
•••Fashback On••• (2 Bulan Sebelumnya)
Mos udah selesai 3-hari yang lalu, sekarang aktifitas biasa bagi siswa-siswi SMA Harapan Jaya. Hari ini udah mulai hiruk pikuk siswa siswi berdatangan ke sekolah, ramai sekali. Ada beberapa siswa yang bermain basket dilapangan, ada siswa yang hanya nongrong dipinggiran lapangan hanya untuk melihat dan menyoraki para pemain basket dan ada juga yg berlari-lari kejar-kejaran.
Hari ini entah apa yang membuat Calla pagi2 udah terdiam mematung dipinggiran lapangan basket, entah apa yang membuat hati nya bergentar, ia seperti tak bisa menggerakkan kakinya untuk melangkah, matanya tertuju pada sosok yang membuatnya terkagum-kagum serta tanpa ia sadari senyum sudah tercetak jelas dibibir Calla dengan hal yang masih sama mata tertuju pada sesosok yang bermain basket disana.
"Waah cakep bener tuh cowok. kenapa hatiku sangat bergetar dan jantungku berdetak kencang ya?" Tanpa sadar ia berkata lirih dengan tangannya memegnag dadanya merasakan detakan jantungnya sendiri. Untung ajja ga ada yang denger.
"Yeeeaahh.. treepoint." Seru cowok yang menembak bola ke ring basket tersebut.
"Good Job Sat..." Sorak pemain yang lainnya.
"Kak Satria.. keren... kak satria memang terbaik" Sorak para siswi perempuan dipinggir lapangan
"Kak Satria go.. Kak Satria go.. go.. go.. ayo Kak Satria semangat."
Tapi sosok yang namanya Satria biasa saja dan tak menanggapi sorakan-sorakan itu malah yg menimpali sorakan itu teman Satria..
"Terimakasih cantik.. " Ucap Davit sambil melambai-lambaikan tangannya pada segerombolan ciwi ciwi penggemar Satria itu.
Davit itu teman basket Satria dan juga teman sebangku sekaligus Sahabat Satria.
Dipinggir lapangan masih tetap Calla berada disitu.
"Oh namanya Satria."gumam Calla lirih dengan senyum yang manis dan masih tetap memandang ke arah Satria.
'Ah siapa mereka, apa mungkin fans nya ya? Waah populer sekali ya dia sampai banyak ciwi ciwi yang menyoraki namanya' batin Calla dan seketika itu juga dia segera meninggalkan Lapangan itu dan menuju ke kelasnya.
@Kantin_Sekolah.
Jam istirahat pun tiba siswa siswi pun berbondong-bondong menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang lagi lapar. ada yang berjalan saja dan ada pula yang berlari-lari menuju kantin.
Calla pun duduk berdua dibangku kantin ama temen baru nya dan kebetulan temen satu bangku nya juga saat di kelas.
"Calla.. kamu mau pesen apa? biar aku saja yang memesannya. kamu duduk sini ajja takut nanti ga kebagian bangku." seruh Tamara.
Yaa memang kalau istirahat kantin selalu ramai dan tak jarang juga sampai tak menemukan bangku yang kosong dan kadang kala banyak murid yang tak dapat bangku dan memilih tempat di lahan samping kantin itu dan disitu banyak, ya.. banyak sekali pohon turi nan rindang. Murid2 banyak yang memilih makan lesehan di bawah pohon turi tersebut,
membuat orang yang duduk dibawahnya merasakan sensasi kesejukan angin sepoi-sepoi yang ditiupkan oleh pohon turi tersebut.
"oke, makasih ya. Aku mau bakso ajja ama es jeruk." jawab Calla.
__ADS_1
"oke, tunggu ya." setelah itu Tamara meninggalkan Calla untuk memesan kan makanan.
"Aaahhh lihat.. lihat.. kak Satria itu mau kesini." Seru ciwi 1 yang berada di kantin (Para Penggemar Satria)
"Waah ganteng banget." Seru ciwi 2 penuh dengan kegirangan.
"Waah aku mau jadi pacarnya, kalo belum punya pacar si do'i" Celetuk ciwi lainnya dengan mupengnya.
Saat Calla mendengarkan suara ciwi-ciwi penggemar Satria, seketika mata Calla menoleh pada sesosok Satria yang berjalan menuju kantin bersama satu temannya itu. Yaa benar ama Davit.
'Gilak. dimana-mana bejibun ya penggemar Satria ini.bener2 populer tuh anak' batin Calla yang matanya masih memandang sosok Satria dari diamnya itu.
Satria berjalan sambil sesekali tersenyum saat mengobrol sama teman sebelahnya itu. Entah obrolan apa yang membuat Satria tersenyum karna jarang-jarang loh Satria tersenyum.
