
Semenjak kelas 12 Satria semakin hari semakin sibuk, kadang Satria tak bisa nemenin Calla pulang sekolah hanya berangkat sekolah nya saja tak pernah absen untuk nemenin Calla.
Hampir setiap sepulang sekolah Satria harus mengikuti bimbingan pelajaran tambahan karna kan sekarang udah kelas 12, dan itu menyita sekali waktu Satria sampai dia tak bisa mengantarkan Calla pulang.
Triiiiing..... triiingggg suara bel pulang sekolah dan menandakan jam pelajaran sudah selesai.
Satria sudah berada di depan kelas Calla tapi tidak untuk mengantarkan Calla pulang.
Calla yang melihat Satria sudah bertengger di depan kelasnya pun segera keluar menemuinya.
"Hai Kak Sat..." Sapa Calla.
Satria tersenyum dan agak menunduk karna tinggi Calla dengannya ga sama. Tinggi Calla sedada -nya Satria.
"heey juga... Maaf ya hari ini kakak ga bisa nemenin Calla naik bus. Kakak ada bimbingan belajar." kata Satria dengan lesu dan tak lupa tangan satria udah mengacak acak rambut Calla.
"Jangan di acak acak.. kan jelek." Rengek Calla sambil membenarkan rambutnya kembali.
"Ya uda enggak papa kok kak." Calla menimpali.
"Pulang bareng aku ajja Call... gimana?" Suara Jason terdengar dari belakang Calla yang baru saja keluar dari dalam kelas.
"Hemmmmmm...." Calla berfikir dan memandang ke arah Satria se- akan akan meminta persetujuan Satria.
"Iya gak papa.. kamu pulang bareng Jason ajja. lebih aman. sendirian naik bus bahaya." kata Satria
"Hati hati ya Jas nanti di jalan. Ga usah kebut kebut -an. Tolong Calka dijaga baik baik." Tegas Satria.
"Okuy bos." jawab Jason sambil menyatukan jari telunjuk ke jempol membentuk tanda O.
"Ya udah Calla mau pulang dulu ya Kak. Daadaah.... " Ucap Calla sambil melambaikan tangan kepada Satria.
"Dadah..... ati ati dijalan. kalau Jason macem macem entar hubungi kakak ya." teriak Satria pada Calla karna jarak Calla agak berjauhan sedikit dengannya.
keberadaan Jason dan Calla pun sudah tak terlihat lagi dipandangan Satria. Sudah benar benar menjauh.
Satria pun menuju ke kelas nya lagi, disana udah ada Davit sahabat -nya.
"Dari mana Luh man?" tanya Davit.
"Dari kelas -nya Calla." Kata Satria dingin.
"Ngapain?"
"Ya elah K-E-P-O. kayak si Tam Luh ya sekarang." ejek Satria.
"Ya gak gitu juga kalee... Tumbenan ajja ke kelas Calla kok bentaran. Kan elluh kalok udah deketan ama Calla bawaan -nya gak pengen pisah. pingin nempel muluk Luh. macem perangko." Ejek Davit balik.
"Aiiisshhh.. Cuma bilang ga bisa anter pulang." jawab Satria cuek.
"Oooww... gitu. Btw ke kantin yuk. lapeer cuy." Davit mulai mengelus elus perut nya yang laper itu.
"Iih si Badak dah laper ajja..." Ejek Satria.
"Enak ajja Badak. Luh Sapi." EjeknDavit balik.
"Ya udah kuy." Satria berdiri dan melangkah di sebelah Davit untuk menuju ke kantin.
• • • • • • •
@Rumah_Calla
Malam hari.
Calla sedang membuat Pekerjaan rumah, tugas dari Pak Burhan, sambil dengerin musik di kamar -nya.
Calla lagi asyik mangut mangut, kadang juga menggelengkan kepala -nya sambil mengikuti lirik lagu.
I wanna be your vacuum cleaner
Breathing in your dust
I wanna be your Ford Cortina
I will never rust
If you like your coffee hot
Let me be your coffee pot
You call the shots babe
I just wanna be yours
"Waah lagu -nya arctic monkey nich... " Seru Calla.
"Wah mewakili perasaan banget ini. " Ucap Calla memelas...
Secrets I have held in my heart
Are harder to hide than I thought
Maybe I just wanna be yours
I wanna be yours, I wanna be yours
Wanna be yours, wanna be yours, wanna be yours
"I wanna be yours, I wanna be yours....
