Rindu Dari Bian

Rindu Dari Bian
Serigala


__ADS_3

" Ndo, mas Dean itu udah lama kerja di hotel kita? " tanya ku saat sedang nonton


" Dean? kaya nya udah lebih setahun sih.. kenapa? naksir? " Nando langsung terlihat serius.


" Enak aja,, dia kok yg titip salam sama aku lewat Risna. Td Risna chat aku.."


" Mana chat nya ? " 


dengan lugu nya aku malah menunjukan chat Risna ke Nando


" Gak bisa bilang, besok kamu mau pergi sama aku bilang gitu "


" Ih, gak lah, temenan aja gpp lah Ndo "


" Gak, siapa yg bilang dia mau temenan? mau pacaran iya "


" Iyalah apa pun itu, kan gak langsung Ndo, ada proses nya.."


" Gak,,, udah aku bilangkan kemarin, bantal kamu udah ku tempelin bau ku, jadi gak ada yang bisa masuk lagi selain aku. Serigala gitu, ngasih tanda ke serigala lain bahwa area itu miliknya, udah gak boleh di masuki serigala lain nya"


" Maksud nya apa coba?"


Tiba-tiba Nando langsung mencium bibir ku.. jujur aku terkejut, mematung, gak tau harus buat apa, alis ku berkerut, sumpah Nando buat aku terkejut. 


"Kamu milik aku" bisik nya, dan langsung menarik ku dalam rangkulan nya. 


Aku masih mematung, terdiam sampai film berakhir, aku gak tau apa yang aku tonton tadi, pikiran ku traveling kemana-mana mikir Nando. Ini gimana Pak Bos cerita nya? 


Dan film pun berakhir, bukan nya beranjak, Nando malah meletakan kepala nya di pangkuan ku, aku? diam saja, balik lagi ke yang kemarin, aku agak sedikit gak peduli, ntah ini Nando memanfaatkan situasi ku yang lagi galau dan butuh sentuhan, hahahaha.. atau aku yang memanfaatkan Nando untuk pelarian.


Apa ajalah, yang penting saat ini aku dapat sandaran. Gak tau sejak kapan kami tertidur, aku terbangun dengan posisi masih terduduk seperti tadi, dan Nando pun masih tertidur di pangkuan ku. 


"Ndo… " Aku coba membangunkan Nando pelan, kaki ku mulai semutan, terlalu lama Nando menghimpit nya..


Nando mulai membuka mata nya, dan melihat jam tangan nya. 


"Ya Tuhan, jam 9 Bi, jam berapa kita selesai nonton tadi?" 


" Gak sadar aku, semua jendela dan pintu kamu tutup kok" protes ku, sambil berusaha bangkit, tapi sulit karena semutan.


"Gak bisa bangun?" tanya Nando sambil tertawa melihat ekspresi ku 


"Semutaaannn"

__ADS_1


Lalu Nando menjulurkan tangan nya dan aku raih untuk bangkit.


"Keluar bentar yuk, makan, aku laper" ajak nya


"Iya, aku laper banget.." 


Kami keluar mencari makan berjalan kaki, cari yang seputaran kos saja. Selain masalah kerjaan yang buat aku kagum dengan Nando, adalah selera makan nya. Walau orang kaya, Nando gak pernah milih tempat makan yang harus hight class juga. Apa aja masuk. 


Selesai makan Nando pamit langsung pulang. setelah naik ke mobil nya, kaca mobil  kembali terbuka. 


"Ingat ya, besok gak ada double date double date dengan Risna dan Dean" ucap Nando


"Iyaaa.." jawab ku


" Satu lagi, gak ada Mas Dean Mas Dean, nama nya Dean, panggil aja Dean, dia seusia sama aku ya, aku aja di panggil Nando sama kamu, kenapa dia jadi mas mas.."


"Lah, kan kamu sendiri yang minta di panggil Nando dulu, Next aku panggil Ak Nando deh, biar lebih tinggi dari Mas Mas.." 


"Bye…." 


Nando melambaikan tangan nya sambil tertawa. Ntah apa yang terjadi hari ini, mengartikan sikap Nando, tapi aku senang, biarlah, apa pun arti nya hubungan ini. 


