SATRIA

SATRIA
Official


__ADS_3

Hai teman teman 😍


Maaf ya RedPink baru nongol..


Semoga episode kali iniembuat rasa ridnu kalian terhadap Satria dan Calla terobati ya teman teman 😍🤗😘


Happy reading sayang 😍


💕 💕 💕 💕 💕


"Kakak sayang Calla, juga sangat mencintaimu Call, Kakak ingin memilikimu, kamu ga boleh nolak. Mulai sekarang kamu kekasihku."


Ucap Satria mantap dan menatap dalam mata Calla.


"Tapi... Kak." Omongan Calla menggantung.


"Ga ada tapi, kamu harus nurut." Ucap Satria sambil membelai anak rambut Calla.


Calla mengerjap ngerjap kan bola matanya masih kaget dengan apa yang barusan ia alami. Seorang Satria menginginkannya sebagai kekasihnya. Oh ini juga memang yang selama ini Calla inginkan dan harapkan.


"Kamu mengerti." Ucap Satria lagi untuk menyakinkan Calla.


Tanpa sadar Calla hanya mengangguk, ia masih kaget apakah ini mimpi. Tolong jika mimpi- jangan bangunkan Calla saat ini.


Catet- jangan bangun kan dia jika ini mimpi.


Beberapa detik kemudian Calla mencubit pipi Satria dengan keras, untuk memastikan kepadanya apakah ini mimpi atau bukan.


"Aauuwwhh.... sakit sayang." ucap Satria sambil mengelus elus pipinya yang di cubit Calla barusan.


"Ooh bukan mimpi ternyata." Cicit Calla pelan dan di barengi dengan senyum yang indah di bibir nya itu.


"Kamu ga mimpi sayang. Sekarang Kamu milik ku seorang." Ucap Satria bangga.


Satria jadi ingat kebodohannya yang selama ini menjahui Calla, menghindari Calla karna foto Calla dengan Jason yang cukup mesra menurutnya. Dengan bodohnya Satria percaya gitu ajja dengan orang yang tak dikenal mengirim foto itu dan mengatakan Kalau Calla berpacaran dengan Jason.


Sungguh gegabah sekali waktu itu Satria langsung percaya kepada orang yang tak jelas asal usulnya itu.


Untung ajja tadi sewaktu jam istirahat Satria tak sengaja bertemu dengan Jason dan pertemuan itu memberi kejelasan pada Satria tentang hubungan Calla dan Jason.


💞 💞 💞 💞 💞


Flashback On


Pada saat jam istirahat tadi Satria berjalan ke arah perpustakaan dan disana dia melihat Jason berjalan bergandengan tangan dengan perempuan lain.


'Loooh... bukannya Jason udah punya Calla, kenapa malah asyik berduaan ama cewe lain.' Batin Satria kaget.


Lalu satria menghampiri Jason.


"Jas.. bisa ngobrol berdua sebentar." ajak Satria pada Jason


"oke. ayok kak."


Satria mengajak Jason ke belakang gedung perpustakaan, karna disana tak pernah dilewati dan dijama siswa, jadi itu tempat yang bagus buat baku hantam.


Buugh..


Suara hantaman yang cukup keras bersarang di wajah Jason.


"Elluh bukannya lagi pacaran ama Calla, kenapa kok berduan ama cewek lain ke perpus pakek acara pegangan tangan segala." Satria to the point dan memandang Jason dengan mata tajam nya seakan akan ingin membunuh Jason saat ini juga.


"Kata siapa kak. jangan ngacoh deh. Kak Satria dapat gosip dari mana tentang aku ama Calla pacaran?" Tanya Jason balik sambil memegangi wajahnya nya yang sakit kenak pukul Satria tadi.


"Terus kalo ga pacaran apa coba ini.?" Satria mengeluarkan hp dan menunjukkan foto Jason dengan Calla yang berada di mall waktu lalu.


"Kalian berdua mesra banget. ini kan kalian berdua. Kamu ga akan bisa ngelak lagi terus siapa lagi cewek tadi, selingkuhan kamu. Kamu jangan coba coba sakitin Calla."


Satria sengaja memberi penekanan di kata 'Sakitin Calla' biar Jason paham.


Satria udah mulai naik pitam dan mencekram kera seragam Jason.


"Hahahhahahhahah.... " Jason yang sedang melihat foto di Hp itu tertawa terbahak bahak.


Satria pun heran melihat reaksi yang ditunjukan Jason padanya saat melihat foto itu.


"Ngapain kamu ketawa ***." Satria semakin meradang


"Kak emang itu Aku ama Calla yg di foto..." Kata Jason sambil menahan tawanya tadi.


