Sepasang Cincin Untuk Dua Hati.

Sepasang Cincin Untuk Dua Hati.
Bab 47


__ADS_3

Arthur hanya bisa mengangguk kala sang mommy terus menyemangati dirinya saat ini.


Arthur pun memutuskan untuk kembali ke Eropa, dia kini hanya ingin menenangkan diri dan fokus pada pekerjaannya.


Dia tidak tahu jika saat proses perceraian itu terjadi Alina tengah berjuang melawan virus yang bahkan tidak belum didapatkan obat penawarnya.


Sampai Alercxa menghubungi seseorang yang berbeda di pusat laboratorium milik saudara sepupunya, saat itu pula dia menemukan kasus serupa yang terjadi pada sepupunya itu.


Dan obat itu hanya bisa di bereaksi saat pasien dalam keadaan koma adalah penyembuhan yang paling tepat untuk membantu membersihkan racun dalam tubuh tersebut.


Itu yang terjadi pada istri sepupunya sementara Alina dia masih baru mengalami hal itu tapi keadaannya sudah sangat parah.


Junior bahkan tidak bisa jauh dari Alina yang kini tengah berada di rumah sakit.


Kedua putranya akan berada di rumah Alercxa dia bermain dengan Leony yang memang sangat menyukai keduanya seolah mereka benar-benar sudah seperti cucunya.


Sementara Junior akan pulang sesekali setelah Alina sadar dari pingsan dan akan kembali pulang karena harus mengurus perusahaan juga.


Alina yang akan sangat kesakitan setelah sambil memuntahkan darah itu dia langsung tidak sadarkan diri, dan itu berhasil di dokumentasikan oleh asisten pribadi Alina untuk bukti penelitian yang kini tengah dilakukan oleh orang-orang ahli yang kini tengah meneliti virus tersebut.


Sampai saat wanita itu tidak sengaja mengirimkan laporan tersebut pada nomor lama milik Arthur.


Meskipun tidak ada konfirmasi tapi saat ini wanita itu tengah ketakutan pada Junior yang selalu mengancam dirinya untuk tidak memberitahu Arthur tentang semua itu.


Dan dia sudah benar-benar berjanji tidak akan pernah memberitahukan kepada Arthur meskipun Alina tiada nanti.


Sebenarnya di hati kecilnya gadis itu sungguh sangat merasa bersalah karena tidak pernah memberitahu keberadaan dan keadaan Alina saat ini sementara dirinya digaji oleh Arthur untuk melakukan tugasnya itu.


Arthur sendiri kini tengah berada di dalam pesawat jet pribadi miliknya dia memutuskan untuk pergi ke Eropa bersama Teresa lebih tepatnya untuk mengantarkan kepergian Teresa ke negaranya.


Arthur tidak membawa ponsel lamanya karena dia tidak ingin akses tertentu diketahui oleh istri sirih yang licik itu.


Anggap saja itu adalah istri sirinya, hasil pernikahan beda keyakinan.


Arthur duduk sendiri karena Teresa tengah sibuk di toilet.


Saat ini Arthur tengah melihat wallpaper handphone miliknya yang menampilkan foto Alina dirinya dan kedua putranya itu.


Sempat di larang oleh Teresa tapi Arthur tidak pernah menggubris hal itu baginya Alina dan kedua putranya adalah harta yang paling berharga meskipun dia sudah menceraikan Alina dan kini proses cerai itu tengah dimulai.


Junior yang mengirimkan pengacara untuk mengurus proses tersebut karena dia tidak ingin Arthur mengetahui dimana mereka saat ini.


Begitu pula dengan Arthur yang diwakili oleh pengacara sama halnya dengan akun Alina.


Alina yang menerima gugatan cerai itu hanya bisa menatap surat tersebut dengan derai air mata dia pun memberikan sidik jari untuk menyetujui itu.


