Sang Pendamping

Sang Pendamping
Ch. 73 Flamingo 1


__ADS_3

Saya hanya makhluk yang lemah seperti kalian semua yang hanya memiliki sedikit kelebihan yang diberikan oleh Tuhan YME. "


" Jangan berharap banyak kepada saya karena segala kesembuhan atas ijinNya. "


" Mari kita berdoa untuk kesembuhan semua yang ada disini dan yang ada di rumah. "


Tanpa mereka sadari Wawan mulai memasang segel perlindungan dan menggunakan kemampuan hukumnya untuk menghentikan waktu.


Setelah itu Wawan mulai dari urutan yang berwarna aura merah pekat. Bagi yang akan Wawan proses maka akan sadar sedangkan yang tidak diproses mereka hanya tertunduk dan berdoa.


" Apa yang jadi permasalahan bapak ibu saat ini ? "


" Namaku Wilbert..... " Ucapnya mengenal kan diri


" Sekiranya anda bisa membantu mengurai permasalahan yang sedang saya hadapi. "


" Saya memiliki usaha yang bergerak di bidang alat olahraga."


" Perusahaan saat ini sedang terjadi demo besar-besaran terkait bonus yang tidak keluar. "


" Ditambah lagi keuangan perusahaan sedang mengalami masalah."


" Suplai bahan untuk produksi entah kenapa tiba-tiba dihentikan oleh pemasok. "


" Mereka menginginkan pembelian secara tunai dan kita harus melunasi hutang terlebih dahulu. " Wilbert menjelaskan permasalahan yang sedang dihadapinya


" Apa yang membuat keuangan perusahaan milik anda jadi berantakan ? "


Tanya Wawan


" Anak saya memiliki tabiat kurang bagus, kebetulan dia melakukan tindakan pelecehan pada teman kursus bahasa nya dan parah nya lagi gadis itu anak pimpinan mafia. "


" Mereka mengancam akan menyebarkan skandal tersebut ke publik dan akan membunuh semua keluarga kami. "


" Jika tidak ingin hal tersebut terjadi maka kami harus mengganti rugi sebanyak satu triliun. "


" Untuk membuktikan ancaman tersebut pengasuh dan pengawal anak saya mereka bunuh di depan anak saya sepulang sekolah dan tepat di pintu masuk kediaman milik saya. " Wilbert menghentikan cerita karena sedih


" Hal itu membuat trauma untuk anak saya. "


" Apakah uang tersebut sudah dibayarkan ? "


" Sudah. "


" Akan tetapi mereka kini mengancam kembali akan menyebarkan video perbuatan anak saya yang tersimpan di kamera genggam yang kebetulan tertinggal di lokasi. "


" Setiap kesalahan pasti akan menerima hukuman akan tetapi menghilangkan nyawa orang lain itu juga salah. " Gumam Wawan


" Berapa kali kamu dan anakmu melakukan pelecehan kepada wanita ? "


Wilbert terkejut mendapat pertanyaan seperti itu.


" Kenapa anda malah bertanya hal itu kepada saya ? "


" Jawab saja dengan jujur. Dan bagaimana nasib mereka semua ? "


Wawan mendapatkan gambaran bagaimana Wilbert dan anaknya setali tiga uang. Sama-sama memiliki tabiat yang buruk.

__ADS_1


Blacky, iblis yang ditaklukkan Wawan kini berdiri di belakang Wilbert. Dia tidak dapat dilihat oleh siapapun kecuali Wawan.


" JAWAB. " Mata Wawan melotot tanpa diperintah Blacky mencekik Wilbert dari belakang tepat di lehernya dan diangkat.


Wilbert terkejut dan merasa kesakitan ketika tubuhnya terangkat.


Tubuhnya meronta-ronta


" Tiga puluh orang, tiga diantaranya telah kami bunuh karena hendak melapor ke polisi. "


" Ini yang namanya karma. "


" Hutang karyawan akan saya selesaikan. Keuangan perusahaan dan suplai bahan akan saya atasi serta keselamatan keluarga mu akan saya jamin. "


" Untuk orang mafia tersebut paling lama dua hari akan saya bereskan. Sedangkan tugasmu adalah membuat akta penjualan perusahaan mu sebesar tujuh puluh persen dan menyerah lah ke polisi. "


" Jika kamu setuju saya pastikan dalam tiga hari semua kondusif. "


WiIbert berfikir cukup lama.


" Baiklah saya akan mengikuti saran anda. " Jawabnya dengan penuh pertimbangan


Yang terpenting adalah keluarganya aman sedangkan perusahaan keluarga yang telah diwariskan padanya masih tetap berjalan meski dia hanya memiliki hak sebesar tiga puluh persen.


Dia menyadari akan kesalahan nya dan bersedia menjalani hukuman karena telah menghilangkan nyawa beberapa orang.


" Berikan nama orang yang telah memeras mu !! "


" Flamingo. "


" Berikan alamatnya. " Setelah mendapatkan informasi dari Wilbert Wawan mengakhiri pembicaraan nya.