"Tuh kan udah jelas, Kamu ga bisa ngelak lagi kan." Sekarang Satria Semakin keras mencekram kera Jason.


Jason menyengir agak takut melihat Kakak sepupuhnya semarah ini.


"Tunggu dulu kak, tolong denger penjelasanku. Itu aku ngajak Calla ke mall jalan jalan karna aku bosen dirumah. Terus yang foto itu, kakak jangan salah paham. Itu aku ga bermaksut meluk Calla kak, itu Calla mau jatuh makanya aku pegangin dia biar ga jatuh."


Satria terdiam saja mencoba memahami apa yang dikata Jason tadi. Satria melihat dalam mata Jason, dia mencoba membaca mata Jason. Yah dimata Jason ga ada kebohongan sama sekali.

__ADS_1


"Terus siapa yang mengirim foto itu ke kak Satria? Kakak ga tau kan. Udah lah kak itu semua kegilaan orang yang ga jelas. Mungkin tuh orang mau aduh domba aku ama kakak. Aku ama Calla ga ada hubungan apa apa dan ga pacaran Kak. Aku ama Calla cuma temenan doang. Calla tuh sukak ama Kakak." Ucap Davit sambil melepaskan cengkraman tangan Satria.


Satria tertegun sejenak.


"Kenapa kak diam? kenapa... kakak kaget kalok Calla punya rasa ke kakak. Kakak ternyata jadi cowok ga pekah ya. Aku ajja yang baru kenal Calla uda bisa liat kalok Calla tuh sayang ke kakak. Kakak kalok juga sayang dan suka ama Calla, langsung ajja tuh ungkapin kak dari pada keduluan orang lain, jadi cowok tuh yang gentle jangan banci, marah marah ga jelas karna cemburu ke aku ternyata salah paham. Udalah kak ilangin tuh sifat gengsi kakak, jangan nyiksa diri. Nyatain perasaan Kakak pada Calla sebelum terlambat kak."


Satria hanya mengangguk saja.


"Makasih brother." Satria memeluk Jason dan Jason pun membalas pelukan Satria.


"Udah sana, jangan ganggu aku kak." Gurau Jason dan juga meninju dada Satria pelan.


"Maaf ya yang tadi kakak emosi. makasih penjelasannya." Satria menepuk lengan jason dan lalu pergi meninggalkan Jason disana.


"Dasar Kak Satria." Jason geleng geleng melihat tingkah kakak sepupunya itu menggila seperti tadi gara gara seorang cewek.


Flash Back Off


💞 💞 💞 💞 💞


Hari ini Calla seperti biasanya berangkat sekolah bareng Satria lagi. Mereka berdua sedari tadi mengembangkan senyum yang cukup lebar di bibir masing masing, sampai memperlihatkan sederet gigi putih nya itu.


Mungkin sekarang semua giginya udah kering saking lebarnya tuh bibir tersenyum.


Mereka memasuki gerbang sekolah bersama dengan bergandengan tangan.


"Ceileeh... yang udah officialan nih." Celetuk Tam dari belakang mereka berdua.


Ya Tamara mengetahui itu karna Calla menceritakan itu semua padanya semalem via telpon.


"iihhh Tam jangan gitu... kan Gue malu." Calla mencubit lengan Tam karna omongan Tam sangat menggelegar dan terdengar oleh murid yang lain yang berada di sana.


"Loh kenapa malu? Apa Calla malu pacaran ama kakak?" Goda Satria pada Calla.


Calla semakin malu, karna terlihat jelas kini wajahnya menjadi merah bak tomat yang sudah matang.


"Aah... ga gitu kak. Calla seneng kok." Calla malu malu mengakatannya.


"Jangan lupa PJ nya nanti di kantin Bos."


"Sip Tam." Satria mengacungkan jempolnya pada Tam.


"Oke Kakak mau ke kelas dulu ya." Satria meninggalkan Calla dan Tam untuk menuju ke kelasnya.


💞 💞 💞 💞 💞


"Wooi Bruuw sini loh."


"Apa?" Jawab Satria malas malasan.


Davit merangkul leher Satria dan Davit mulai terkekeh.


"Eh kambing.. elluh yang udah officialan ga cerita cerita nich. Malah si Tam nge WA gue semalem, dia gosipin elluh udah officialan ama adek Calla." Oceh nya pada Satria.


Satria hanya tersenyum saja.


"Jangan senyum senyum Luh, Horor gue liatnya. iiihh takut."


"Pokoknya tar PJ nya jangan lupa biar sakinah mawaddah warohma ama adek Calla hingga ke jannah nya allah." Goda Davit pada Satria sambil tersenyum.


