Sang Pendekar

Sang Pendekar
BAB LIX


__ADS_3

Sebagi raja baru di kerajaan Kawi, Pangeran Himawan mulai menata kembali kerajaan Kawi. Patih Rekso Bumi diangkat menjadi penasehat utama kerajaan dan tumenggung Wiyasa diangkat menjadi patih kerajaan Kawi. Pangeran Himawan mengangkat Darman, Sarko dan Parjo menjadi Senopati kerajaan Kawi, sedangkan Ujang, Slamet, dan Barno diangkat menjadi pemimpin pasukan pengawal Istana. Pasukan khusus patih Rekso Bumi diangkat menjadi senopati yang memimpin prajurit di pos penjagaan di tiap-tiap desa. Pangeran Himawan juga menerima sebagian anggota aliansi yang ingin menjadi prajurit di kerajaan Kawi.


Kini saatnya raden Sanjaya dan Sekar Wulan harus meninggalkan kerajaan kawi menunaikan kewajibannya. Sebelum meninggalkan kerajaan Kawi, raden Sanjaya memberi perintah kepada hewan spiritual suci untuk membantu menjaga kerajaan Kawi.


"Harimau putih, kau pergilah ke arah timur tepatnya di alas Purba. Jagalah sisi timur dari kerajaan Kawi. Singa Hitam, pergilah ke utara, tepatnya di pulau terasing. Jagalah sisi utara kerajaan Kawi. Sanca kepala tiga, pergilah ke selatan, tepatnya di Segara Anakan, jagalah sisi selatan kerajaan Kawi dan Serigala biru, pergilah ke arah barat tepatnya di Gunung Wilisan, jagalah sisi barat dari Kerajaan Kawi. Rajawali merah, mulai sekarang kau kuberi nama Garuda Yaksa dan merupakan simbol dari kerajaan Kawi. Berdiamlah di kerajaan Kawi lindungi istana kerajaan Kawi..." ucap raden Sanjaya.


"Sendika dhawuh tuan. Hamba akan melaksanakan perintah tuan seumur hidup hamba." jawab mereka serempak.

__ADS_1


Raja Dewayana dan putri Dyah Ayu memutuskan untuk menetap di padepokan Naga Langit dan mempelajari ajaran budi pekerti. Bersama dengan Ki Sumali, raja Dewayana dan Putri Dyah Ayu pergi ke desa Lawean. Sedangkan putri Nawang Sari memilih untuk kembali ke kadipaten Bumiaji mengabdikan diri di tanah kelahirannya. Dengan mengendarai kuda, raden Sanjaya dan Sekar Wulan meninggalkan kerajaan Kawi untuk menunaikan kewajibannya memberantas angkara murka di muka bumi ini.


CHAPTER I SELESAI


-->


Assalamu'alaikum Wr. Wb

__ADS_1


Tidak lupa penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pembaca novel Sang Pendekar atas dukungan dan kritik yang telah pembaca sampaikan melalui like dan kolom komentar. Tentunya dukungan dan kritik dari pembaca sangat berguna bagi penulis agar bisa membuat karya yang lebih baik lagi.


Sekaligus penulis ingin memohon maaf apabila penulis tidak membalas semua komentar dari pembaca, bukannya penulis tidak menghargai pembaca, tapi penulis hanya ingin fokus menyelesaikan Chapter I ini. Kedepan, penulis akan berusaha membalas komentar dari pembaca yang budiman.


Mohon maaf apabila terjadi kesamaan nama karakter dalam novel ini dengan nama pembaca atau orang-orang terdekat pembaca. Penulis hanya asal saja membuat nama karakter, dan yang pasti novel ini hanya cerita fiktif karangan penulis saja, tidak bermaksud menyinggung siapapun.


Mohon maaf apabila ada kata-kata maupun bahasa yang tidak berkenan di hati pembaca, dan apabila ada pemilihan bahasa yang kurang tepat di dalam cerita ini.

__ADS_1


Semoga pembaca terhibur dengan chapter 1 ini dan tentunya cerita Sang Pendekar tidak hanya berhenti sampai disini. Insyaa' Allah penulis akan melanjutkan cerita sang pendekar ini pada chapter II, masih dalam judul novel yang sama Sang Pendekar. Dan semoga pembaca dapat mengambil pelajaran dari chapter 1 ini.


Wassalamu'alaikum Wr. Wb


__ADS_2