*


*


Hubungan dengan Nando? 


Hubungan tanpa status, entah apa nama nya. Hubungan tanpa jadian, tapi merasa memiliki. Tapi Nando gak berubah, walau ada hubungan, aku tetap bisa memilih pulang dengan Risna atau dengan nya. 


Dan si Mas Mas di Marketing, Dean, sudah pernah di lirik maut oleh Nando, gak pernah lagi titip salam ke aku setelah itu, hahahahaha..


Dan dikantor, ada sih suara-suara sumbang yang terdengar menduga-duga hubungan ku dengan Nando. Tapi Nando bilang cuekin aja. 


Makan siang hari ini seperti biasa nya aku makan bersama Risna, dan teman-teman dari Accounting. 


"Jadi ni kita kemping, barbeque? di gunung?" ucap Risna, yang seketika membuat telinga ku naik.


"Eh apa ni? aku gak di ajak?" protes ku


"Oh ya lupa, Accounting mau kemping, mereka mau farewell Pak Agung kan mau resign, jadi farewell nya kemping barbeque deh, aku kan selalu hadir di tiap acara, hahhaha, mau departemen apa juga, aku selalu hadir" Risna memang di terima di mana pun, selain karena posisi nya di HRD, tapi kepribadian nya yang gampang dekat dengan orang lain.


"Boleh ikut gak ni?? eh sist, bos kamu ikutan juga?" tanya ku ke Risna

__ADS_1


" Bos ku apalagi. Dia kan sama dengan kamu Sist, jomblowan di kota ini, jadi kalau ada acara, nama nya paling atas di pendaftaran, "


" Gaesss.. aku mau ikut…"


" Minta bos kamu deh nanya sama bos kami Bi, mereka akrab tu, kali aja boleh" jawab Mba Iren, General Cashier


" Baik mba, aku mintol Pak Bos ku deh, semoga aja beliau mau"


Makan siang pun hari ini percakapan nya bertema pengalaman mereka masing-masing kemping di gunung. Aku? karena belum pernah jadi cuma sebagai pendengar yang baik dengan wajah Mupeng.


Selesai makan, aku langsung menuju kantor Nando.


"Ndo, Pak agung mau resign kan?" tanya ku antusias.


"Iya, emang kenapa? kamu sedih?"


"Bukan, anak-anak accounting sama HRD mau acara Camping dan barbeque di gunung, aku pengen ikut Ndo"


"Ya udah ikutan sana, Risna ikut kan?"


"bukan gitu, mereka segan minta izin sama Pak Agung buat ngajakin aku, kalau kamu yang ngomong gimana? Pak Reza ikut juga kok, kan kalau HOD to HOD yang ngoming enak" 


"Jadi kamu mau aku juga ikut gitu?" aku jawab pertanyaan Nando dengan anggukan senang. 


Nando langsung mengangkat telepon nya, dan menekan nomor Ext. Bapak Accounting alias Bapak Agung.


"Pak bro…. kaya nya Jumat ini mau camping ya? " Nando langsung serang aja kaya nya. Gak pake becanda becanda apa gitu sebagai pembuka.


"dengar kabar burung lah, gak tau burung siapa yang kelepasan cerita ini" tambah nya lagi


"Kami ikut ya pak bro, saya sama Febian aja palingan, kalau Pak bro bolehin lebih, saya bawa lebih, hahahaha… mana tau Pak Bro mau dayang-dayang disana, stok FO banyak ini"


"Hahahhaaa, baik, jadi saya sama Febian aja ya, gpp Pak Bro, kami cuma butuh satu tenda aja buat berdua hahahaha"


"Makasih Pak Bro, jumat kami nyusul aja kesana ya,"


Telpon pun di tutup, lalu Nando mengangkat kedua alis nya memamerkan keberhasilan nya merayu Pak Bro Agung. 


"Makasih Pak Bos" kata ku sambil mengacungkan jempol. 


"semangat banget, enakan sama aku aja bersua kali kalau mau camping, ngapain ramai-ramai sih, " balas Nando


"Beda Pak Bos, beda seru nya, makasih ya, bye…"

__ADS_1


__ADS_2