Hancur sakit perih sudah pasti dia rasakan saat ini karena pernikahan itu berhenti sampai di situ, tapi Alina yang menerima surat pengalihan seluruh aset kekayaan milik Arthur pada dirinya hanya bisa menerima semuanya tanpa bertanya kenapa? karena ada dua Putra mereka bersama dengan dirinya saat ini yang menjadi pertanyaan dalam hati Alina adalah kenapa Arthur harus memberikan semua itu lalu bagaimana dengan dirinya.


Arthur masih memiliki harta warisan dari Daniel dan juga Jenny tapi itupun sudah dipegang Jenny kembali, Arthur saat ini hanya bekerja untuk mengurus semuanya itu.


Alina pun mendapat surat semua surat gugatan cerai dan semua itu dari orang rumah yang memang Junior pekerjakan untuk mengurus rumah Alina sesekali.


Semua itu ada di kotak surat yang ada di pagar rumah tersebut.


Junior pun langsung mengurus semuanya lewat pengacara yang ia tunjuk untuk mengatasi semua itu.


Kini keduanya tidak ada yang tau kabar masing-masing.


"Mau sampai kapan kau memandangi wanita yang sebentar lagi akan mati tersebut."ucap Teresa dengan sengaja.


"Apa? maksud mu."ucap Arthur yang begitu kaget dengan hal itu.


"Sayang sekali, di saat-saat terakhir hidupnya bahagia itu pergi bersama dengan separuh nyawanya."ucap Teresa lagi.


"Apa? yang kamu katakan bajingan, sudah kubilang jangan pernah melukai dia."ucap Arthur.


Arthur kembali mencekik Teresa saat itu juga, wanita itu tidak sadar jika saat ini tengah berada jauh dari pengawal setianya itu.

__ADS_1


Arthur yang sudah mengatur siasat sejak lama pun kini sudah membuat Teresa ketakutan dan tidak bisa berkutik.


Arthur meminta asisten pribadinya untuk mengikat Teresa dan membuat wanita itu tidak sadarkan diri dengan bius.


Tidak hanya itu dia juga melepaskan segala apa? yang ada di tubuh wanita itu bukan untuk diperkosa melainkan untuk melepaskan semua alat pelacak dan lainnya setelah selesai dia pun mengganti pakaian wanita yang kini tengah tidak sadarkan diri.


Satu hal yang tidak pernah Teresa tahu jika Arthur juga memiliki akal untuk mengurus wanita itu.


semua alat pelacak yang kini terpasang di tubuh Teresa sudah dilempar ke laut menggunakan alat pelontar.


Setelah itu ia pun meminta kapten pesawat untuk pergi ke sebuah negara yang jauh dari jangkauan anak buah Tony.


Saat ini dia tengah menuju sebuah rumah sakit yang benar-benar canggih.


Arthur ingin melakukan sesuatu pada wanita keji itu.


Sesampainya di sana, Arthur yang kini sudah kembali melumpuhkan Teresa dengan bius pun su berada di rumah sakit tersebut.


Berkat kenalan Arda yang kini membantu Arthur.


Teresa sudah dibawa ke ruang operasi saat itu juga akan dilakukan pembedahan wajah dan otak wanita yang Arthur sangat benci itu.


Dia ingin merubah bentuk wajah wanita jahanam itu menjadi lebih mengerikan agar dia tidak bisa dikenali oleh siapapun lagi, dan saat itu dia akan putus asa lalu mati dengan cara dia sendiri.


Sungguh balas dendam yang sudah direncanakan matang-matang.


Wanita yang ia nikahi itu akan menjadi wanita buruk rupa dan lumpuh Arthur sendiri sudah mengatur siasat tersebut seapik mungkin.


Arthur masih menunggu operasi itu selesai dilakukan selain mata wanita itu yang kini mengalami masalah Teresa juga wajahnya diubah menjadi asing dan tidak akan ada yang mengenalinya begitu juga dengan dirinya.


Arthur sendiri kini sudah berpura-pura lumpuh dan cacat di bagian wajah nya seakan luka bakar dan goresan tidak lupa juga di bagian perutnya.


