
Wawan mengerahkan tenaga dalam nya dan mengatur energinya supaya tubuhnya tidak meluncur dengan kencang dan bisa mendarat dengan sempurna di tanah.
" Hap... " Ucap Wawan saat kakinya menatap tanah sambil tetap melihat ke atas.
Liontin yang semula memiliki empat warna kini mulai memancarkan tiga warna baru yaitu jingga, ungu dan nila dan selanjutnya berputar dengan sangat kencang dan lama kelamaan terbentuk warna baru yaitu putih.
"Byar....... " Langit mendadak terang benderang akibat berpisahnya liontin tersebut dan membentuk sebuah portal.
Dari dalam portal tersebut keluar dua orang kakek tua berambut putih dan bertelinga runcing, serta mengenakan jubah putih dan terbang menuju ke arah Wawan.
Semakin mendekat pancaran energi yang datang dari arah mereka semakin kuat dan bagi orang awam hal itu sangat menyiksa. Selain Wawan mereka semua jatuh berlutut menyentuh tanah akibat tekanan yang sangat kuat di bahu masing-masing dan jika dibiarkan maka yang terjadi adalah tubuh mereka bisa meledak.
Untuk menetralisir pancaran energi yang sangat kuat tersebut Wawan segera merapal kan doa dan sebuah energi berwarna biru transparan merembes dari tubuhnya dan segera menyelimuti semua orang.
" Tolong hentikan pamer kekuatan disini. " Pinta Kakek Kencana menggunakan telepati nya
Semula mereka hendak pamer kekuatan namun manakala ada seseorang yang berbisik dan mampu memblokade energi yang mereka pancarkan membuat amarah keduanya sedikit mereda.
" Selamat datang Janus dan Februus...... " Sapa Kakek Kencana dengan ramah
" Siapa kalian dan ada apa memanggil kami kemari ? " Tanya Janus dengan nada sombong
" Apa seperti itu caramu membalas sambutan ku ?
Seketika tubuh Kakek Kencana diselimuti aura warna hijau yang sangat pekat dan dari telunjuk nya seberkas cahaya ditembakkan ke arah portal dimana Janus dan Februus keluar.
" Pyar..... " Portal seketika pecah dan berubah kembali menjadi dua buah liontin.
Dengan sekali hentakan Kakek Kencana mengarahkan liontin tersebut menuju ke arah Janus dan Februus dengan kecepatan sangat cepat dan tidak mampu diikuti oleh mata.
Dalam sekejap liontin tersebut sudah mengitari tubuh Janus dan Februus dan membentuk sebuah kepompong dan berisi petir yang terus menyambar ke tubuh mereka.
" Aaargh...... "
" Kalian tidak pernah berubah meski waktu telah lama berlalu. " Ucap Kakek Kencana sambil menarik masuk aura hijau tersebut ke dalam tubuhnya.
__ADS_1
Kini keduanya nampak menyesal karena telah berlaku sombong namun nasi telah menjadi bubur.
" Maafkan kami Tuan......Atas kesombongan yang kami tunjukkan dan membuat Anda tersinggung. " Ucap mereka sambil menahan rasa sakit yang mendera.
Perlahan tapi pasti wujud kedua kedua kakek tersebut yang awalnya berupa asap tipis kini sudah mulai nampak seperti manusia meskipun tetap transparan hanya perbedaannya tepat di kening mereka terdapat lambang liontin.
" Atas perintah guru sejati mulai hari ini kalian ditugaskan untuk membantu anak ini dan namun sebelum nya latih kedua orang cucumu untuk mempelajari ilmu yang kalian miliki. " Ucap Kakek Kencana tegas
" Kami siap menerima perintah. " Sambil menangkup kan kedua tangan di depan wajah mereka. Dengan sekali kibas Janus dan Februus beserta keturunannya menghilang entah kemana.