"Elluh kira gue nikah pakek sakinah mawadah warohma segala nyet.. hingga ke jannah nya allah juga elluh bawa2, Dasar otak Luh udah geser."


"Ya kalee siapa tau kalian jodoh ampe nikah. Jodoh siapa yang tau bruw... Tapi gue sih berdoa ajja biar nanti elluh jodohnya ama adek Calla." Davit sambil menaik turunkan kedua alisnya dan tersenyum lebar menggoda Satria.


"Jodoh ditangan allah bukan ditangan Davit sang playboy. Jadi, ellu jangan asal ngomong." Satria langsung duduk dan menghiraukan Davit.


"Eh gue mah ga asal ngumung. Gue kan doa in elluh berjodoh ama adek Calla yang imut nya kebangetan." Davit pun juga ikut duduk disebelah Satria.


"Iihhh gelli gue denger Luh manggil Calla dengan sebutan adek. Emangnya adek luh apa." Satria menaikkan satu sudut mulutnya ke atas.


"Yaah yaa... tar kalok Calla nikah ama elluh kan dy jadi adek gue juga. kita kan brother bruw." Davit nunjuk dirinya sendiri dan beralih nunjuk ke arah Satria.


"Brother gundulmu... Ogah." Satria menonyor kepala Davit yang dari tadi iseng menggoda.


💞 💞 💞 💞 💞


@Kantin_Sekokah


Calla bergandengan dengan Tam sedangkan dibelakangnya ada si Daniar dan dibelakangnya daniar ada Jason. Mereka berempat berjalan menuju ke kantin untuk mengisi cacing cacing dalam perut yang mulai lapar.


Setiba di kantin dan seketika itu mata Calla melihat keberadaan Satria dan Davit sedang duduk diujung meja kantin, Calla dkk pun menuju ke tempat Satria berada.


Setibanya, Calla sudah disambut senyuman oleh Satria.


"Sini duduk... " Ucap satria pada Calla sambil menepuk nepuk kursi di sebelahnya itu.


Calla pun duduk di sebelah Satria. Mereka berdua saling lempar senyum.

__ADS_1


Daniar yang melihat kejadian itu pun kaget dan heran. Sepengetahuannya kan, mereka berdua kan lagi ga saling sapa. Ralat- Cuma satria ajja yang ga menyapa ataupun menjahui Calla karna salah paham.


"Ekheem... eekhemmmm mana nich PJ nya? Aku berperan penting loh atas official kalian berdua." Jason senyum2 sambil menaik turunkan kedua alisnya itu ke arah Satria dan Calla.


Satria melotot ke arah Jason, agar dia tak ember masalah kesalah pahaman kemarin siang dibelakang perpus.


Jason pun terkekeh melihat Satria yang terlihat panik.


"Maksud Jason apaan Kak?" Tanya Calla pada Satria yang meminta penjelasan.


"Udah jangan di denger. Davit mah orangnya ga jelas." Ucap Satria dengan rasa gugup yang masih menyelimutinya.


"Maksutnya apa.an. Siapa yang official an disini?" Tanya Daniar bingung.


Daniar sendiri masih tak mengetahui jika Calla dan Satria udah resmi pacaran. Kasian sekali si Daniar, udah capek capek ngumpulin bukti untuk ngefitnah Calla tapi itu gagal.


Jangan ditanya yang lain- Tamara, Davit dan Jason pun udah tau dari Tam. Semalem Tam ngebuat group Chat yang berisi mereka ber 3 (Tamara, Jason dan Davit). kenapa ga ada Satria dan Calla? memang disengaja belum dimasuk.kan, karna semalem mereka berdua jadi topik yang menarik untuk di gibahin.


"Oiyah elluh kan belum tau ya." Ucap Tam sinis pada Daniar.


"Adek Calla kan ama Satria udah.. " tangan Davit membentuk lambang hati dan ditunjukan pada Daniar.


Satria dan calla pun terdiam tak menanggapi ocehan teman2nya itu.


Daniar yang mendengarkan berita itu pun langsung kaget, wajahnya mendadak berubah jadi merah, matanya terasa panas sekali, kepalanya mendadak pusing mendengar semua itu.


Daniar mencoba mengontrol emosianya, ia tak mau ketangkap basah jika ia tak menyukai kabar tersebut.


Sedetik


Dua detik


Tiga detik


Daniar sudah merubah raut wajahnya menjadi biasa. Sungguh ia pandai mengatur raut wajah bak pemain sinetron saja. Jago akting.


"Apa benar itu Call... aku kok ga tau ya. kapan kalian jadian?" Daniar bertanya dengan suara yang senormal mungkin dan tak lupa ia memasang senyum palsunya.


