Sang Pendamping

Sang Pendamping
Ch. 80 Penemuan jenazah


__ADS_3

Di depan sebuah kamera Flamingo mulai bercerita tentang hidupnya.


" Namaku Zuric Dimitrov atau kalian lebih mengenalku dengan sebutan Flamingo. "


" Lahir dari keluarga miskin dan selalu dihina oleh semua orang hingga membuatku memendam bara api yang sangat besar. "


" Karena tidak memiliki kemampuan dan kekuatan rasa sakit itu ku abaikan dan tetap berusaha menjalani hidup dengan tenang dan damai."


" Hingga pertemuan ku dengan seorang pejabat di pemerintahan yang bernama Gustavo saat sedang berziarah ke makam orang tuaku. "


" Gustavo menawarkan suatu pekerjaan dengan bayaran yang sangat besar padaku berikut perlindungan jika terjadi masalah untuk menyingkirkan seseorang. "


" Setelah itu Gustavo menyerah kan sebuah amplop yang berisi foto dan sepucuk senjata berikut peredam. "


" Entah suatu kebetulan atau tidak tapi target yang dituju adalah salah satu orang yang masuk daftar hitam orang yang telah membuat ibu dan adikku meninggal dunia. "


" Tanpa berfikir panjang permintaan untuk membunuh target yang diinginkan Gustavo saya setujui dan dia memberi seikat uang sebagai pembayaran awal sisanya jika misi telah selesai. "


" Sebenarnya tanpa menerima bayaran pun aku mau mengerjakannya secara sukarela asal diberikan dukungan serta perlindungan hukum."


" Menurut sebagian orang setelah menghilangkan nyawa makhluk hidup akan muncul perasaan mencekam tapi bagiku justru mendapatkan kepuasan dan sensasi tersendiri."


" Di sela-sela menjalankan tugas kotor menyingkirkan orang-orang yang menghalangi langkah Gustavo, satu demi satu orang-orang yang ku benci pun mulai ku singkirkan bahkan seringkali aku juga menawarkan bantuan kepada teman-teman untuk menyingkirkan musuh mereka. "


" Dulu aku selalu menyingkirkan siapapun yang menghalangi Gustavo dan sekarang aku pun mengikuti jejaknya yaitu menyingkirkan siapapun yang menghalangi diriku. "


" Akhirnya aku memiliki banyak pengikut dan sering dimintai tolong untuk membunuh lawan politik hingga manca negara. "


" Sebagai pembunuh bayaran ditambah lagi usaha di bidang perjudian membuat ku tidak kekurangan uang, namun Gustavo mulai datang kembali dan memaksa ku mendukung nya untuk terjun di perdagangan obat-obatan terlarang. "


" Sebenarnya saya tidak suka menjalankan bisnis obat-obatan terlarang meskipun keuntungan nya besar namun resiko yang harus diterima juga besar. "


" Dengan kekuatan nya di pemerintahan ditambah lagi hubungan politik yang dia miliki di setiap negara dia berniat akan menghancurkan ku jika tidak mau diajak bekerja sama dengan dirinya. "


" Dengan memberikan tekanan dan paksaan akhirnya kami setuju. "


" Awalnya penyelundupan melalui jalur laut namun beberapa kali digagalkan oleh pihak kepolisian hingga mengakibatkan kerugian yang sangat besar buat Gustavo. "

__ADS_1


" Hingga tanpa sengaja saat berada di bandara diriku melihat rombongan dari gereja berlalu begitu saja tanpa melalui alat detektor. "


" *Dari situ ide tersebut aku sampaikan pada Gustavo bagaimana cara memasok barang yang lebih aman namun kendala nya adalah bagaimana cara memanfaatkan mereka. "


" Dibantu oleh seorang dukun Gustavo akhirnya berhasil mengendalikan pemimpin gereja dan pengurus nya dan serta menjadikan tempat itu sebagai tempat produksi lebih dari lima tahun. "


" Hingga peristiwa penyerangan kemarin malam. " Flamingo menghentikan ceritanya sambil menarik nafas panjang dan dikeluarkan dengan kasar


" Entah kenapa hati ini gelisah sedari **pa**gi...."


