
Tak terasa besok weekend. Setiap sabtu malam minggu banyak pasangan mudah untuk berkencan.
bagaimana dengan Satria dan Calla? apakah mereka juga berkencan...?
Happy reading kawan... π
____________________________
@Di Kantin Sekolah.
Seperti biasanya Satria menghabiskan jam istrihat nya dengan Calla. Sekarang gak hanya berduaan saja dengan Calla tapi sekarang mereka ber-4 dengan Tamara sahabat Calla dan si Davit sahabat Satria. Semenjak kemarin dapat protes dari Davit jika Satria tak pernah menghabiskan waktu istirahat bareng Davit, sekarang Satria ke kantin ngajak Davit juga pas waktu makan bareng Calla.
"Hemm besok sabtu nih,, Sat... Eluh ga ada acara kah?" Tanya Davit pada Satria.
Satria hanya mengedikkan bahunya saja, ogah-ogahan menjawab pertanyaan Davit.
"Gimana kalau besok kita ber.4 main bareng,, hehehe seperti kencan gitu. Eluuh ama Calla,, gue ama temennya Calla ini. Siapa nama eluh?" Tunjuk Davit pada Tamara.
"Tamara..." tamara tak menjawab, malah Calla yang menjawab pertanyaan Davit.
"Emang nya gua mau kencan ama eluh." tunjuk Tamara balik kepada Davit.
"Enak ajja luh main tunjuk-tunjuk ke gue buat di ajakin kencan." Tamara menyunggingkan bibirnya ogah untuk diajjak Davit untuk pergi kencan.
Di situ Satria hanya diam, memperhatikan pertikaian Tamara dan Davit,, sesekali Satria juga mencuri curi pandang memperhatikan Calla. Calla pun juga terdiam, sambil menghabiskan baksonya yang di depannya tersebut.
"Yaah elaah.. eluuh kolot amat... Gue bilang apa tadi, Main. Ga bilang ayok kita kencan kan. Hanya bilang main..." Davit menjelaskan ke Tamara sambil mencomot pentol bakso terakhir di mangkoknya.
"sama ajja kelles itu namanya kencan.." Tamara mencebik kesal pada Davit.
"Gimana Call... mau? mau kan main bareng sabtu besok ama kakak? tanya Satria sembari memandang Calla teduh.
"emmm... iya boleh Kak." Sambil tersenyum pada Satria.
"oke besok kakak jemput kamu dirumah ya." pinta Satria dan Calla hanya mengangguk menyetujui nya.
____________________________
Tak terasa hari untuk yang katanya main bersama pun tiba.
kini Calla sedang menunggu Satria di rumah, tepatnya di dalam kamar nya. Janjiannya di jemput jam 5 sore, sebentar lagi jam 5 sore tiba.
Calla sangat sangat begitu senang sekali, hati nya tak bisa berhentih bergetar, jantungnya juga ikut ikutan berdetak begitu kencang dan tak berhenti-berhentih, malah makin kecang.
"Aaah... seneng nya. walaupun katanya ini hanya main ajja, tapi ku anggap ini kencan ama Kak Satria. yeeeyy... yeeyyy... kencan pertama."
__ADS_1
Begitu senangnya Calla dari tadi sore dia bernyanyi nyanyi di dalam kamar dan entah berapa kali baju yang dia pakai terus ga jadi dipakai, ganti lagi ganti lagi dan ganti lagi... persiapannya pun dari jam 3 sore tadi padahal kan di jemputnya baru jam 5 sore.
Akhirnya Calla menemukan baju yang pas untuk kencan pertamanya dengan Satria. Rok yang dari bahan jins warna skyblue selutut, pakek kaos warna putih polos lengan panjang hanya ada tulisan mawar merah dengan tulisannya berwarna merah yang berada di dadanya. pake sepatu kets nya yang warna putih polos. Tak lupa slingbag kecil warna skyblue yang menyamakan warna rok nya itu, yang terlihat begitu feminim kalau di pakai sama Calla.
Suara dering hp Calla berbunyi, itu tanda pesan WA masuk, dibuka nya pesan itu dan ternyata pesan WA dari Satria.
Kak Satria π€
Calla, kakak udah ada di depan rumah kamu nih, apa udah siap. ayok... π
Calla
iya.. siap π Calla turun kak βΊ
Calla turun dengan berlarian kecil dari lantai dua ke lantai satu saking girangnya. Untung ajja ya Calla tak jatuh. kalau jatuh bisa berabeh tuh, pasti ga bakal jadi kencannya π£ alias batal ππ€.
Hatinya mendadak di penuhi bunga-bunga yang bermekaran seperti kebun bunga yang lagi musim semi.
Calla membuka pintu, dan tersenyum untuk menyambut Satria yang berada di luar pagar rumah Calla.
'Waah cakep, cakep bener hari ini kak Satria yang di depan aku.' Batin Calla dan sekarang senyum lebar udah tercetak di bibir merahnya itu.
Calla berlari kecil untuk melangkah maju ke Satria sang pujaan hatinya dan tak sabar ingin memulai kencan pertamanya itu.
'cantik... begitu cantik kamu Calla.Tak rela rasanya aku memperlihatkan kamu pada dunia. Hanya aku yang boleh melihatmu sayang.' gumam Satria dalam hati.