"Eh luh mah ga penting, ngapain elluh harus tau. Elluh kan pendatang." Timpal Tam dengan nada sinis seperti tadi.


"Elluh tuh apa, cuma figuran ajja bukan pemeran utama." Sekarang senyum sinis Davit udah tersungging di bibirnya untuk ditujukan pada Daniar.


"Daniar, muka kamu kenapa kok merah gitu. Apa kamu sakit?" Tanya Jason yang duduk disebelahnya itu.


"Ah itu, aku agak pusing dan panas ajja." Daniar terpaksa berbohong, dia ga mungkin kan bilang jika ia marah mendengar Calla dan Satria resmi pacaran.


Tangan Tam reflek memegang kening Daniar, ia mau memastikan apa yg di bilang Daniar itu benar apa tidak.


"Apaan.. kening Luh ga panas tuh. Dasar ngibul." Tam memandang Daniar tajam.


"Bukan keningnya yang panas Tam. nih disini..." Davit menunjuk dadanya sendiri "yang lagi memanas. hahhaha"


Sepertinya Davit mengetahui isi hati Daniar. Entah lah... mungkin Davit cenayang.. mungkin. 🤔


Entah kenapa akhir akhir ini dua mahkluk itu si Davit dan si Tam tiba tiba kompakan untuk ngebully Daniar.


Daniar mulai gugup, takut ketahuan persaannya terhadap Satria. Dia mencoba sewajar mungkin di depan mereka semua.


"Udah udah jangan di goda dong si Daniar. Kasian kan dia... lagian kak davit ini becanda nya ga lucu kak. Ga mungkin lah Daniar sakit hati. ada ada ajja." Calla mencoba menghentikan godaan Davit pada Daniar.


Sekarang mereka berenam, bertujuh dengan Satria sendiri. ditraktir Satria makan dikantin. Yah itu PJ nya ama Calla, sedari tadi pagi dia di tagih terus menerus oleh Davit.


Mereka berenam begitu bahagia dan asyik mengobrol, kadang mereka menggoda pasangan baru ( Satria + Calla). Suara gelak tawa yang riang pun sudah terdengar sesekali dari merka berenam.


Tapi tidak untuk Daniar. Daniar tak bisa tersenyum, sedari tadi ia tak minat untuk masuk dalam obrolan mereka berenam, ia hanya mendengarkan sesekali, tapi kebanyak ia melamun saja sambil mengaduk aduk es jeruknya itu.


'Brengsek Calla si ganjen, makin gatel ajja tuh anak pakek acara pacaran ama Satria segala. Gimana pun caranya gue bakal misahin kalian berdua. Satria itu pantesnya ama aku seorang. Daniar yang canti, Daniar yang manis, Daniar yang lembut, dan manis lebih cocok dengan Satria. Ga pantes elluh bersanding ama Kak Satria, elluh tuh gatel, ganjen, sok kecantikan. Ga cocok pokoknya. Awas ajja. Tunggu pembalasanku Call. Sekarang gue ngalah dulu ngebiarin ellu seneng2 dulu ama Kak Satria, Tar ada waktunya gue yang seneng2 ama Kak Satria.'


Daniar membatin penuh dengan amarah yang di tahan sekuat mungkin.


'Pemeran utama itu menang di akhir cerita. Kalok musuh tuh menangnya di awal.'


'Daniar kamu harus sabar menantikan kemenanganmu di akhir cerita. Pasti happy ending buat kamu Daniar. Semangat Dan.. jangan lemah.'


Daniar membatin untuk menyemangati dirinya sendiri dan mencoba untuk menenagkan dirinya dengan fikiran positifnya sendiri. Dia sangat menolek kenyataan yang sebenarnya, ia menolak kenyatan bahwa Satria dan Calla sekarang udah menjadi pasangan kekasih yang saling mencintai. Daniar masih yakin jika Satria itu jodohnya kelak yang maaih dipinjem oleh Calla.


Bersambung... 🤗


💞 💞 💞 💞 💞


Sungguh kasian author melihat kegilaan Daniar seperti itu. 🤔


Netijen: Gimana sih author. Anda ini sebagai author dipihak mana sih? Author enaknya diapain ya jika author di pihak Daniar?...


~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~


Terimakasih ya untuk teman teman yang selalu nungguin cerita Satria untuk up kembali 😘

__ADS_1


Jangan lupa ya vote Redpink dengan cara tekan tanda jempolnya (👍), jangan lupa kritik dan sarannya di kolom komentar sebanyak banyaknya gpp buat penyemangat RedPink 🤗😍


Salam Sayang RedPink 😘 Eemmmmuuacch 😘😘


__ADS_2