" Terima kasih Tuan. " Ucap Wilbert sambil menundukkan kepala sedikit.


" Berdoa lah semoga anda mendapatkan ampunan dari Tuhan dan dilancarkan segala urusan. " Selanjutnya Wilbert menundukkan kepala dan mulai berdoa.


" Tuan saya minta tolong, anak saya sudah di lecehkan oleh gerombolan mafia. Mereka menuntut tebusan senilai lima puluh milyar jika tidak video anak saya akan disebarluaskan oleh mereka. "


Dari gambaran yang Wawan peroleh sedikit terkejut karena anak perempuan yang sedang dilecehkan oleh seorang laki-laki itu bukannya anak Flamingo.


" Aku tahu sekarang pola kerja mereka."


" Mereka menggunakan anak orang lain untuk memeras anak orang lain. "


Sembilan dari dua belas orang yang sedang berkeluh kesah padanya ternyata sedang berurusan dengan Flamingo sedangkan yang lain adalah perebutan hak waris yang masih bisa di selesaikan nanti atau bisa dikatakan tidak terlalu penting.


" Hmmm..... Ternyata Flamingo adalah sindikat pemeras selain mafia. "


" Setelah pertemuan ini akan aku temui mereka. "


Wawan menepuk tangan nya


" Doa selesai. "


Kedua belas orang di kelompok pertama segera memberi hormat. Salah satu diantaranya berkata


" Terima kasih Tuan atas solusi yang diberikan. " Kemudian menundukkan kepala diikuti yang lain setelah itu pergi bersama pengawalnya.

__ADS_1


Pemandangan ini membuat sisa orang yang masih berada di dalam ruangan sangat terkejut. Karena penasaran menanyakan pada salah satu diantara mereka.


" Apakah anda sudah berkonsultasi dengan beliau ? "


" Sudah, bahkan beliau berjanji akan segera membantu menyelesaikan urusan kami. " Membuat penanya makin kebingungan karena tidak mendengar konsultasi mereka.


Seketika ruangan menjadi hening kembali setelah Wawan menghentikan waktu


" Sekarang kelompok kedua maju kemari."


Mereka adalah pemilik aura berwarna oranye yang terdiri atas empat orang. Saat salah satu dari mereka diajak bicara oleh Wawan yang lain mematung.


" Ada permasalahan apa dengan anda Pak ? "


" Tuan, saya adalah pelatih sepak bola dari kesebelasan nasional. Saat ini keluarga saya sedang berada di tangan sekelompok mafia. "


" Mereka memaksa saya untuk mem bangku cadangkan pemain inti dari tim kesebelasan negara kami dan memaksa untuk mencampur obat doping pada minuman mereka. "


" Jika saya tidak mau maka keluarga saya akan dibunuh oleh mereka apalagi jika saya lapor polisi. " Ucap pria tersebut sambil menangis.


" Apakah Flamingo yang memaksa mu ? "


Pria tersebut kagum bahwa tebakan Wawan tepat.


" Benar Tuan. "


" Baiklah, akan saya usahakan membebaskan keluarga anda. Doakan saya supaya dimudahkan dalam segala urusan."


" Terima kasih Tuan. " Pria tersebut tiba-tiba merebut tangan Wawan dan menciumnya.


" Apa yang anda lakukan ? " Tanya Wawan kaget karena tidak pantas dia mendapat perlakuan seperti itu


" Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah mengirim seseorang untuk membantu saya. "


" Sekarang anda maju. " Ucap Wawan pada seorang pria yang mengenakan jaket dan topi.


" Saya tahu anda adalah pemain sepak bola dari tim nasional. "


" *Sekarang lepaskan penutup kepala anda. "


" Tidak ada yang tahu siapa anda dan apa tujuan anda*. " Pemuda tersebut membuka topi yang dikenakan nya


Wawan sangat terkejut saat melihat siapa yang berdiri di depannya. Meski dirinya bukan penggemar bola akan tetapi wajahnya sering dia lihat di poster dinding kamar Kartika dan Paramitha.


" Apa yang sudah Flamingo perbuat pada anda ? " Pemuda itu terkejut yang kedua kalinya dengan tebakan Wawan


" Dia memaksa ku untuk melakukan gol bunuh diri dan tidak melakukan penyerangan secara agresif pada timnas negara yang akan saya hadapi satu minggu lagi. "


" Jika saya tidak mengikuti perintah dia maka skandal saya akan di sebar luaskan ke publik. "


" Seperti makan buah simalakama. "


" Maju mundur karirmu pasti hancur ya. "


" Jika saya membantu mu apakah ke depan bisa menghindari berbagai macam skandal dan taruhannya nyawamu. "


" Saya berjanji Tuan. " Ucapnya dengan sungguh-sungguh.

__ADS_1


" Tolong tetaplah fokus pada latihan dan tetaplah berdoa semoga apa yang menjadi keinginan mu dikabulkan oleh Tuhan. "


Dan dua orang selanjutnya memiliki permasalahan yang sama dan mereka adalah timnas dari negara lain.


__ADS_2