" Kakek sebenarnya mereka siapa ? " Tanya Paramitha setelah tenaganya sudah pulih dan mampu berdiri kembali
" Apa kakek mengenal mereka ? " Tanya Wawan
" Mereka sebenarnya adalah dewa yang baik namun pernah melakukan kesalahan dan dihukum oleh Yang Maha Kuasa. "
" Yang berjanggut putih sampai perut namanya Janus dan yang berjanggut pendek namanya Februus. "
" Janus dan Februus adalah dewa kesayangan dari Dewa Tetua atau Dewa Agung bahkan mereka diberi tanggung jawab yang sangat besar. "
" Untuk Dewa Janus diberi tugas sebagai dewa permulaan dan dewa akhir dan memiliki kemampuan untuk melihat masa depan dan masa lalu*. "
" Sedangkan yang satunya bernama Februus bertugas memurnikan jiwa seseorang sebelum lahir dan sesudah mati. "
" Siapapun yang lahir ke dunia akan diberi nasib dan takdir dan siapapun yang meninggal akan dimintai pertanggung jawaban dan dilaporkan ke Dewa Agung. "
" Februus juga termasuk dewa kekayaan. "
" Suatu ketika Februus turun ke bumi dan jatuh cinta pada seorang gadis yang memiliki paras wanita surgawi. "
" Setelah beberapa saat Februus dan gadis itu menikah dan Februus memberikan setengah liontin pertama serta menitipkan benih ke dalam rahim gadis tersebut. "
" Namun naas tindakan Februus diketahui oleh Dewa Agung dan dia menjalani hukuman. "
" Meskipun hidup tanpa suami, perempuan tersebut tidak pernah kekurangan berkat liontin yang selalu menyediakan koin emas membuat kehidupan nya tenang. "
__ADS_1
" Perempuan tersebut dan orang tuanya sangat kebingungan manakala bayi dalam kandungan tidak kunjung lahir hingga usia kandungan dua tahun.
" Berbagai cara dilakukan namun selalu mengalami kegagalan hingga khabar tersebut sampai ke telinga Janus saat dia sedang turun ke bumi. "
" Berniat membantu Janus segera mendatangi rumah perempuan tersebut. "
" Betapa bahagianya perempuan tersebut melihat suaminya pulang. "
" Meskipun Janus sudah menjelaskan namun perempuan tersebut tidak percaya karena antara Janus dan Februus keduanya memiliki ciri dan paras yang sama dan beranggapan Janus menggodanya. "
" Janus teringat maksud dan kedatangan nya dan segera membantu persalinan wanita tersebut. "
" Karena perlakuan perempuan tersebut seolah istrinya Janus pada akhirnya jatuh cinta dan mereka melakukan hubungan terlarang kembali dan memberikan setengah dari liontin miliknya dan menitipkan benih pada rahim perempuan tersebut. "
" Dua tahun berlalu dan jabang bayi dalam kandungan akhirnya lahir dan mereka mengadakan pesta besar-besaran selama tujuh hari. "
" Menjelang malam saat pesta telah usai dan semua orang sudah tertidur tiba-tiba dari atas langit turun ribuan tentara langit dan mengepung Janus untuk diadili dan menerima hukuman. "
" Janus tidak melakukan perlawanan karena dia menyadari telah melakukan kesalahan dan kekuatan nya telah berkurang akibat liontin yang dimiliki nya telah dia berikan pada anaknya. "
" Tiga ribu tahun telah berlalu dan keberadaan mereka hanya sekedar mitos belaka saat ini. "
" Jadi kedua orang tadi bisa dikatakan keturunan yang ke lima puluh ya Kek. " Tanya Paramitha
" Tepatnya keturunan yang ke sembilan karena siapapun yang memiliki liontin tersebut akan memiliki umur panjang karena terdapat sebuah kutukan dari perempuan tersebut. "
" Bukannya umur panjang adalah dambaan setiap orang, kenapa malah justru sebuah kutukan. "
" Siapa yang ingin hidup sendiri dan ditinggal mati oleh orang-orang yang dicintai ? "
" Maksudnya ? "
" Contohnya seperti diriku.... Dulu semasa muda semua orang berebut mencari obat untuk awet muda namun akibat yang harus aku tanggung adalah menyaksikan istri, anak, cucu, cicit dan seterusnya meninggal karena usia hingga muncul penyesalan yang mendalam. "
" Setelah melakukan pertapaan selama dua ribu tahun terdengar sebuah pesan bahwa untuk menghilangkan kutukan tersebut diriku harus membantu seseorang mengumpulkan lima pusaka dan orang itu adalah Raden Setyawan. "
__ADS_1
" Namun sebelum pusaka tersebut berhasil dikumpulkan semuanya Raden Setyawan meninggal. " Kakek Kencana menghentikan cerita nya
" Selanjutnya aku harus menunggu seribu tahun lagi baru Raden Setyawan bereinkarnasi kembali dan secara kebetulan orang itu adalah kamu. "