SATRIA

SATRIA
Perkenalan Orang Baru


__ADS_3

Selamat malam minggu teman teman.. RedPink kembali nich..


Siapa nih yang lagi malam mingguan? Acungkan tangan kalian semua.. ☝️☝️☝️


RedPink juga nich lagi malam mingguan, diajakin muter muter malah,,


Berduan 🤗


muter muter dalam kamar ditemenin ama kipas angin 😭😭 (iya betul, berduan ama kipas angin doang).


Sungguh mengenaskan sekali. 😭😭


Disini siapa yang sama kayak author, malam mingguan dirumah ajja diajakin muter2 ama kipas angin??


Dari pada Gabut, yuk kita baca kelanjutan cerita Satria... 🤗🤗


Happy Reading teman teman. 🤗🤗🤗


💞 💞 💞 💞 💞 💞**


Suasana kantin di istirahat kedua ini tak begitu ramai seperti istirahat di jam pertama tadi, karna sebagian murid ada yang pergi ke mushola untuk menunaikan sholat dzuhur dan sebagian lagi menetap dikelas.


Satria dan Davit lagi asyik duduk di meja paling pojok dan menikmati makanannya.


"Woi bruw nanti gue pulang duluan, ga bisa ikut bimbingan belajar nih. Gue izin." Ucap Satria sambil nyeruput es teh manisnya yang tinggal setengah gelas.


"Lah napa, tumben bruw. Jangan jangan Luh mau kencan ya ama adek Calla? Eceileeehh." Goda Davit pada Satria sambil mengacak acak rambut Satria.


"Tangan Luh.. jijik gue. Gue ga homo nyet." Satria menepis dan menyingkirkan tangan Davit dari kepalanya itu.


"Anjiiiirrrr... Luh kira gue homo gitu, Taaii Luh nyet. Giliran Dek Calla ajja yang elus elus dan acak acak tuh rambut, eluh pasrah pasarah ajja." Davit mendengus kesal.


"Kau lupakan aku, Aa'Satria.. kini kau berpaling ke adek Calla. Udah lupa kau ama kekasihmu yang ini." Sambil nunjuk dirinya sendiri Davit memasang wajah memelas.


"Hiiih jijai gue liatnya, makin menjadi nih Bocah tengik. Udah nyet jangan gitu. sumpah gue takut liatnya, Horor parah. Takut Luh belok." Satria bergidik ngeri.


Satria jadi ingat sama Mike, si managernya itu si lelakai gemulai, saat melihat Davit sang sahabat bergaya seperti lelaki gemulai.


"Oiyah gimana gimana, ellu napa entar ga ikut bimbingan belajar kan beberapa bulan lagi kita ujian. Elluh ga sayang banget gitu?"


Satria hanya mengedikan bahunya saja.


"Tapi walau pun luh ga ikutan bimbingan belajar sih elluh tetep pinter, otak luh encer ga kayak otak gue tak beraturan hahhahah."


"Gue izin soalnya tar sore ada pemotretan bruw. jam 3 sore gue harus udah standby ditempat."


"Ceiileeh calon model niyeeeh sohib gue. Sini sini gue minta tanda tangan elluh sebelum elluh terkenal nyet. siapa tau nanti ellu ga ada waktu hanya untuk kasih tanda tangan ke gue ini." Davit menyodorkan uang 50 ribuan yang ada di dalam dompet ke pada Satria.


"Apaan nih bruw." Satria tak begitu paham atas ulah Davit.


"Bentar pegang dulu nih uang, gue mau ke mbak kantin dulu mau pinjem bulpen."


Davit berlari ke salah satu stand yang ada di kantin dan meminjam bulpen ke salah satu mbak penjaga kantin.


"Nih bulpen nya bruw.. cepet tanda tangan buat kenang kenangan bruuw." Ucap Davit antusias.


