
Setelah mandi,Lisa pun merebahkan dirinya dikasur.
kring...kring...
"Halo,ini siapa?" ucap Lisa pada si penelepon
"Ini aku Nanda,aku akan berkunjung kerumah mu malam ini" jawab Nanda
"oke,tapi papa lagi di Belanda" balas Lisa
"tidak masalah" ucap Nanda lalu mematikan telponnya.
mau ngapain sih kesini malam malam,gumam lisa dalam hati
**Digedung BO Group**
Bunga pun telah ada didepan kantor Nanda saat itu,ia segera menuju ruangan Nanda tanpa menuju resepsionis.
Saat didepan ruangan sekretarisnya,Rifki pun melihat bunga dengan tatapan sinis.
"Hei nona,bisakah kau lebih sopan sedikit dengan cara mengetuk pintu" ucap Rifki sambil menatap Bunga.
"Aku tak perduli" jawab Bunga lalu ia menuju ke ruangan Nanda.
"Hai Nanda,apa kabar?" ucap Bunga,Bunga pun langsung memeluk Nanda dengan manja.
"Hei apa apaan ini,keluar kau" balas Nanda dengan tatapan sinisnya.
"Santai dong,aku kesini cuma mau ngajak kamu makan bareng" balas Bunga lalu mengeluarkan kotak makanan dan sebotol minuman untuk Nanda,air dalam botol itu sudah dimasukkan obat perangsang dalam dosis tinggi oleh Bunga.
__ADS_1
"Baiklah,jika memang tak lebih dari itu" Nanda pun membuka makanan dari Bunga Dan segera memakannya.
Saat ia makan,ia mencicipi makanan itu sangat pedas,karna melihat Nanda kepedasan,Bunga pun mengambil kesempatan untuk memberikan Nanda Minum.
"Ini,minum dulu" ucap Bunga sambil tersenyum sinis.
Nanda pun merasa curiga dan ia tidak menerima minuman itu,ia pun segera keluar ruangan untuk memanggil Rifki
"Rifki!Cepat ambilkan saya minum!" Nanda berteriak dengan suara lantang hingga mengagetkan karyawan yg mendengar suaranya.
Tak lama kemudian Rifki pun datang dengan segelas air penuh,tak tunggu lama Nanda segera meminumnya hingga habis tak tersisa.
"Nanda,kamu kenapa ga mau minum minuman aku? tanya Bunga dengan wajah memerah karna ia gagal menjebak Nanda.
"Diam kau!cepat pergi sekarang dan bawa makanan sampah mu itu!
**Dikamar Lisa**
Lalu Lisa pun memutuskan untuk pergi ke kantor Nanda dengan membawa nasi goreng dan telur mata sapi buatannya sendiri.
Setelah beberapa Jam,ia pun sampai digedung BO Group.
"Huh besar sekali gedung ini,kalau aku disuruh mengelilingi,aku pasti tidak sanggup." gumam Lisa
Saat Lisa ingin masuk,ia bertabrakan dengan Bunga karena Lisa tak melihat kedepan saat ia berjalan.
"Hei apa apaan ini!Jalan tuh pake mata!" teriak Bunga pada Lisa
"APA!JALAN PAKE KAKI BUKAN PAKE MATA!" Lisa pun tak kalah besar suaranya hingga para karyawan berkumpul untuk melihat kerusuhan itu.
__ADS_1
"Nona Lisa,maafkan Nona Bunga karna telah menabrak Nona" ucap resepsionis itu,karna ia Tau Lisa adalah putri tunggal CEO AP group.
"Apa!jadi ini Lisa,hah akhirnya kita bertemu Lisa!" Gumam Bunga dalam hati.
"Tidak apa apa,oh ya apakah Pak Nanda ada didalam?" tanya Lisa pada resepsionis itu.
"Ada Nona,Silakan Masuk.Maaf Nona Bunga silakan Nona pergi" jawab resepsionis itu lalu bicara pada Bunga.
Bunga pun pergi dari kantor dengan wajah yg kesal,sedang kan Lisa telah sampai diruangan Nanda dan Sekretarisnya.
Lisa pun mengetuk pintu dan segera masuk.
"Permisi tuan,apakah Ada Nanda?" tanya Lisa dengan sopan pada Rifki.
Rifki pun menoleh dan dilihatnya Lisa di depan pintu
"Gila,nih cewek perfect banget badannya,ditambah baju dress itu sangat ketat,beruntung sekali Nanda" gumam Rifki dalam hati.
"Tuann?Kenapa anda melamun?" ucap Lisa dengan nada sedikit kesal.
"Tidak,tidak ada.Tuan Nanda ada diruangannya,silakan masuk saja" Jawab Rifki pada Lisa dengan Lembut dan tersenyum hangat.
"Oh baiklah,terima kasih" Lisa pun tersenyum dan meninggalkan rifki disana.
Setelah ia mengetuk pintu,Nanda pun menyahutnya dan menyuruh masuk.
Lisa pun segera masuk dan melihat Nanda sedang mengurus Kertas kertas yg berantakan di mejanya.
**Hai para Readers,Maaf ya Di Episode sebelumnya banyak sekali kesalahan kata kata dan sangat berantakan,tapi disini saya akan berusaha memperbaikinya,dan novel ini akan up setiap hari ya readers.
__ADS_1
TERIMA KASIH**
@Valyaalmyraputri(Author)