
" Brakkk..... krekkkkk. " Terdengar suara meja dipukul dengan keras hingga kaca yang terdapat diatasnya langsung pecah
" Steven, apa yang sudah terjadi dengan cabang kita yang lain ? " Tanya Flamingo dengan penuh emosi manakala tidak ada satupun dari pemimpin cabang yang bisa dihubungi.
" Saat ini saya sedang menunggu kabar dari mereka. " Jawab Steven
" Sebaiknya Boss besar tenang dulu. " Steven memberi saran saat melihat Flamingo yang nampak gusar
" Kenapa perasaan ku tidak enak ya..? " Gumam Flamingo lirih
Segera dia masuk ke dalam ruang senjata dan diambilnya sepucuk senjata dan diselipkan dibalik pinggangnya serta memasukkan uang ke dalam tas besar.
" Steven, siapkan helikopter dan kita tinggalkan tempat ini segera. " Perintah Flamingo.
" Perintahkan pada mereka untuk menghancurkan semua dokumen dan barang bukti setelah itu tinggalkan tempat ini. "
Steven sangat paham dengan insting dari Pemimpin nya. Jika dia memerintah kan hal itu maka situasi nya sangat genting. Melalui radio panggil yang selalu dia pegang segera dihubungi nya pilot yang bertugas menjalankan helikopter. Setelah itu dia memerintah kan seluruh anak buahnya untuk berkemas dan segera meninggalkan gereja.
Untuk menghambat para penyerang Steven segera menelpon kantor polisi.
" Selamat malam Pak, benar ini dengan kantor polisi Paris ? "
" Selamat malam Pak.....benar ini dengan operator dari kantor polisi pusat. "
" Saya mau memberi laporan bahwa ada sekelompok orang sedang menuju ke gereja pusat dengan tujuan ingin membuat kekacauan."
" Klik.... "
Belum sempat menanyakan identitas dari penelpon namun dari seberang sana sudah mengakhiri pembicaraan.
Meskipun sering mendapatkan telepon dari orang iseng mengingat Paris adalah kota wisata maka si operator dari kepolisian tetap menanggapi dengan serius dan menghubungi bagian lalu lintas untuk merespon dan melakukan pemantauan melalui kamera yang terpasang di jalan serta meminta pada kantor polisi terdekat untuk memeriksa.
Mereka sangat paham dengan aksi para *******. Biasanya mereka melakukan telepon iseng terlebih dahulu dan melihat respon dari pihak kepolisian dan mencari titik kelengahan mereka
****
Sebuah mobil polisi yang sedang berhenti di dekat taman tiba-tiba mendapat panggilan dari radio yang terpasang pada dashboard.
" K-1122 apakah saat ini kalian berada dekat dengan gereja. "
" Siap.... ada perintah apa ? " Seorang polisi senior merespon panggilan pada radio tersebut.
" Segera kalian meluncur ke sana..... Tadi ada laporan sekelompok orang sedang menuju ke sana. " Perintah dari operator
" Siap.... " Setelah itu panggilan terputus
__ADS_1
" Apakah ada telepon iseng lagi..? " Tanya polisi yang lebih muda yang duduk di belakang setir.
" Benar....." Jawab polisi senior
" Seminggu ini kita sudah disibukkan dengan para penelpon tidak bertanggung jawab. " Polisi junior menimpali
" Sebaiknya kita segera ke sana. " Perintah polisi senior
" Siap Pak. "
Saat ini dari berbagai arah puluhan mobil berwarna hitam melaju dengan kencang menuju satu titik yaitu gereja.
*****
Satu jam kemudian di dalam gereja.
" Cepat kita tinggalkan tempat ini. " Perintah Flamingo
Setelah itu dia berjalan menuju helikopter diikuti Steven sedangkan anak buahnya segera masuk ke dalam mobil dan mulai berjalan meninggalkan gereja.
Namun laju mereka terhalang oleh puluhan mobil yang memasuki pelataran gereja .
" Hei apa yang kalian lakukan, singkirkan mobil kalian ? " Bentak Gustav salah satu pemimpin regu marah.
" Senior, apa yang sedang kalian lakukan disini ? " Tanya Gustav ketika John dan Michael sudah berada di hadapannya.
