Yang di tatap pun seakan mengerti dan menganggukkan kepala bahwa tindakan yang di lakukan Edwin sudah tepat.
"Bisa anda ceritakan bagaimana kronologis kejadiannya menurut ingatan bapak?" tanya polisi lagi.
Bagus, ceritanya sungguh benar benar natural dan tidak di buat buat. Sama dengan cerita yang ku berikan kepada polisi saat bersaksi, batin Fery.
"Apakah bapak yakin bahwa kendaraan anda berada dalam kondisi baik? Bukan karena masalah teknis pada kendaraan, seperti rem tidak berfungsi?" tanya polisi lagi.
"Saya yakin kendaraan saya tidak bermasalah pak karena saya rutin membawanya ke bengkel untuk di service. Ini murni kecelakaan Pak, saya hanya terkejut saat tiba tiba melihat lampu kendaraan yang cukup menyilaukan dari arah depan Pak dan juga suara klakson yang bisa membuat kehilangan kendali Pak karena bisa saja saya terkena serangan jantung tiba tiba" jelas Edwin lagi menyakinkan polisi tersebut.
"Baik lah Pak, saya cukup mengerti dan kesaksian bapak akan kami croschek kembali setelah selesai memeriksa kendaraan anda. Bapak juga saat kami temukan sudah tak sadar kan diri di kursi pengemudi, mungkin karena serangan jantung tersebut" jawab polisi berusaha bergurau.
__ADS_1
"Maksud Bapak bagaimana? Saya sudah ada di kursi pengemudi saat di temukan?" tanya Edwin heran.
"Iya jelas saja Bapak kami temukan di kursi pengemudi kan tadi bapak sendiri yang mengatakan bahwa itu adalah kendaraan anda dan anda yang mengemudikannya. Benar begitu Pak?" tanya polisi memperjelas kesaksian yang telah di buat oleh Edwin.
"I... Iya tentu saja Pak" jawab Edwin tergagap.
Sial! Ternyata aku telah di jebak oleh Fery! Pantas saja dia berusaha membujuk ku untuk mengatakan aku yang mengemudi, ternyata ia telah memindahkan ku terlebih dahulu dari kursi penumpang! Ia ingin agar alibinya sesuai dengan apa yang sudah di rencanakannya. Akan kau Terima akibatnya jika ternyata kau hanya memanfaatkan ku saja!, batin Edwin yang merasa telah di tipu oleh rekan kerjanya sendiri.
Gawat! Kenapa polisi itu harus mengatakan posisi saat Edwin di temukan oleh mereka! Kan dia jadi mencurigai ku! Aku harus tetap tenang agar semua tetap terkendali dan aku tidak masuk penjara!, batin Fery kesal saat mendapat tatapan tajam dari rekan kerjanya itu.
...❁ ❁ ❁ ❁ ❁ ❁...
Siang hari itu meskipun langit terlihat cerah, akan tetapi hujan rintik turun membasahi bumi seakan ikut bersedih atas kehilangan seorang anak manusia.
"Papi..... " ucap anak lelaki itu lirih. Meskipun ia berdiri tegar akan tetapi tak bisa di pungkiri bahwa hatinya terluka, terlihat matanya yang sembab tak henti henti mengeluarkan air mata. Meski air mata itu terus dia usap akan tetapi kembali mengalir, menandakan bahwa luka itu teramat dalam akibat di tinggal orang yang sangat berarti dalam hidupnya.
Aku akan membalas semua rasa sakit ini kepadanya. Aku tidak akan pernah memaafkannya karena telah membuat aku kehilangan kebahagiaan dalam hidup ku!, tekad Vero dalam hati.
❣ ❣ ❀ ❀ ❣ ❣
Happy Monday All..... 😉 Selamat Membaca semuanya...😊😊😊
__ADS_1
...Jangan Lupa tambahkan ke Favorit ya.... 🤩...
Mohon dukungannya pada novel pertama ku ini dengan memberikan Vote, Rate, Komen, hadiah dan Likenya dari kalian pembaca semua...😊 Satu dukungan dari kalian akan sangat berarti dan menambah semangat author untuk terus update 😉 Terima Kasih 🙏