Begitu juga dengan wajah sang asisten pribadi yang saat ini sengaja dibuat cacat di balik kulit wajah palsu yang akan ia kenakan seperti separuh wajah Arthur.


Hanya Teresa yang benar-benar di ubah saat ini.


Jika dikatakan tega, maka Teresa lebih tega, dia yang sudah terlibat atas kematian Daniel dan juga nenek Arthur yang merupakan ibu dari Daniel saat Teresa tidak sengaja tersenggol oleh wanita lansia itu saat tengah berada di sebuah taman.


Arthur hanya membalas Teresa dengan menghilangkan penglihatan wanita itu sebelah dan merubah bentuk wajah wanita itu.


Kejahatan Teresa tidak sampai disitu. wanita itu juga telah melenyapkan putri Arthur Alana bayi yang belum sempat Alina lahir kan kedunia itu sudah tiada sebelum waktunya.


Kepedihan Arthur semakin bertambah saat ia kehilangan cinta istrinya karena kepergok tengah bercinta dengan wanita itu meskipun saat itu dia berada di dalam pengaruh obat perangsang.


Arthur akan melakukan percintaan itu dengan obat karena jujur dia tidak menerima wanita manapun di hatinya selain istrinya.


Arthur bukan tidak mampu untuk melenyapkan Teresa tapi dia tidak ingin menambah daftar dosa yang panjang itu.


Arthur kini harus benar-benar menjiwai peran sebagai orang cacat dan lumpuh begitu juga dengan akting penyesalan yang benar-benar harus dijiwai.


Arthur ingin Teresa pergi dengan sendirinya saat melihat tubuhnya yang cacat.


Tidak hanya itu, Arthur juga sudah me buat rahim wanita itu menghilang karena alasan kecelakaan tersebut.


Sementara itu Alina yang kini mendengar kabar kecelakaan pesawat jet pribadi milik pengusaha sukses Arthur Andersen, wanita itu seketika itu jatuh pingsan tidak sadarkan diri.


Sementara Jenny dan Arda yang merupakan bagian dari rencana tersebut kini berakting dengan sangat serius.


Arda mencari keberadaan Arthur dan juga Teresa ditemani oleh Tony yang juga sudah tiba di sebuah kota di luar negeri sana untuk mencari pesawat Arthur yang jatuh di laut lepas itu.


Dengan berbagai alat canggih dan juga ratusan ahli dikerahkan pesawat tersebut memang meledak ketika jatuh.


Dan yang ditemukan hanya puing-puing pesawat jet tersebut dan ada beberapa jenazah yang sudah tercerai berai.


Tidak ada lagi harapan hidup dan Jenny berulang kali jatuh pingsan dan berteriak histeris.


Arda bahkan sudah benar-benar kewalahan menghadapi akting istri kesayangannya itu.

__ADS_1


Tony sendiri kini tengah terduduk meratapi musibah yang terjadi.


Dia pun kembali ke negaranya untuk melaporkan semua kejadian itu pada sang ayah.


Arthur yang sejak kecil di didik dengan keras dan penuh kedisiplinan kini dia tidak pernah mengeluh lagi tentang semua hal yang terjadi, dia percaya do'a sang mommy bahwa kebahagiaannya akan kembali meski entah kapan itu akan terjadi.


Satu Minggu setelah kejadian itu, Arthur yang kini terbaring di sebuah rumah sakit dengan jarum infus peralatan medis lainnya.


Disaat berita penemuan tiga orang dewasa yang terapung di laut lepas dan cukup jauh dari lokasi kejadian tersebut Tony Arda dan beberapa orang asisten juga ayah Tony yang kini berada di kursi roda pun ikut datang ke rumah sakit tersebut.


Akting pun dimulai.


Tony melihat ketiga orang itu, dan betapa terkejutnya saat mereka melihat Arthur yang cacat dan juga asisten pribadinya dengan beberapa luka bakar yang cukup serius di tubuh mereka dan yang terakhir seorang wanita yang kini tengah meratapi nasibnya.


