Sang Pendekar

Sang Pendekar
Ch. 11 - Latihan Pertama


__ADS_3

Tak beberapa lama setelah mengganti pakaian Jim Bei pun keluar dari kamarnya, Jim Bei berjalan dengan penuh semangat untuk mendapatkan latihan pertama dari gurunya.


"Guru, murid sudah siap" kata Jim Bei sambil senyum lebar dengan mata yang sangat berbinar menandakan dirinya sangat bersemangat menerima pelatihan kali ini.


"Wah wah ternyata kamu sangat bersemangat sekali Bei'er" sambut Feng Teng dengan senyum yang menenangkan.


"Iyalah guru... Aku ingin segara tumbuh menjadi kuat" jawab Jim Bei dengan semangat berapi-api.


"Iya iya... Kalau begitu pelatihan pertamamu hari ini adalah berlari mengelilingi gunung naga surgawi sebanyak 3 kali dan kamu harus menyelesaikannya sebelum malam" kata Feng Teng.


"Apa....??" Respon Jim Bei sangat kaget mendengar latihan pertama yang diberikan gurunya.


"Ya kalau kamu tidak mau tidak apa-apa guru tidak akan memaksa" kata Feng Teng dengan mimik wajah kecewa.


Jim Bei yang melihat mimik wajah kekecewaan gurunya langsung menjawab "tidak tidak tidak guru.... Murid cuma kaget karena pelatihan pertama ini sangat mudah" sambil sedikit tertawa agar gurunya tidak kecewa lagi.

__ADS_1


"Kalau begitu cepat lakukan... apa yang masih kau tunggu?" Bentak Feng Teng.


Jim Bei yang kaget mendengar bentakan gurunya langsung berlari menuju gerbang sekte untuk segera melaksanakan pelatihan mengelilingi gunung naga surgawi.


*****


Disaat matahari memasuki titik tertingginya, di bawah kaki gunung naga surgawi terlihat seorang anak laki-laki sedang berlari sekuat tenaga dengan nafas yang ngos-ngosan tak beraturan.


Iya benar anak laki-laki tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Jim Bei yang sedang menjalani latihan pertamanya mengelilingi gunung naga surgawi. Dan sudah setengah hari dia berlari dan dia baru menyelesaikan putaran pertamanya.


Jim Bei tetap berlari walaupun tubuhnya sudah sangat kelelahan, tapi dia tidak mau menyerah karena dia takut membuat gurunya kecewa.


"Semangat.... semangat... semangat.... Jim Bei" Teriak Jim Bei untuk menyemangati dirinya.


tak jauh dari tempat Jim Bei lari tersebut terlihat Feng Teng berdiri didahan pohon tersenyum bangga memperhatikan muridnya itu "ternyata kamu benar-benar tidak menyerah Bei'er" gumam Feng Teng setelah itu menghilang dari pohon itu.

__ADS_1


*****


matahari hampir terbenam di pucuk barat dengan sinar keorangeannya yang menandakan malam akan segera tiba. tapi dibawah kaki gunung naga surgawi masih terlihat Jim Bei yang terus berlari dengan tertatih-tatih dan beberapa kali terlihat jatuh bangun.


"ayok Jim Bei semangat sebentar lagi kamu sampai" kata anak laki-laki itu menyemangati dirinya.


Jim Bei sebenarnya sudah kurang setengah jalan untuk menyelesaikan putaran ke 3 nya mengelilingi gunung naga surgawi, dia dengan sekuat tenaga yang tersisa terus berlari.


didalam pikirannya Jim Bei selalu membayangkan senyuman hangat dari gurunya yang diberikan gurunya atas keberhasilan latihannya hari ini.


"guru.. murid tidak akan mengecewakanmu" teriak Jim Bei dengan keras dan dengan sekuat tenaga dia berlari dengan kencang.


dengan tekad yang kuat pada saat matahari benar-benar tenggelam dan digantikan malam Jim Bei akhirnya berhasil sampai di depan gerbang masuk sektenya.


Jim Bei melihat ada seseorang selain murid-murid penjaga gerbang sedang berdiri melihat kearah dirinya, diapun tersenyum dan berkata "Murid berhasil guru" setelah mengatakan kalimat tersebut Jim Bei pun kehilangan kesadarannya.

__ADS_1


__ADS_2