Aku ingin menjadi milik mu kak Satria." Ucap Calla sambil mengikuti lirik lagu I wanna be yours dari arctic monkey.
Dreetttt Drerrrtttttt
Suara notif pesan Whattsap masuk.
Calla pun tersenyum saat melihat nama Satria yang mengirimi -nya pesan Whattsap.
"Aah Kak Satria, dikangenin... udah WA ajja. hehehe." senyum lebar di bibir Calla udah tercetak, betaba senang nya dia mendapat kan pesan WA dari orang yang ia taksir diam diam.
From: Kak Satria 🤗
Calla... 🙂
To: Kak Satria 🤗
Iya Kak Satria 😊
From: Kak Satria 🤗
Gimana td Plng nya? dianter jason ampek rmh kan?
To: Kak Satria 🤗
Iyaps.. dianter mpe rmh kak.
knp kak?
Musik pun masih mengalun...
Let me be your 'leccy meter and I'll never run out
And let me be the portable heater that you'll get cold without
I wanna be your setting lotion (I wanna be)
Hold your hair in deep devotion (How deep?)
At least as deep as the Pacific Ocean
I wanna be yours
From: Kak Satria 🤗
Jason g macem macem kan?
td langsung plg apa jln jln dlu?
__ADS_1
To: Kak Satria 🤗
Jason baik ga mcem2 in Calla.
td lgsg plg kak. ga kmna mna.
To: Kak Satria 🤗
Kakak sendiri td plg jam brp?
Secrets I have held in my heart
Are harder to hide than I thought
Maybe I just wanna be yours
I wanna be yours, I wanna be yours
Wanna be yours, wanna be yours, wanna be yours
Wanna be yours, wanna be yours, wanna be yours, wanna be yours
From: Kak Satria 🤗
Td kakak plg agk sorean 😣
Jam 5 an nympe rmh. trus jam 6 kerja part time. 💪💪
To: Kak Satria 🤗
Berarti skrg masih krja ?
ya udah semangat kerjanya kak 😉
Yg rajin cari uangnya ya buat anak istri di rmh hehe 😄😄
I wanna be your vacuum cleaner
Breathing in your dust
I wanna be your Ford Cortina
I will never rust
I just wanna be yours (Wanna be yours)
I just wanna be yours (Wanna be yours)
I just wanna be yours (Wanna be yours)
From: Kak Satria 🤗
😊😉
Satria di tempat kerja uda senyum senyum ga jelas setelah membaca pesan terakhir dari Calla.
• • • • • • • • •
Uda 2 mingguan Satria tak bisa menemani Calla pulang sekolah.
Selama 2 minggu itu pula Calla pulang diantar oleh Jason.
Ya... mereka berdua, berteman semakin dekat dan akrab.
Calla baik terhadap Jason, Jason pun juga baik kepada Calla. Jason suka membantu Calla, selalu nemenin Calla saat Satria sibuk dengan aktifitas -nya.
@Di dalam kelas 11 IPA-1
"Call... Entar sehabis bubaran kelas main yuk. hehe.. Aku di jakarta uda sebulanan nich tapi ga pernah jalan jalan nich. Aku ga mau jadi manusia kuper. Suntuk diem di rumah muluh kayak anak prawan aja." Jason berniat mengajak Calla untuk jalan jalan.
"hemmm gimana ya?" Calla berfikir sejenak.
"Ayo lah.... pliss." mohon Jason pada Calla. "kuy.. kuy... kuy.. "
"kuy dech. Tapi jangan malem malem ya pulang nya." Ucap Calla.
"Yesss akhirnya aku keluar juga dari kandang, legah rasa nya. serasa uda jamuran ajja di rumah terus." Cicit Jason dengan girang nya.
Daniar yang sedari tadi mendengarkan pun merencanakan ide busuk nya.
'Akhir nya ada kesempatan gue buat cari ke- busukan Luh Call. Dasar penggoda.' Batin Daniar.
"Hiih Alllaay... ga jadi ding. Tar Jason malu maluin lagi." Goda Calla.
"Yaaa kok gitu sich. Uda keburu girang duluan nih aku." Jason cemberut.
"Siapa suruh alaayyyy." jawab Calla cuek.
"Ayoo dunk...." Jason memasang wajah pollosnya dan sok memelas.
Itu membuat Calla tak bisa menahan tawa karna memang sangat lah lucu, lebih tepatnya terlihat sangat kuonyol bgt.
"Hahahaha kuy dech. Kasian Gue ama elluh" Jawan Calla.