" Kalian hendak kemana ? " Tanya John
" Kita mendapat perintah segera meninggalkan tempat ini. " Jawab Gustav
" Dor..... Dor...... Dor..... " John langsung menyarangkan peluru di kening Gustav setelah itu melempar lima buah granat yang sengaja dia simpan di saku jaketnya dan diikuti oleh anak buah di belakangnya
" Duar.....duar.....duar.....duar. " Puluhan mobil langsung meledak dan terbakar ketika granat mengenai nya
Banyak orang di dalam mobil langsung mati terbakar tanpa tahu siapa yang telah membunuhnya.
Anak buah John dan Michael langsung menerjang ke depan menghabisi sisa-sisa orang yang masih hidup.
Mendapat serangan dadakan dari pihak Flamingo tidak tinggal diam, beberapa orang yang masih berada di dalam gereja segera melindungi rekannya.
Berdiri di lantai dua mereka segera membalas dan menghujani pihak John dan Michael dengan senapan mesin yang mampu memuntahkan peluru hingga seratus butir per menit memberi kesempatan rekannya untuk mundur dan berlindung di gereja.
Ratusan peluru melesat, menerjang dan merusak apapun yang dilaluinya. Kesempatan itu digunakan oleh anak buah Flamingo untuk segera mencari tempat yang aman. Sedangkan di pihak John mereka berlarian kesana kemari mencari tempat perlindungan yang aman.
Mobil yang semula mereka jadikan tempat berlindung sudah hancur dan terbakar. Karena kurang koordinasi mereka semua tercerai-berai.
__ADS_1
Melihat kekacauan ini Blacky segera berdiri di depan John dan Michael yang sedang tiarap dan berlindung di balik batu.
" Apa yang kamu lakukan disini ? " Tanya nya
" Maaf Tuan, kita sedang menunggu waktu sampai mereka kehabisan peluru terlebih dahulu setelah itu baru menyerang balik. "
" Bukankah aku sudah memberimu kekuatan. Kenapa tidak kamu buktikan ?" Blacky langsung menarik kerah jaket yang dikenakan John dan langsung mengangkat nya ke atas.
Melihat ada yang berdiri penembak yang berada di lantai dua segera merubah target tembakan mereka tanpa berfikir langsung memberondong tubuh John.
John hanya pasrah matanya terpejam kala tubuhnya diangkat dan dijadikan obyek serangan begitu juga dengan Michael dan anak buah mereka sangat terkejut melihat Ketua mereka diangkat oleh seorang iblis dan terkena tembakan
" Plek.... plek.... plek.... plek. " Suara butiran peluru mengenai tubuhnya namun John tidak merasakan sakit. Sedikit demi sedikit dia membuka mata, dia sangat senang karena peluru yang menghujani dirinya bahkan tidak merusak bajunya.
" Kalian semua berdiri.... " Teriakan John menyadarkan mereka kembali
" Jangan takut, tubuh kita kebal peluru. "
" Habisi mereka semua " Teriak John menyemangati. Michael dan anak buah di belakangnya berlari mengikuti John yang sudah terlebih dahulu mendekat ke arah lawan.
****
Kedua petugas polisi sudah tiga kali berkeliling mengitari kawasan luar gereja namun tidak menemukan keanehan hingga terdengar suara tembakan yang memecah keheningan malam.
Ketika hendak melapor ke operator tiba-tiba terdengar ledakan hingga berulang kali dan disusul dengan ledakan yang sangat besar secara bersamaan
" Operator disini K -1122 melaporkan telah terjadi baku tembak di dalam gereja. "
Lapor polisi senior ketika melihat api yang sangat besar menerangi pelataran gereja dan diikuti rentetan tembakan yang saling sahut menyahut.
" Kalian jangan mendekat, tunggu bala bantuan. Yang penting terus beri laporan perkembangan kejadian di lokasi dan jauhkan warga sipil dari tempat kejadian. "
" Baik. " Ucap polisi senior
" Beruntung nya lokasi gereja meski di tengah kota tapi sangat luas lahan nya dan hanya ada dua akses jalan menuju ke sana . "
" Kita pasang garis polisi terlebih dahulu di sekitar pintu masuk. " Ajak polisi senior pada junior nya.
*****
" Untung kita bisa pergi tepat waktu meninggalkan tempat itubdengan segera jika tidak pasti bernasib sama dengan mereka. " Ucap Flamingo ketika melihat kilatan-kilatan yang berlalu lalang di bawahnya.
" Saya percaya dengan insting yang dimiliki Boss. " Jawab Steven menyanjung.
Helikopter yang ditumpangi Flamingo kini telah terbang meninggalkan kota Paris menuju ke suatu tempat.
__ADS_1