
Setelah Jim Bei menyelesaikan cerita tentang kejadian yang menimpa keluarganya dan para penduduk desa pada malam itu Jim Bei pun terdiam dengan mata yang penuh denga kesedihan dan suasanapun menjadi hening kembali.
"Apakah kamu mau membalaskan dendam ayah, ibu, dan seluruh para penduduk desamu..?" Tanya Feng Teng dan memecahkan keheningan.
Jim Bei yang awalnya terdiam mulai menatap wajah Feng Teng dan menganggukan kepalanya kepada Feng Teng.
"Kalau begitu besok aku akan bawa kamu ke Sekte Naga Langit dan akan aku jadikan kamu sebagai muridku" kata Feng Teng.
"Murid memberi hormat kepada guru" kata Jim Bei sambil bersujud dihadapan Feng Teng.
setelah itu Feng Teng dan Jim Bei pun pergi tidur karna mereka besok harus bangun pagi-pagi untuk berangkat ke Sekte Naga Langit.
*****
Keesokan paginya Feng Teng terbangun dari tidurnya dan melihat Jim Bei yang masih terlihat tidur nyenyak. tapi karena Feng Teng tidak tega hati untuk membangunkan Jim Bei, Feng Tengpun memutuskan pergi keluar gua untuk mencari beberapa hewan dan buah-buahan untuk di jadikan sarapan.
__ADS_1
Tak beberapa lama setelah itu Feng Teng sudah kembali kedalam gua sambil membawa beberapa ayam hutan dan beberapa buah-buahan, dan Feng Teng pun memasak ayam hutan itu.
"Bei'er bangun ayok makan" kata Feng Teng sambil membangunkan Jim Bei. Jim Bei pun bangun dan melihat sudah disiapkan beberapa ayam hutan yang sudah di masak dan beberapa buah-buahan.
"ayok dimakan Chen'er jangan cuma dilihatin aja" kata Feng Teng sambil memberikan daging ayam hutan kepada Jim Bei
"Baik terimakasih banyak guru" kata Jim Bei sambil mulai makan makanan yang sudah ada dihadapannya.
Setelah mereka berdua sarapan Feng Teng mengajak Jim Bei pun pergi menuju Sekte Naga Langit.
"Baiklah guru... " Jawab Jim Bei.
Sebenarnya Sekte Naga Langit adalah salah satu sekte aliran putih tingkat menengah yang berada tidak jauh dari gua yang ditempatin Feng Teng dan Jim Bei sekarang. Feng Teng pun mampu mencapai Sekte Naga Langit hanya dalam waktu empat sampai lima jam menggunakan ilmu meringankan tubuhnya, namun karna dia pergi bersama Jim Bei maka mereka membutuhkan waktu satu hari untuk mencapai Sekte Naga Langit.
Dijalan Jim Bei pun sering bertanya kepada Feng Teng tentang ilmu beladiri dan Sekte Naga Langit, Feng Teng pun mulai terbiasa dengan keberadaan Jim Bei tanpa merasa terganggu sedikitpun dan dia pasti akan selalu menjawab pertanyaan dari Jim Bei.
__ADS_1
Selama perjalanan tidak ada halangan atau rintangan yang mengganggu perjalanan mereka berdua. Walaupun ada beberapa kali kelompok perampok mencoba menghadang dan merampok mereka tapi para kawanan perampok itu dapat dengan mudah dikalahkan oleh Feng Teng.
*****
Saat matahari sudah hampir kehilangan sinarnya Feng Teng dan Jim Bei pun sudah sampai di Sekte Naga Langit.
"Bei'er kita sudah sampai" kata Feng Teng sambil memperlihatkan Sekte Naga Langit yang berada didepan kepada Jim Bei.
Terlihatlah sebuah sekte yang seukuran kota kecil yang berada dibawah kaki gunung yang sangat indah dan memukau mata yang dimana gunung tersebut dikenal denga nama Gunung Naga Surgawi.
"Guru... Apakah ini benar Sekte Naga Langit...?" Tanya Jim Bei sambil terkagum-kagum melihat keindahan sekte dan gunung naga surgawi.
"Iya Bei'er, itu memang benar Sekte Naga Langit.
"Ayok kita segera pergi dan masuk kedalam sekte agar kita bisa makan dan istirahat secepatnya" kata Feng Teng sambil berjalan kearah sekte dan diikutin oleh Jim Bei di belakangnya.
__ADS_1