Satria yang ada di depan Calla sangat lah tampan hari ini. Satria juga tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini untuk berpenampilan yang semenarik mungkin, untuk setampan mungkin, untuk sekeren mungkin di waktu kencan pertama nya dengan Calla. Dia ga mau membuat Calla kecewa. Ya sebenarnya apa pun yang di pakai Satria pasti bakal tetep terlihat tampan dan keren dimata Calla.
Hari ini Satria pakai celana jins panjang warna hitam. Sepatu juga sama ama Calla warna putih. Satria pakai hoddy warna putih sekarang, yang pasti di dalam hoddy ia pakek kaos juga.
Entah lah kenapa bisa kebetulan sama gini warnanya kostum mereka berdua, uda kayak pasangan couple ajja. hehehe seperti couple golls ya gengs ππ
Sesampai Calla di depan Satria, tangan Satria menyentuh pundah Calla dan menatap Calla dengan senyuman.
"Jangan lari lari gitu ah, nanti jatuh. Bahaya kan." ucap Satria dan sekarang tangan Satria berpindah ke anak rambut Calla yang menutupi pipi Calla untuk menyelipkan ke belakang telinga Calla agar wajah cantik Calla terlihat jelas oleh Satria.
"Udah siap tuan putri?" Satria menyubit hidung Calla gemas.
Candaan Satria yang sudah membuat semu merah seperti kepiting remus di pipi Calla karna malu di bilang tuan putri.
Calla hanya tersenyum dan mengangguk angguk meng-iya-kan pertanyaan Satria.
"Ayo kita berangkat, cantik." Satria menggandeng tangan Calla dengan lembutnya.
Mereka sekarang memakai taksi untuk menuju tempat janjian sama Davit dan Tamara agar cepat sampai.
__ADS_1
Mereka pun sampai di tempat janjian.
Mereka memasuki kafe tempat janjian mereka. Dari arah dalam sebuah tangan melambai lambai ke arah Satria dan Calla.
"Wooiy brow... disini." suara teriakan Davit ternyata yang memanggil Satria. " Lama amat brow." keluh Davit pada Satria.
Disana udah ada Davit dan Tamara yang sudah sampe dari tadi nungguin kedatangan Satria dan Calla.
"Telat apa.an coba? ini kan jam 5 lebih 20 menitan. Kan janjiannya jam setengah enam kampret. Eluuh ajja datengnya kepagian." Tangkas Satria sambil menjotos dada Davit tapi tidak keras dan tidak menimbulkan rasa sakit.
"Enaknya kita ngapain sekarang? gue bosen dari tadi jam lima udah nyampek sini nungguin eluh Call.. sebel gue ama nih anak." Sambil menunjuk ke arah Davit.
"Masak dia jemput gue jam setengah 5. kan bosen jadinya di sini tadi lamaa banget." dengan manyun Tamara kesel ama davit.
"Tuh mulut jangan manyun napa Tam, minta gue cium niih." gelak tawa Davit makin membuat Tamara kesal dan melayanglah tangan Tamara untuk mencubit perut Davit keras sekali sehingga menimbulkan rasa sakit.
"Aaauuuw sakit.... sakit... lepasin kampret." keluh Davit menahan rasa sakit cubitan Tamara.
"Rasaiin tuh."Tamara berkacak pinggang depan Davit.
"Apa.an luh... cium cium. Mau gue gampar apa hah.. ?" Tamara melotot pada Davit.
Satria dan Calla hanya tertawa melihat tingkah kedua sahabatnya itu, seperti kucing ama anjing tiap ketemu pasti berantem muluu bawaannya. kalau ga berantem yaah gitu aduh mulut hingga menyisahkan satu yang menang.
"Udah.. udah jangan berantem. Ga baik.Masak di kencan pertama kalian berantem sih." Goda Calla pada mereka berdua.
"Aah amit amit gue kencan ama cecunguk ini." sambil mengibas ngibaskan telapak tangannya Tamara mencibir Davit.
"Awas luuh nyet tar kepincut ama ketampanan gue. baru tau rasa luh tar ngejar ngejar gue hahhahha πππ." Davit mengejek Tamara balik untuk perlindungan diri. Waah tak lupa juga lagu narsis nya Davit di keluarin saat ini dan itu membuat Tamara makin Be-Te.
Satria mencoba menengahi pertengkaran mereka berdua.
"Udah udah... gimana kalau kita pesen makan dulu, nanti dipikirkan lagi deh kita mau ngapain yang penting kita makan dulu biar semangat nanti." Usul Satria dan di iya in saja sama mereka semua.
Mereka makan dikafe ini dan memilih duduk di sebelah kolam aquarium yang memperlihatkan pemandangan ikan yang indah. ini kafe yang lagi booming dan ngehits sekarang ini di sosmet. Banyak pasangan pemuda pemudi yang makan ditempat ini. Banyak juga yang ngepost photo di kafe ini, pokoknya lagi viral gitu di sosmed.
Bersambung... βΊ
____________________________
βHaii gays ikutin terus ya cerita Satria jangan sampai gak update rentang cerita Satria ya gays....
oiyah jika teman-teman menyukai cerita Satria mohon jangan lupa di tekan tanda jempol nya ya π kak, dan jangan lupa tekan favorite atau tanda πbiar kalian update tentang cerita Satria.
βTolong jangan lupa tinggalkan jejak komennya ya kakak kakak sekalian, tulis apa ajja boleh, kritik dan saran buat aku untuk kebaikan cerita Satria biar lebih bagus lagi.
__ADS_1
βMakasih ya kalian semua masih mauembaca cerita Satria.
Salam hangat dari aku πππ€