Sang Pendekar

Sang Pendekar
Ch. 9 - Kecewa


__ADS_3

Dua serangan yang mematikan berbenturan menghancurkan segala sesuatu yang ada di dekatnya dan menghasilkan kepulan-kepulan asap dan debu yang menutupin dua orang yang sedang beradu jurus tersebut.


para murid-murid yang melihatnya menjadi terperanga dan terkagum-kagum dengan kemampuan dua orang tersebut tak terkecuali dengan Jim Bei.


asap tebal yang awalnya menutupi dua orang pemuda yang sedang bertarung itu sedikit demi sedikit mulai memudar.


dan mulai terlihatlah seorang pemuda yang berdiri dengan baju yang tercompang-camping dan penuh dengan sobekan, dihadapan pemuda tersebut terlihat juga seorang pemuda yang terkapar tak sadarkan diri dipanggung batu yang sudah penuh dengan retakan dan lubang-lubang kecil.


"Yun Bei menang..." teriakan seorang penonton membuat orang-orang yang awalnya terposona dengan apa yang mereka lihat menjadi tersadar.


"Kamu memang hebat Xiao Li sampai-sampai kamu membuatku jadi seperti ini" kata Yun Bei sambil melihat kearah Xiao Li dengan penuh pujian.


"Kalian yang ada disana cepat bawa dia ke tabib" Yun Bei menyuruh beberapa murid untuk membawa Xiao Li pergi berobat sambil dia berjalan pergi meninggalkan panggung itu.


Yun Bei dan Xiao Li adalah dua jenius yang hanya timbul setiap seratus tahun sekali yang berasal dari Sekte Naga Langit. Tapi karena kedudukan dan sumber daya yang mereka dapat berbeda oleh karena itu perbedaan kemampuan beladiri mereka lumayan jauh.


Yun Bei adalah seorang murid yang langsung di bimbing oleh Wakil Patriak. sedangkan Xiao Li hanyalah seorang murid inti biasa.


Jim Bei yang menyaksikan pertarungan itu menjadi terkagum-kagum dengan kemampuan kedua orang pemuda itu dan dia mulai semakin tertarik ke ilmu beladiri.


"Nanti setelah pulang pondok aku akan langsung meminta guru untuk mengajarkan aku ilmu beladiri" gumam Jim Bei didalam hati dan dia mulai berjalan pulang ke pondok bambunya.

__ADS_1


*****


"Guru... murid sudah pulang" kata Jim Bei saat memasuki halaman pondok bambu.


Feng Teng yang mendengar Jim Bei memanggilnya segera keluar dari Pondoknya untuk menyapa Jim Bei.


"Iya Bei'er... gimana jalan-jalanmu hari ini..? Apakah kamu suka sekte ini..?" lanjut tanya Feng Teng.


"Iya guru aku sangat suka dengan sekte ini guru, dan tadi aku melihat dua orang murid bertarung di panggung sana guru" jawab Jim Bei.


"Oh iya kah...?" Tanya Feng Teng dengan penuh perhatian kepada muridnya itu.


"Iya guru...." Jim Bei pun menjelaskan tentang apa yang dia liat tentang pertarungan antara Yun Bei dan Xiao Li.


Feng Teng yang awalnya sangat antusias mendengarkan cerita dari Jim Bei tiba-tiba menjadi kaget karena pertanyaan dari Jim Bei.


"Bei'er maafkan guru ini ya karena guru belum bisa membujuk Patriak untuk mengizinkan kamu berlatih ilmu beladiri dengan umurmu yang sekarang" Jawab Feng Teng dengan raut wajah tidak enak kepada Jim Bei.


"Jika memang itu sudah menjadi keputusan dari Patriak, murid tidak akan berani membantahnya guru" Kata Jim Bei dengan wajah yang terlihat sangat sedih.


"Tapi guru bisa membantumu melatih fisikmu dulu mulai dari sekarang agar kamu nanti mempunyai dasar tubuh yang kuat saat berlatih ilmu beladiri" Kata Feng Teng menyampaikan solusinya sambil berusaha meyakinkan dan membuat Jim Bei kembali tersenyum.

__ADS_1


"Baiklah guru jika memang itu keputusan yang terbaik" Jawab Jim Bei dengan penuh kekecewaan "Murid ini izin undur diri untuk beristirahat guru" lanjug Jim Bei berpamitan dan pergi meninggalkan Feng Teng.


*****


***Disini author ingin menyampaikan tingkatan-tingkatan pendekar yang ada di cerita ini. Dimulai dari yang terendah:


- Pendekar Tingkat Dasar


- Pendekar Tingkat Ahli


- Pendekar Tingkat Bumi


- Pendekar Tingkat Awan


- Pendekar Tingkat Langit


- Pendekar Tingkat Suci


- Pendekar Tingkat Dewa.


Tingkat Dasar memiliki 9 sembilan tahapan ( tahap 1, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 ) dan setiap tahapan perbedaannya 1 banding 10, contohnya: seorang pendekar dasar tahap 2 bisa melawan sepuluh pendekar tahap 1.

__ADS_1


Dan untuk Tingkatan diatas tingkat Dasar memiliki 3 tahapan ( Awal, Menengah, dan Akhir).


Untuk Tingkat Dewa sendiri tidak ada yang pernah mencapainya sampai sekarang dan bisa dibilang hanya sebuah legenda***.


__ADS_2