Seakan akan Davit nih tau bener nanti Satria itu bakal terkenal atau tidak, sampai sampai dia minta tanda tangan duluan.


hehehhe mungkin Davit semacam cenayang kali ya 🤔🤔. Mungkin..


"Apaan sih nyet, lebay. gue ga mau." Satria menolak atas permintaan konyol sahabatnya itu.


"Udah dech kasih cepetan. Percaya ama sohib luh ini, Ellu bakal menjadi bintang nomer satu di indonesia dan akan go internasional bruuw. Udah sini cepet tanda tangan ajja sih napa."


Davit memaksa Satria dan akhirnya Satria kalah dengan perdebatan itu dan menandatangani uang 50 ribuan itu.


"Asyiiik... dapat Ttd Calon bintang. kasih tanggalnya juga dong bruw."


Davit mengambil uang 50 ribuan itu kembali dan memasukan nya ke dalam dompet nya untuk disimpan baik baik buat kenang kenangan.


Satria hanya tersenyum dan geleng geleng melihat sahabatnya yang begitu girang mendapatkan ttd nya, padahal Satria belum tentu kan akan menjadi bintang yang bersinar dan terkenal. Apalagi kata Davit tadi bilang dia akan Go Internasional, aah.. memang Davit ketinggian sekali kalau ngebanyangin.


Terlalu di Hiperbolah kalu ber angan angan.


💞 💞 💞 💞 💞


Jam 15 : 00 sore, Satria udah Standby di ruangan makeup di gedung agensinya itu, ONE STAR entertainment.


"Boy, yu, di makeup dulu yee ama Mona, Aku tinggal bentaran nanti aku kesini lagi."


"Oke mike. Siap."


Mike meninggalkan Satria berduan saja dengan Mona sang makeup artis itu.


Satria agak mengantuk sebenarnya pada waktu di makeup in oleh Mona sang makeup artis itu.


"Kalau kamu ngantuk gpp kale merem sambil aku makeup in, kan lumanyan masih se jam-an lagi kamu pemotretannya."


Mona yang menyadari Satria yang lagi nahan kantuk kasihan melihat itu dan menyuruh Satria merem dengan posisi duduk dan masih di makeup in.


"Ah enggak kok Kak, aku ga ngantuk." Elak Satria karna sungkan.


"Gpp kalee, aku udah biasa makeup in artis yang lagi tidur."


Akhirnya satria tidur. hampir setengah jam-an tapi itu lumayan lah ya mengisi amunisi biar lebih segar nanti.


Tak beberapa lama kemudian, Mike sang Manager datang keruangan makeup itu untuk menemui Satria.


"Boy, ayok yu harus bangun... udah mau mulai nih pemotretannya." Mike menggoyang goyangkan badan Satria untuk membangunkan dari tidur manisnya itu.


"Haaaoouummmm..." Satria bangun dan menguap sebentar.


"Jam berpaa ini Mike, apa kita telat Mike." Satria panik takut telat untuk mengikuti pemotretan.


"Tidak boy, masih ada waktu 20 menitan. Sana yu ganti baju, dan ini pakek obat tetes mata, mata yu merah boy gara gara yuu tidur tadi."


Satria bergegas untuk ganti baju dan memakai obat tetes mata yang di berikan mike pada nya tadi.


10 menit kemudian Satria telah rapi dan menggunakan baju untuk dipakai prmotretan dan tak lupa juga meneteskan obat tetes mata tadi.


"Udah siap boy, sini.. yu minum dulu biar fresh nanti pas di shoot."


Mike menyodorkan minuman kepada Satria, entah minuman apa yang pasti itu minuman vitamin yang menambah stamina pada tubuh agar tidak gampang lelah dan capek.


Satria melakukan pemotretan seperti hal nya kemarin.


"Yak bagus... senyum... agak melihat ke atas"


"Sekarang tubuhmu harus menyamping.. tapi wajahnya ngadap ke kamera.."