Beberapa jam pun telah berlalu dan bel pulang sekolah udah berbunyi.
Hari ini pun Satria tak bisa mengantar kan Calla pulang lagi seperti biasanya.
Tanpa Satria kasih tau pun Calla udah mengerti dan hafal.
Calla mengikuti Jason ke parkiran, mereka memasuki mobil Porsche boxster warna putih. Mobil yang hanya bisa menampung dua orang saja.
"Kita kemana nich?" Tanya Calla pada Jason.
"Lah napa tanya aku. Kan aku gak tau Jakarta nona. Terserah kamu dech Call." jawab Jason bingung.
"Yaduh nge Mall ajja." Ajak Calla.
"Kuy.. " Jawan Jason mantap.
Tanpa mereka ketahui ternyata sedari tadi Daniar mengikuti mereka. Daniar kepo. Daniar pingin ngejebak Calla dan Jason.
Akhirnya Calla dan Jason nyampek di Mall terbesar di ibu kota.
Mereka berjalan ber iringan.
"Kita makan ajja dulu ya." Ajak Jason. Calla hanya mengangguk saja.
Mereka memilih tempat chinese food.
Mereka berdua lagi asyik mengobrol sambil nunggu pesenan mereka dateng.
Tiba tiba tangan Jason menyibak anak rambut Calla yang menutupi pipi sebelah kanan nya itu dan menyelipkan ke daun telinga Calla.
Dan ga tau nya Daniar dengan sifat licik dan cerdik nya mengabadikan adegan Jason tadi dari kejauhan. Daniar memfoto Jason dan Calla saat adegan menyelipkan rambut tadi.
"Wah Ga rugi gue beli hape mahal, hasilnya jelas dan cakep. super zoom nya mantep." Gumam Daniar dengan senang.
"Kan gini enak di liat, wajah nya ga ketutupan rambut." kata Jason.
Calla hanya tersenyum saja.
"Oiyah kenpa kamu manggil aku dan lainnya pakek eluh gue eluh gue, tapi ke kak Satria manggilnya pakek aku kamu aku kamu?" Tanya Davit tiba tiba
"Hemmm ya gpp sih." jawab Calla singkat.
"Kak Satria pun sama kaya kamu. mangilnya pake aku kamu, sedangkan kalo manggil yang lain eluh gue." cerocos Davit lagi.
"Terus kenapa? eluh ga sukak ya gue panggil dengan sebutan eluh eluh gituuh."
"Ga bukan begitu Call. Tapi aku jg pingin dipanggil aku kamu gitu. Kita kan temenan. Aku masih ga nyaman ajja sih denger kata elluh gue gitu, terdengar kasar aja. Emang disini jakarta bukan malang, aku tau itu. Maaf bukan nya aku ngehina atau apa. Aku jg ga maksa kok." Ucap Jason hati hati takut menyinggung hati Calla.
Calla terdiam sejenak, masih mencerna apa yang di katakan Jason barusan.
Jason yang merasa sikap Calla berubah jadi tak enak sendiri.
__ADS_1
"Maaf ya Call... Uda lupain ajja kata kata aku barusan. Kamu bebas kok manggil aku dengan sebutan apa pun, yang penting kamu enjoy." Kata Jason lagi.
"Hemmmm gpp kok. ya udah sih gu.. eh aku manggil nya pakek kamu ajja. hehehe kalau Ell.. eh kamu merasa ga nyaman, aku bakal biasain pake aku kamu gitu" Jawab Calla.
"Ga usah di paksakan Call.. selow ajja." Kata Jason sambil tersenyum.
Daniar tak hanya mengikuti mereka pas makan saja, Daniar mengikuti mereka berdua sampai malam.
Daniar udah memiliki beberapa foto Jason dengan Calla. Dari foto mereka pas makan tadi, terus berdua masuk ke bioskop, makan gulali kapas sampai denganJason memegangi pinggang Calla yang hampir jatuh karna di senggol sama ibuk ibuk genduk yang membawa banyak tas belanjaan.
Ya foto yang memegang pinggang itu terlihat seakan akan Jason berpelukan dengan Calla.
"Mampus Luh Call. Jangan harap Luh bisa senyum senyum lagi ke Kak Satria." Ucap Daniar merasa menang.
"Kalo emang dasar nya penggoda ya tetep penggoda." Gumam Daniar lagi.
• • • • • • • • • •
Dret dreet drettt...
Suara pesan Whattsap masuk di Hp Satria.
