
Keesokan harinya Nanda bersama keluarganya sedang dalam perjalanan menuju keBandara.
"Mas nanti aku mau keKampus aku dulu sebentar" ucap Lisa.
"Ngapain?" Nanda merasa curiga.
"Mau melihat adik kelas dan juga Dosenku" jawab Lisa.
"Baiklah, aku akan menemani" Tukas Nanda.
"Tidak, aku mau sendiri, ada yang harus aku urus" Ujar Lisa dengan cepat.
Nanda hanya memandangnya dengan wajah yang sulit diartikan, ia merasa curiga dengan sikap Istrinya dari semalam.
*****
Setelah beberapa jam, akhirnya mereka sampai diBandara, mereka segera menuju kePesawat pribadi Lisa.
"Mas nanti disana kita akan pergi kemana saja?" tanya Lisa.
Saat Nanda hendak menjawab, Seseorang memanggil Lisa dari kejauhan.
"Lisa!" teriaknya yang tak lain adalah Aldo.
"Aldo, kamu mau kemana?" tanya Lisa sambil menatap Nanda dengan gugup.
"Hai Nanda, aku akan pulang ke Belanda" jawab Aldo lalu ia menyapa Rafa.
"Hmm, baiklah, kalau begitu ikutlah kami" ucap Nanda lalu tersenyum kearah Aldo.
"Tidak terima kasih, aku sudah memesan tiket dan pergi bersama Tiara" ucap Aldo.
__ADS_1
"Tiara? Siapa?" tanya Lisa heran, karena selama ini Aldo belum pernah memperkenalkannya dengan wanita yang bernama Tiara.
"Dia calon istriku, itu dia" ucap Aldo lalu ia menunjuk seorang wanita yang sangat cantik.
"Hai Sayang" ucap Tiara lalu beralih menatap Lisa dan Nanda.
"Hai, aku Tiara" sapa Tiara lalu ia mengedipkan matanya kearah Nanda.
"Menjijikan" gumam Nanda.
Lisa hanya tersenyum mendengar kata kata suaminya barusan, ia senang karena Nanda tidak tergoda dengan tubuh dan wajah Tiara.
"Baiklah, kami akan segera pergi, semoga kita bertemu lagi" ucap Lisa lalu ia pergi bersama anak dan suaminya.
*****
Setelah mereka masuk kedalam pesawat mereka, Lisa segera menidurkan Bella agar ia tenang dalam perjalanan nanti.
"Mas, jangan begitu terus, kapan aku bisa beristirahat jika kau selalu tertawa dengan keras" ucap Lisa yang mulai jengkel karena mendengar suara Nanda untuk kesekian kalinya.
Nanda menoleh kearah Lisa, "Maaf sayang, akan kukunci mulutku ini" ucap Nanda lalu dia kembali bermain dengan Rafa sambil menutup mulutnya dengan sangat rapat.
Lisa hanya berdengus kesal, ia melangkah menuju kamar disana untuk beristirahat.
*****
Setelah beberapa hari, akhirnya mereka sampai di Belanda dengan tenang.
"Mas, siapa yang akan menjemput kita?" tanya Lisa.
"Tidak ada, aku menyuruh orang untuk mengantar barang kita, lalu kita mengayuh sepeda menuju kehotel" ucap Nanda lalu menghampiri orang yang dia maksud.
__ADS_1
"Jimmy?" tanya Lisa terkejut.
"Maaf siapa?" tanya Jimmy dengan hati hati.
"Ahh iya, aku Lisa syafani, teman kuliahmu dulu" ucap Lisa lalu ia beralih menatap Nanda.
"Mas, ayo cepat, aku ingin mengayuh sepeda kesana" ucap Lisa tidak sabaran.
Nanda hanya tersenyum lalu memberikan barangnya pada Jimmy, setelah itu mereka menaik sepeda bersama sama, Bella ikut dengan Nanda dengan kursi bantu dan Rafa ikut bersama Lisa.
"Mas, apakah kita tidak beristirahat?" tanya Lisa yang mulai lelah.
"50 meter lagi kita akan sampai, semangat sayang" ucap Nanda lalu ia mendekati sepeda Lisa.
"Mas, tidak usah dekat dekat, nanti aku bisa menabrak" Tukas Lisa.
"Tenang saja, selama bersamaku, itu tidak mungkin terjadi" ujar Nanda lalu mengayuh sepedanya menjajarkan disamping Lisa.
"Mas, sudah kubilang tidak usah berdampingan terlalu dekat!" teriak Lisa hingga membuat orang disana menatapnya.
Nanda sama sekali tak mengubrisnya, ia justru semakin mendekatkan sepedanya dengan sepeda Lisa.
Setelah beberapa menit, tiba tiba....
Bugghh!!!
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Guys maaf ya, mulai hari ini sampe akhir bulan puasa kayanya aku slow update dulu, paling sedikit mungkin satu hari dua episode aja dulu ya..
Marhaban Ya Ramadhan,, Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan๐๐ป๐๐ป๐๐ป
__ADS_1