__ADS_1


"Senyumnya jangan terlalu lebar, agak jual mahal dikit, ya gitu.. senyuman yang coll. good job boy."


"lagi, pertahankan itu, sekarang duduk.. ya gitu. yak bagus."


Itulah suara suara seseorang kepala cameraman pemotretan yang sedari tadi bersua untuk menuntun gerakan Satria pada saat proses pemotretan berlangsung.


"Oke good job boy, sekarang ganti baju satunya."


Satria pun berganti dengan baju satunya lagi, dan sekarang dia di touch up makeup lagi karna makeup nya terkena keringat tadi.


"Oke ayok... cepat cepat... 5 menit lagi Satria harus udah ready." Seru salah satu asisten cameraman pada Mike.


"Ayook boy, yuu tinggal menyelesaikan satu baju ini. Semangat boy." Mike menepuk bahu Satria dan memberikan Satria semangat dengan mengepalkan genggaman tangannya ke arah Satria.


"Oke, makasih ya Mike." Satria tersenyum ke arah Mike.


Tak terasa 3 jam- an sudah akhirnya Satria menyelesaikan Pemotretan itu.


"Kamu ganti baju dulu sana, Yu pakek baju ini nanti kita menghadiri peragaan busana yang aku ceritain kemarin boy." Mike menyodorkan kantong tas yang berisi baju baru dan formal.


"Oke mike terima kasih." Ucap Satria tulus.


"Makasih muluh dari tadi. Udah sana nanti kita telat boy." Mike mendorong Satria pergi untuk bergegas berganti pakaian nya itu.


Satria pergi mengganti baju yang formal tadi pemberian dari Mike.


💞 💞 💞 💞 💞


Satria dan Mike sudah ada di dalam mobil Agensi untuk menghadiri peragan busaha. Satria diajjak Mike kesana bukan untuk menjadi model peraga, tapi lebih tepatnya jadi tamu undangan bersama Mike.


"Nih.. burger, aku tau yu belum makan kan sedari tadi. nih makan. Aku ga mau nanti yu sakit dan ga bisa ikut pemotretan lagi." Mike menyodorkan bungkusan burger pada Satria.


"Iya makasih, tau ajja kakak ini mah, emang laper bingit sedari tadi aku." Satria menyengir menerima bungkusan burger itu dari tangan Mike.


"Nanti disana yu makannya jangan terlalu banyak, harus jaim, maka nya nih burger yu habisin. Disana nanti yu harus bisa ngebawa diri dan menyesuaikan lingkungan boy. Yu tunjukin pada mereka kalau yu bisa dan tak bisa dianggap remeh. Tunjukin kwalitas diri yu boy jika yu itu sepadan juga ama mereka. Yu harus jaimm tapi jangan terlalu cuek ataupun angkuh. Jaim tapi ramah dan baik. Yu paham kan boy." Mike memberi kan pencerahan pada Satria.


"Sip." Satria hanya memberi jempolnya pada Mike tanda paham dan masih menyelesaikan makan burgernya.


"Disana nanti banyak produser ataupun sutrada boy, banyak artis juga jadi tamu undangan. Nanti aku mau kenalkan yu pada mereka semua. Semoga saja ya, yu nanti dilirik ama Produser atau pun Sutrada. Aku ga sabar boy." Mike begitu senang dan antusias sekali. Mike tak sabar nanti akan mengenalkan Satria pada produaer ataupun sutrada yang akan datang ke acara itu.


Satria hanya tersenyum saja ke arah Mike.


"Oiyah boy nih Atm yu. Yu simpen ajja. pin nya gampang tanggal lahir yu boy."


Mike memberi kartu Atm buat Satria dan Satria menerima itu dengan senang hati.


💞 💞 💞 💞 💞


Satria dan Mike telah sampai di acara peragaan busana itu, tempatnya diadakan di salah satu hotel berbintang 5 di daerah ibu kota.


