Sang Pendekar

Sang Pendekar
Ch. 6 - Pondok Bambu


__ADS_3

Terlihat dari kejauhan sebuah pondok berukuran sepulu kali sepuluh meter yang terbuat dari bambu dan disampingnya ada juga beberapa pondok yang terbuat juga dari bambu yang ukurannya lebih kecil dari pada pondok yang utama.


"Bei'er ini adalah tempat tinggalku dan mulai sekarang akan menjadi tempat tinggalmu juga" kata Feng Teng.


Jim Bei mulai memperhatikan suasana tempat tinggal gurunya itu dan mulai mengepalkan kedua tangannya kedepan "Baik terimakasih guru".


"Yasudah kamu bisa memilih sendiri pondok yang cocok bagi dirimu" kata Feng Teng sambil menunjuk kearah pondok-pondok kecil. "Dan satu lagi kamu adalah murid pertama dan murid satu-satunya, karna itulah tempat ini sepi".


Feng Teng pun meninggalkan Jim Bei yang sedang sibuk melihat-lihat pondok dan masuk kedalam pondoknya untuk beristirahat.


*****


Terdengar suara Feng Teng di depan pintu pondok yang membuat Jim Bei terbangun dari tidurnya " Bei'er ayok bangun, sudah saatnya makan malam".


"Iya murid sudah bangun guru" Jim Bei pun dengan segera bangun dari tempat tidurnya dan segera pergi ke tempat kediamannya Feng Teng.

__ADS_1


Terlihat seorang perempuan cantik yang sedang menyiapkan makanan dan disebelahnya seorang laki-laki yang sedang memperhatikan sang perempuan tersebut.


"Murid memberi salam ke pada guru dan senior Mei" saat tiba-tiba datang di hadapan mereka dan memberi salam kepada keduanya.


"Hehe... Jim Bei akhirnya kamu datang juga ayok duduk dan segera kita makan bersama" kata Mei Mei sambil memberikan makanan ke pada Jim Bei.


"Bei'er ini semua masakan adik Mei dan di sekte Naga Langit ini tidak ada yang bisa mengalahkan masakan adik Mei" Feng Teng sambil makan masakan Mei Mei.


"Hehe... Tetua Feng bisa saja" Mei Mei membalas dan sedikit tersipu malu atas pujian yang dikatakan oleh Feng Teng.


"Wah iya, ternyata senior Mei memang pintar masak" Jim Bei memuji Mei Mei sambil terus memakan makanannya.


Mei Mei yang mendengar pujian dari Jim Bei menjadi sangat bahagia dan mulai terus menerus memberikan makanan kepada Jim Bei.


mereka bertiga pun makan dengan lahap sambil mengobrol satu sama lain.

__ADS_1


*****


Sudah hampir tengah malam saat setelah satu setengah jam yang lalu mereka bertiga selesai makan.


"Tetua Feng... Saya ingin pamit pulang karna sudah hampir tengah malam" kata Mei Mei kepada Feng Teng.


"Gara-gara asik mengobrol aku jadi lupa waktu hehe..." Jawab Feng Teng sambil ketawa.


"Bei'er kamu langsung tidur saja ya... Guru mau mengantarkan adik Mei pulang dulu" Feng Teng menyuruh Jim Bei.


"Baiklah guru, murid akan langsung tidur" jawab Jim Bei dengan sopan. "Selamat malam guru dan selamat malam senior Mei" Jim Bei mengepal dan mengulurkan kedua tangannya dengan sopan.


Jim Bei pun pergi meninggalkan kedua orang itu dan berjalan menuju londoknya untuk beristirahat.


Setelah melihat Jim Bei masuk kedalam pondoknya Feng Teng pun mengantarkan Mei Mei pulang menuju tempat tinggalnya.

__ADS_1


Author mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya buat yang sudah mendukung karya author ini. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian Aamiiin....


__ADS_2