" Apakah ini rasanya orang takut akan sebuah kematian. "


" Entah kenapa hati ini begitu menyesal atas perbuatan yang selama telah ku perbuat. "


" Wajah-wajah dari korban yang pernah ku bunuh mulai bermunculan silih berganti. "


" *Jika video ini beredar berarti saat ini aku telah mati. "


" Nanti pukul delapan malam kita akan mengadakan pertemuan dengan Gustavo di area pemakaman lama*. "


" Meskipun terlambat saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada semua orang dan khusus nya pada keluarga korban atas aksi balas dendam saya. "


Setelah itu suasana menjadi hening kembali.


" Rubah wajahmu dan jadi lah orang yang baik di sisa hidup mu dari kesempatan yang kuberikan. "


" Satu lagi siapa dalang dibalik ancaman para atlit dan para pelatih nasional dan sekarang mereka semua dimana ? "


" Semua saya tawan di ruang bawah tanah di dalam gereja sedangkan dalang di balik itu semua tetap Gustavo.


Kita tambah lagi pernyataan kamu di rekaman tersebut dan dijawab dengan anggukan.


Beberapa saat sesudahnya.


" Tolong kamu buat denahnya dan jika ada jebakan serta kunci rahasia kamu tulis sekalian dalam selembar kertas. " Flamingo sedikit terkejut secara tiba-tiba di depannya sudah terdapat kertas dan pena.


Tanpa disuruh untuk kedua kalinya Flamingo segera membuat peta dan kode kunci rahasia yang kemudian di serahkan peta tersebut kepada Wawan.

__ADS_1


" Menghilang lah untuk selamanya dan jangan pernah tampakkan batang hidungmu jika tidak ingin kuambil nyawamu. " Ucap Wawan sambil melempar sebuah tas penuh dengan uang.


Setelah itu dengan mengibaskan tangan kanannya Flamingo segera menghilang dari hadapan Wawan.


" Blacky, suruh anak buah mu untuk mengikutinya. Jika dia berulah lagi langsung habisi dia. "


" Siap Tuan. " Ucap Blacky


Paramitha yang tadinya tidak setuju dengan keputusan yang diambil Wawan untuk membebaskan Flamingo akhirnya diurungkan setelah mendengar ucapan terakhir dari wawan.


" Mitha, mari kita kembali ke kamar...."


" Hari ini cukup melelahkan dan ingin segera mandi. "


******


Berita tentang penyerangan gereja masih terus menghiasi layar kaca. Investigasi terus dilakukan selama tiga hari ini namun tidak membuahkan hasil. Pihak kepolisian hanya menemukan korban banyak berjatuhan di pihak Flamingo sedangkan para penyerang sampai detik ini belum diketahui.


Banyak para biarawan dan biarawati kini sedang menjalani pengobatan terkait kecanduan obat-obatan terlarang. Seluruh dunia mengecam tindakan kejahatan yang telah dilakukan oleh Flamingo.


Disudut rumah yang jauh dari pusat kota nampak Flamingo yang sedang menonton berita.


Melihat banyaknya korban yang jatuh di pihaknya dia baru tersadar betapa kuatnya musuh yang dia hadapi kali ini. Tanpa dukungan dari siapapun mampu menghancurkan seluruh jaringan yang telah dia bangun selama lima belas tahun.


Dia mulai merenungi setiap perbuatan yang telah dilakukan. Dia tidak pernah menyangka akan menjadi mesin pembunuh. Dia menyesal telah menuruti hawa nafsu nya.


Timbul rasa syukur dalam hatinya bahwa Tuhan masih memberinya kesempatan untuk hidup agar bisa memperbaiki diri.


Tak lama stasiun televisi menayang kan berita khusus. Seorang pembawa acara mulai membacakan beritanya


" Pagi ini pihak kepolisian bersama tim forensik telah menemukan jenazah yang menurut dugaan adalah korban pembunuhan di area pemakaman lama yang sudah mulai membusuk. "


" Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik dari kepolisian diduga jenazah tersebut milik seseorang yang bernama Zuric Dimitrov atau lebih dikenal dengan nama Flamingo. "


" Penyebab kematiannya adalah akibat dari peluru yang menembus kepala, dada dan lehernya. "


" Penemuan jenazah Zuric Dimitrov atau Flamingo diperoleh dari dua petugas patroli yang bernama Harry dan Kevin. "

__ADS_1


Setelah itu stasiun televisi memasang foto dari kedua petugas tersebut.


*****


__ADS_2