Banyak tamu yang menghadiri acara tersebut. Dari deretan selebritis ternama, Sutradara, Produser ataupun para investan yang bergelut di dunia hiburan lainnya juga banyak yang menghadiri.


"Hallo Mike, apa kabar nih? Dah lama nih ga muncul, aku kira kamu udah ga bergelut di dunia seperti ini Mike." Ucap salah seorang pria yang berperawakan tinggi dan besar pada Mike.


"Oh no.. no.. no.. Aku masih senang berkecimbung di dunia entertainment seperti ini. Kan itu dunia aku, Yu tau sendiri kan." Mike berbicara sambil memainkan kipas yang berada ditangannya itu.


"Eh Mike kamu kesini bawa siapa? Oke juga loh." Celetuk pria lain yang masih ada di area gerumbulan Mike dan Satria.


"Yuuhuuu aku bawa anak baru, nih model baru yang aku pegang saat ini, Kenalin dia Satria.." Mike mengenalkan Satria pada leaki lelaki yang bisa di bilang sudah berumur itu.


"Nama saya Satria Dirgantara... Panggil saja Satria Tuan." Satria mengenalkan dirinya dengan sesopan mungkin dan tak lupa dengan senyum manisnya.


"Ya oke Satria, Saya Pak Bram Handoko, dan panggil saja Pak Bram saja jangan panggil tuan. oke"


"Boy... kalau ini Pak Hans si produser film, yang ini Pak Jaya assistend produser, dan ini Pak Rey Gumelang sang aktor legendarais." Mike mencoba mengenalkan Satu persatu kepada Satria.


Satria pun menjabat tangan orang orang penting itu dan memperkenalkan diri.


"Usia mu saat ini berapa Satria?" Tanya Rey Gumelang yang katanya aktor legendaris itu.


"Saya sekarang 17 tahun Pak." Ucap satria dengan senyum.


"Masih sekolah kalau gitu?" Timpal Pak Hans.


"Iya Pak saya masih sekolah kelas 3 SMA, tapi sebentar lagi lulus kok."


"Waah badan mu jangkung ya, Aku kira kamu udah kuliah." Timpal Pak Hans lagi


Mereka semua menikmati obrolan itu dan bercanda ria.


Akhirnya obrolan itu berakhir karna masing masing dari mereka sibuk ngobrol dengan tamu yang lainnya.


"Boy... sini, dengerin aku."Mike menarik Satria.


"Ada apa Mike?"


"Yu liat disana, cewek bergaun pink itu, dengan rambut panjang agak ikal. Namanya Jessy toelow." Mike menunjuk cewek yang di maksut yang namanya jessy itu.


"Yah aku lihat dia, emang kenapa?" Satria masih tak paham dengan Mike.


"Yu aku kasih tau ya. Jangan sampai nanti yu ada sekandal ataupun berurusan dengan mak lampir itu, dia emang cantik sih tapi dia licik selain itu dia cewek agresif boy. Takutnya nanti dia godain Yu boy, kan aku ga ikhlas bingits. Dia juga terkenal dengan ratu settingan. aku Takut tar karir yu jadi jelek gara gara ratu setingan itu. Aku kasih tau yu dari awal sebelum yu terperangkap oleh daya muslihat si lampir itu. Yu pokoknya dengerin aku jangan ngebantah."


"Oke Mike." Satria menyatukan jari telunjuk dan jempol dan membentuk huruf O dan di tujukan pada Mike.


"Terus yang disana cewek yang memakai gaun ungu mudah yang selutut ada motis putihnya di lengan, itu artis pendatang baru namanya Rachel Suweelah, dia cewek yang terkenal baik dikalangan artis lainnya, berbeda dengan jessy tadi, tapi Rachel misterius susah ditebak orangnya, Yu harus hati2 takut ajja nanti jadi saingan yu. Walaupun pendatang baru, karirnya sangat melejit loh boy, sungguh fantastis."