"Teresa ucap sang ayah yang masih mengenali suara putrinya itu.


"Pergi kalian siapa? pergi jangan mendekat."ucap wanita yang kini dengan wajah cacat dan sebelah mata tidak melihat.


"Aku kakak mu dan ini daddy."ucap Tony.


"Tidak kalian Monster laut aku takut tolong jangan mendekat pergi."ucap Teresa yang kini terlihat seperti orang tak waras tersebut.


Tony pun memanggil dokter yang merawat adiknya itu dia bilang trauma berat yang dia alami atas wajah dan juga kecelakaan yang dia bilang ada monster laut yang menghancurkan pesawat.


Akhirnya ayah Tony pun meminta anak buahnya untuk membawa pulang putrinya dan juga menceraikan Arthur yang sama tidak berdaya dengan putrinya itu.


Tony pun menemui Arthur dan turut berbelasungkawa atas semua kejadian, Tony sebenarnya merasa iba tapi dia tidak bisa apa-apa.


Sementara Arthur yang masih berteriak frustasi karena wajah dan kaki dia mengalami cacat.


Jenny yang berulang kali menangis dan memeluk Arthur begitu juga Arda yang mengelupas dan memeluk istrinya itu.


Sementara di negara lain, Alina kini sudah merasa lega atas berita ditemukannya Arthur dengan selamat, tapi dalam kurun waktu yang cepat.


Namun kabar itu juga membuat hati Alina sakit saat mendengar bahwa istri Arthur Andersen yang ketiga itu kini mengalami gangguan mental.


Bukan karena kabar gangguan mental yang membuat Alina sakit, tapi kata istri ketiga, ternyata benar adanya bahwa selama ini Arthur sudah mengkhianati dirinya.


Alina yang kini tengah berada di tempat Leony bersama Junior dia pamit untuk melihat kolam ikan koi yang ada di halaman belakang Mension milik Alercxa tersebut.


Alercxa sendiri kini tengah bercengkrama dengan kedua putra Alina yang selalu membuat dia merasakan kehadiran cucu yang belum pernah ia dapatkan karena Junior masih terlalu muda saat ini usianya baru 25 tahun.


Junior juga ingin menikah dengan Alina yang saat ini tengah berada di sisinya, tapi kabar Alina yang tidak bisa memiliki anak pun membuat mereka ragu untuk menikahkan keduanya.


Tapi Junior yakin jika suatu saat nanti dia akan bisa memiliki anak dari Alina.


"Sayang...ada apa? heumm."tanya Junior.


"Aku ingin pulang Jun."ucap Alina.


"Pulang kemana? disini rumah mu juga."ucap Junior.


"Indonesia Jun."ucap Alina.


"Apa? kau merindukan dia."ucap Junior.


"Jun aku sudah mengikhlaskan kepergiannya bersama dengan wanita lain."ucap Alina yang kini merasakan perih di hatinya.


"Alina sayang jika kamu sudah resmi bercerai dengan dia, apa? kamu akan memberikan ku kesempatan untuk memiliki dirimu seutuhnya."tanya Junior.


Alina pun terdiam sambil menatap sendu pada Junior.


"Berikan aku waktu untuk berpikir Jun.... jujur rasanya sungguh sangat sulit."ucap Alina.


"Aku akan menunggu jawaban itu honey dan kapanpun kamu siap aku masih bisa bersabar untuk menunggu mu."ucap Junior sambil tersenyum.


"Terimakasih Jun, andaikan saja aku bertemu dengan mu lebih dulu mungkin saat ini aku adalah wanita yang sangat berbahagia karena mendapatkan pria hebat dan terbaik seperti mu, meskipun mungkin kamu tidak beruntung karena mendapatkan ku."ucap Alina.

__ADS_1


"Honey,,, aku akan sangat bahagia bisa memiliki wanita sebaik dirimu plus cantik."ucap Junior yang tiba-tiba memberikan kecupan hangat di bibir Alina yang kini mematung di tempatnya.


__ADS_2