'Buseed dah... Manis bener tuh senyum, lagi-lagi senyumnya bikin hati ku bergetar kuat' Batin Calla sambil menundukkan kepalanya takut ketahuan orang lain jika Calla menyukai dan mengagumi Satria.
'wah ini yg ke-2 kalinya dia buat hatiku bergetar-getar. Apa aku udah jatuh cinta ya?' pekik kala dalam hati 'ah masak si iya?'
Suara Tamara membuat Calla kaget.
"Wooi ini bakso mu." Menyodorkan mangkok bakso pesanan Calla.
"Makasih ya Tam." Dengan senyum
Setelah selesai menghabiskan makanannya mereka berdua pun meninggalkan kantin dan menuju ke kelas.
Jam pelajaran pun telah tiba.Sekarang dikelas Calla waktunya pelajaran Bhs. Indonesia. Bu Fina guru pembimbing mata pelajaran Bhs.indonesia ini punya sifat yang suka menjodoh-jodohkan para siswa-siswinya satu sama lain, entah itu antar kelas ataupun beda jurusan dan bisa juga beda kelas. Entah kenapa bisa gitu, suka bgt pokoknya.
pelajaran mulai berjalan dengan tenang, dan kelas mulai heboh saat ada Seseorang yang mengetuk pintu kelas Calla
Took.. tok.. took.. Suara ketukan pintu terdengar.
"Ya.. masuk." Jawab Bu Fina
Sesosok dibalik pintupun masuk ke dalam kelas dan semua mata sontak tertuju pada nya (Calla pun juga iya menoleh pada sosok di depan sana) dan akhirnya kelas Calla mendadak hemoh gara-gara sosok itu.
Dia berjalan mendekati Bu Fina dan berkata
"Maaf bu Fina, ini ada titipan dari Pak Burhan dan kata Beliau Bu Fina ditunggu di ruang rapat ruang bahasa." ucap Satria penuh dengan hormat pada Gurunya itu.
"Waah Kak ganteng banget." Celetuk salah satu teman Calla
__ADS_1
"Waah iya.. keren. Uda punya pacar Kak?" cerocos teman Calla yang lainnya.
"Mau dong dijadiin pacar Kak Sat.." cerocos yang lainnya.
Tapi Satria tak menanggapinya, menoleh pun tidak. Hanya memasang wajah datar dan tak berekspresi.
"Sudah.. sudah diam jangan gaduh." Seru Bu Fina. "Ama yang ganteng ajja semangat, ama pelajaran ajja ga sesemangat itu." Omel Bu Fina lagi.
"Waah Sat.. kamu kan belum punya pacar. Tuh liat anak2 Ibu banyak yang cantik. Pilih salah satu buat dijadiin pacar. hehe biar Ibu nanti bisa besanan ama Pak Burhan." Goda Bu Fina pada Satria.
Bu fina memanggil murid nya anak anak karna Bu fina itu wali kelas itu,ya wali kelas Calla saat ini.
Satria hanya tersenyum pada Bu Fina
'Wahh.. senyum itu lagi..' batin Calla
'Aah senyum itu yang ke-3 kalinya membuat hati ini bergetar tak jelas' umpat Calla dalam hati.
Dan Satria pun berpamitan untuk balik kekelasnya tanpa menerima tawaran Bu Fina. Satria meninggalkan kelas itu tanpa menoleh ataupun melihat wajah anak-anak Bu Fina.
"Udah-udah Satria udah pergi, jangan gaduh. Ibu mau Rapat dulu. Kerjakan halaman 12 ya nanti kumpulkan dimeja Ibu." Bu fina mulai meninggalkan ruang kelas dan menuju ruang rapat ruang bahasa.
•••Flashback Off•••
@Diruang_kelas Calla.
Bel masuk pun mulai bunyi... Calla masih asyik dengan kegiatan tidur dipagi harinya itu.
"Call.. Calla... bangun wooi.. bangun... udah bel masuk ini" Tamara mencoba membangunkan Calla dengan menggoyang-goyangkan badan Calla.
>Terima kasih ya sudah mau membaca novel aku 😍😍😍
jika kalian sukak dengan novel aku tolong like 👍 ya, komen juga boleh dan juga kasih bintang💫💫💫 ya..
biar aku makin semangat lagi bikin novelnya.
Tekan love / tanda favorite agar kalian update cerita ini ya kakak 🤗
>Maaf ya jika banyak kata2 yang ketuker/kebalik. maaf juga jika banyak sekali typo yang masih bertebaran disana sini.
>Maaf ya jika cerita novelku ini jauuh dari kata sempurnah dan bagus, karna memang ini pengalan pertama aku bikin novel. Mohon kritik dan saran nya dari kakak2 sekalian ya biar novelku lebih baik lagi, mohon dicantumkan di comment.
__ADS_1
Makasih banyak 🤗😍 salam sayang dari RedPink 😘