Satria hanya mengangguk angguk saja tanda paham dengan apa yang di bicarakan Mike pada nya sedari tadi.


"Terus yu liat tuh cowok dengan wajah lesung pipit, kulit kuning langsat, yang memakai jas bergaris warnah merah dan rambutnya keriting ber cat hijau dan pakek kaca mata item tuh namanya Andika kuseroh, Itu artis Sok kegantengan banget padahal mah ga ada cakep cakepnya sama sekali, dia Sombong karna orang tuanya memiliki 10% Saham di One Star entertainment. Dia tipe orang yang meledak ledak, dia ga segan segan membantai musuh jika menghalangi jalan karirnya. Udah 3 artis yang tenggelam karirnya karna berurusan dengan andika." Mike meminum minumanan nya sejenak dan meneruskan omongannya.


"Yuu.. harus lebih cerdik dan pintar kalau menghadapi tuh orang."


"Begitu sengit ya dunia entertain ini." Celetuk Satria tanpa sadar tapi dengan suara kecil.


"Ya memang boy, Yu harus kuat harus kerja keras yang pasti akan ku bantu juga boy. Intinya yu nanti kalau menghasilkan uang banyak, yu harus beli saham di perusahaan agensi perfilmen ataupun permusikan di indonesia. Agar yu kuat nanti di dunia entertainment." Mike menjelaskan secara detai pada Satria.


"Tadi yang aku kenalkan pada yu ataupun yang aku tunjukan artis artis tadi. Yu harus mengingatnya, menghafalnya jangan sampai yu terjatuh. kalau bisa yu searching di google ya boy."


"Oke siap Mike."


Tak terasa jam pun udah malam, Mike akhirnya mengajak Satria pulang dan mengantar nya pulang karna besok pagi Satria harus sekolah.


💞 💞 💞 💞 💞


Satria pun diturunkan di depan Gang rumahnya oleh Mike.


"Oiyah boy, besok dan lusa yu free terus 2 hari lagi hari senin yu siap siap ikut training ya selama 2 minggu ajja. Nanti yu pulangnya ke asrama, kalau berangkat sekolahnya dianter dan dijemput ama agensi ataupun aku. Yu kalau pulang buang buang waktu di perjalanan boy. Masalah nenek yu, nanti biar aku kirim orang yang menemani nenek yu, seperti satpam gitu deh. Yu ga keberatan kan boy?"


"Sebenarnya aku berat ninggalin nenek Kak. Tapi nanti coba aku berunding ama nenek Kak."

__ADS_1


"Yadah yu cepet sana pulang istirahat jangan begadang, besok yu sekolah."


Satria pun meninggalkan Gang itu dan pulang kerumah nya.


Satria sudah sampai dirumahnya, nenek pun sudah tidur dikamarnya.


Satria masuk ke kamarnya dan berganti dengan menggunakan boxer dan kaus dalaman saja (kaus kutang) dan beranjak mencuci muka agar lebih segar.


Satria duduk di meja belajarnya, menyiapkan buku mapel yang dijadwalkan besok, ia tak lupa membuka buku untuk pelajaran besok untuk belajar dan melihat apakah ada PR yang belum ia kerjakan.


Setelah selesai Satria membuka hp, sedari tadi sore ia tak sempat membuka hp walaupun banyak notif yang masuk di hp nya sedri tadi sore.


From Calla 😘 :


16:02


Semoga sukses ya kak acara pemotretannya hari ini, jangan lupa makan 🤗 love


From Calla 😘 :


21:50


Kak Satria... 🤔🙄


Pasti sayangku ini capek y bis pemotretan 🤗


Kalau gitu, Met istirahat ya sayang.. mimpi indah ya sayang 😘


To Calla 😘:


22:50


Sayang... Makasih ya udah semangatin aku 🤗😘


Maaf td g sempet pegang hp sama sekali.


Kakak kangen kamu sayang 😘🤗


From Calla 😘:


Iya gpp Kak.