Tapi Satria tak sempat mengecek Hp karna di rumah makan tempat ia kerja sekarang ramai sekali banyak tamu yang berkunjung.
Saat kerja part time nya Satria sudah habis ia segera membuka hp nya untuk melihat pesan tadi.
Satria kaget saat membuka pesan itu. Seluruh tubuhnya mendadak menegang. Tiba tiba ia merasa seakan akan susah untuk bernafas.
Padahal kan ia tak punya penyakit ASMA.
From +628xxxxxx....
berisi 4 foto Calla bersama Jason waktu di mall tadi sore.
'Calla lagi kencan tuh ama cowok nya.'
isi keterang di pesan itu.
Ia masih tak percaya akan semua ini. Ia masih belum bisa percaya dengan apa yang ia lihat di foto itu.
'Apa ini? apa semua ini benar. Calla begitu cepatnya bisa pacaran dengan Jason yang tak begitu lama ia mengenalnya.
Aku kalah. Sungguh Aku sangat sakit, Aku masih tak percaya ini semua. Begitu bodoh nya aku tak berani mengungkap isi hatiku hingga kini Calla berada di peluk.an orang lain. Satria kamu lelaki pengecut.' Satria meruntuki kebodohan nya sendiri.
To: +628xxxxxx....
Siapa?
From +628xxxxxx....
Ga penting aku sp. yg penting foto itu kenyataannya.
To: +628xxxxxx....
Aku ta prcya km yg tak jels asl usul nya dr mn.
From +628xxxxxx....
ya ya ya terserah.
jgn pura2 buta dan sok ga tau.
Semua foto itu kenyataan yg hrus kau terima.
Satria pun *** Hape nya itu, deru nafas Satria begitu kencang menahan rasa sesak yang begitu meluap di dada.
Sesampai dirumah Satria akan mengkonfirmasi kepada Calla nanti.
Satria mencoba mengirip Whattsap pada Calla.
To: Calla
Hai Call ☺
Lg ngapa?
From: Calla
Nich lagi istirahat Kak. tidur2an di kamar ajja.
Kakak dah plg krj? 😀 hehe
To: Calla
Nich br nympe rmh. capek 😵 td rame pngunjung.
Tumbenan udah tiduran ajja, biasa nya kan masih suka nge- game atau ga, main scrol2 sosmet?
hehehe 🙂
From: Calla
hehe 😁
Iya Kak capek, tdi abis nge Mall ma Jason.
Dy ngajak main katanya suntuk di rmh.
"Ah ternyata benar merka tdi jalan." Suasana hati Satria semakin memanas saja.
To: Calla
Wah seruh tuh... 😄 main bareng.
From: Calla
hehehe 😆
Ah biasa ajja. Ga seseru yg Kak Satria katakan.
"Ga seru katanya.. Tapi masih bisa senyum dan peluk pelukan." Gerutu Satria sendiri.
"Udah lah Sat. kamu sadar, Calla uda punya Jason sekarang. kamu begitu pengecut tak brani ngungkap semua hingga kini terlambat sudah. Lagian jason lebih punya segalanya dari pada kamu Satria" Oceh Satria pada dirinya sendiri.
To: Calla
Waah masa sih? 🤔
Masak ga seru. ngibul iih Calla
hehehe 😂😂😂
From: Calla
iya 😊
Calla ga ngibul 😔
Di tempat lain di kamar Calla.
"Ah kenapa Kak Satria biasa ajja ya responnya. Apa dy ga cemburu atau marah gitu saat tau aku jalan berdua ama Jason." Gumam Calla heran.
" Aaaakkkkkhhh sadar Call..... sadar, Kak Satria belum tentu punya perasaan yang sama ama kamu, jangan terlalu Ke PeDe. an." Gerutu Calla lagi.
"Cuma kamu seorang ajja yang miliki perasaan terhadap nya. Ga bakal dia cemburu melihat kamu jalan ama Jason. Bangun sayang.. bangun dari tidur yang panjang." lagi lagi Calla ngoceh sendiri.
Bersambung 🤗
• • • • • • • • • • • • • • •
•Gimana ya menurut kalian respon Satria besok di sekolah?
Ditunggu ya kelanjutannya..
Terimakasih untuk Teman teman semua yang masih mendukung RedPink... yang mau ngasih masukan buat membangun lagi rasa semangat RedPink buat nulis, yang mau ngelike... Terimakasih banyak 😊
Salam Sayang RedPink 🤗🤗
__ADS_1