Calla jg kangen kakak. 😢😣


Tak berapa lama Satria langsung video call kekasihnya itu buat melepas rasa rindu.


Tak menunggu lama video call Satria diangkat oleh Calla.


"Hallo sayang.. " Sapa Satria dan tersenyum kearah Calla.


"Sayang.. kangen yang." Calla cemberut menahan kangen pada Satria,


"Iya, kakak juga kangen Calla."


Calla masih tetap cemberut saja.


"Iiih, jangan cemberut sayang, nanti bintang bintang -nya pada ikutan cemberut."


"Lah hubungan nya apa bintang ama aku yang?"


"Karna bulan -nya lagi cemberut didepan aku."


Itu membuat pipi Calla bersemu merah, ia malu dengan gombalan Satria sang kekasihnya itu.


"Iiiiiiiiih.... dasar, suka gombal kamu Kak."


"Loh, salah. Aku ga sukak gombal sayang, aku suka kamu. Aku Suka Calla aurora azarine." Satria menggoda Calla lagi


Lagi² itu membuat Calla tersipu malu. Sekarang pipi Calla semakin merah dari sebelumnya, seperti buah tomat yang sudah masak pohon.


Kalau memang tuh pipi buah ingin rasanya Satria menggigitnya karna sudah berwarna merah yang sangat menggoda sekali. Tapi sayang itu pipi bukan buah.


'Makin cantik ajja sayang kalok kamu blussing kayak gini. Makin gemes aku. Pingin meluk ajja bawaan nya.' Batin satria dan tersenyum manis.


"Huuuh.. kak Satria ini jadi makin pinter gombal aja." Calla pura pura merajuk.


"Eh adek jangan merajuk saja, biar sini abang peluk saja." Satria tertawa melihat Calla merajuk.


"Ogah ah. ga mau peluk."


"Bener nih... ga mau peluk nih?"


"Iya ga mau." Saut Calla singkat.


"Yaudah kalo gitu, kakak meluk Tam ajja." Kini Satria yang pura² merajuk.


"Hahaha.... Ga bakal mau Tam dipeluk Kakak. weeewww. 😛😛" Calla menjulurkan lidahnya pada Satria.


Satria pun tertawa melihat kegemasan tingkah Kekasihnya itu dilayar hp.


"Kakak dua hari kedepan free ga ada kegitan, kakak pingin kencan ama Calla besok dan lusa. Calla mau kan Sayang?"


"Yeeeeyyyy kencan.. mauu... mau... mau... Calla udah rindu ama pacar." Ucap Calla manja di dalam layar Hp Satria.


Sekarang Calla terang terang an memperlihatkan sifat manjanya kepada Satria, dan satria pun menyukai sifat manjanya itu. Malah semakin hari semakin dan semakin gemas.


"Oke, Calla sekarang bobok gih, besok ketemu di sekolah ya. Good night sayang."


"Good night to sayang..."


Video call pun terputus.


Kini saatnya Satria dan Calla mengistirahatkan badannya untuk menghadapi hari esok. Mereka berdua sudah memimpikan mimpi indah masing masing di dalam tidurnya.


💞 💞 💞 💞 💞


•Gimana ya acara kencan Satria besok ama Calla??


•Kemana ya.. kira kira Satria bakal ngajak Calla kencan??


💞 💞 💞 💞 💞


**Gimana teman teman episode kali ini.. Uda bikin kalian seneng??


Jangan lupa isi kolom komentarnya ya gaes, kasih kritik dan saran buat RedPink ya teman teman.


Jangan lupa tekan jempol dan tanda lovenya ya**.


Terimakasih untuk kalian semua, teman teman yang masih mendukung cerita Satria ya... love you buat kalian semua.

__ADS_1


Sekali lagi selamat Malam Minggu ya ☺ buat para pembaca.


Salam Sayang RedPink untuk kalian semua. 🤗😘😍


__ADS_2