Serumit Inikah Cinta?

Serumit Inikah Cinta?
Kampus


__ADS_3

Kring!!!


Dering ponsel Lisa membuat ia terbangun dari tidurnya, ia segera mengambil ponselnya karena takut Rafa dan Bella terbangun dari tidurnya.


"Halo?" ucap Lisa setelah mengangkat telponnya.


"Nona, maaf mengganggu, tapi disini ada Nona Nazwa yang menunggu dari tadi" ucap penelpon yang rupanya adalah Roni.


"Bilang saja saya sedang liburan, jika penting silahkan susul" ucap Lisa lalu ia mematikan telponnya.


Lisa menoleh kearah sebelahnya, ia melihat kasurnya sudah kosong, tinggal ia sendiri yang berada dikamar tidur.


"Kemana lagi mereka ini" gumam Lisa lalu membuka pintu kamar.


Lisa melihat Nanda sedang menyuapi Rafa dan juga Bella, Lisa menghampiri mereka kemeja makan.


"Siapa yang masak, mas?" tanya Lisa.


"Oh, tadi Tiara mengantarnya kesini" ucap Nanda sambil menikmati sedikit makanannya, "Ini sangat lezat, cobalah."


Lisa hanya memalingkan muka lalu pergi menuju kamar mandi, "Masakan istrinya sendiri hanya dibilang lezat tanpa sangat" gumam Lisa.


Setelah ia selesai mandi, ia menuju kamarnya untuk berganti pakaian, setelah itu kembali kemeja makan untuk membersihkan piring piring tadi.


"Sayang, makanlah terlebih dulu" teriak Nanda dari balkon.


"Aku kenyang" ucap Lisa lalu ia mencuci semua piring mereka tadi.


Tak lama setelah itu, bel pintu mereka berbunyi, Nanda segera berlari mendahului Lisa yang hendak membuka pintu.


"Dasar!" gumam Lisa yang sudah menghentikan langkahnya.


"Halo Tiara, masuklah dan duduklah dulu" sapa Nanda lalu mengajak ia masuk.


Lisa menoleh kebelakang, ia heran kenapa Nanda begitu baik pada Tiara.


"Tante Tiara, jadi kan ikut kita ke Paris?" ucap Rafa lalu ia memeluk Tubuh Tiara.


"Iya sayang, tante akan ikut jika papa kamu mengizinkan" ucap Tiara lalu melirik kearah Lisa dengan sinis.


"Kenapa kau ikut?" tanya Lisa lalu menghampirinya, "Ingin ikut dalam kehidupan keluarga kami?"


Nanda segera berdiri lalu menatap Lisa dengan tajam, "Aku yang mengajaknya, jika kau tidak suka, kau cukup disini saja dan tidak usah ikut kami" ucapnya lalu ia kembali duduk disebelah Tiara.

__ADS_1


Tiara tersenyum mendengarnya, "Obat itu berjalan dengan lancar" gumamnya.


Saat Tiara memberi makanan untuk Nanda dan Rafa, Ia memasukkan beberapa obat yang bisa membuat orang itu terangsang pada dirinya, namun obat itu tidak akan membuat peminum menjadi berNafsu.


Lisa menatap mereka dengan sinis lalu ia berlari menuju kamarnya, ia segera menelpon Aldo untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.


"Aldo, bisakah kau kekamarku nanti?" ucap Lisa dengan suara bergetar.


"Ada apa? Kau menangis, Lisa?" jawab Aldo.


"Tidak, ada hal penting yang akan kutanyakan, tapi tidak sekarang" ucap Lisa lalu ia mematikan sambungan telponnya karena Nanda membuka pintu kamarnya.


"Aku akan pergi dulu, Rafa dan Bella biar aku menjaganya bersama Tiara, kami akan pulang secepatnya" ucap Nanda lalu ia menutup kembali pintu kamar Lisa dengan kasar.


"Wanita genit!" gumamnya lalu ia segera keluar dari kamar untuk menunggu kedatangan Aldo.


Setelah beberapa menit, Akhirnya Aldo datang dan segera dipersilahkan masuk oleh Lisa.


"Jadi, apa yang ingin kau bicarakan?" tanya Aldo.


"Tiara sedang dimana?" ucap Lisa.


"Dia sedang bersama temannya, tadi sudah izin kepadaku" jawab Aldo lalu ia mengambil cemilan yang disiapkan oleh Lisa.


Aldo segera mendekati Lisa lalu menghapus air mata yang ada diwajahnya, "Bohong mengapa?"


Lisa menceritakan semuanya dari awal hingga akhir, Aldo yang mendengarnya sangat tak percaya tetapi dia tau kalau Lisa tidak pernah berbohong dengannya.


"Temani aku ke kampus kita dulu?" ucap Lisa.


"Baiklah, ayo aku antar" ucap Aldo lalu ia turun keparkiran menuju kampus mereka dulu.


******


"Aldo, kamu kan punya rumah, kenapa menginap dihotel?" tanya Lisa saat mereka sudah sampai didepan kampus.


"Tiara yang memintanya, kurasa karena ia ingin bertemu dengan Nanda" ucap Aldo lalu ia segera turun untuk membukakan pintu Lisa.


Lisa tertawa kecil melihat sikap Aldo yang begitu baik padanya, mereka segera menuju keruang Dosen yang berada disana.


Saat mereka memasuki kampus, Lisa sangat teringat dengan kejadian yang menimpanya saat lima tahun yang lalu.


"Tidak usah mengingat kejadian itu" ucap Aldo menenangkan Lisa.

__ADS_1


"Bagaimana bisa aku tidak teringat dengan itu" balas Lisa.


FLASHBACK ON


*Saat itu, Lisa sedang berjalan menuju bangku didepan kampus, saat dia duduk disana, tiba tiba saja seseorang wanita yang tidak dikenalnya melempar sesuatu kearahnya sehingga mengenai bahu Lisa.


Lisa menoleh kebelakang, ia sempat melihat pelakunya tetapi tidak begitu jelas, Lisa mencari barang yang mengenainya tadi, ia membuka kertas yang tadi dilemparkan padanya.


"Aku akan merebut semua kebahagiaan kamu, mulai detik ini hingga kamu menghilang dari dunia!"


Setelah beberapa jam dari kejadian itu, Lisa mendapat kabar jika kekasihnya saat itu meninggal dunia karena dibunuh didalam toilet kampus*, dan juga banyak masalah datang pada orang yang berusaha mendekati Lisa terkecuali Aldo.


FLASHBACK OFF


"Baiklah, aku sekarang hanya mau keruang Dosen" ucap Lisa lalu mereka segera menuju kesana.


Saat sampai disana, beberapa dosen menoleh kearah mereka lalu tersenyum, mereka masih ingat kalau dua orang itu adalah Lisa dan Aldo.


Lisa segera menyalami mereka lalu duduk disofa tamu yang ada disana.


"Pak, apakah sudah ditemukan siapa pelaku kejadian pembunuhan Arjan Herold?" tanya Lisa.


Pak Direktur menggeleng, "Polisi belum bisa menemukannya hingga sekarang, kami juga berusaha melupakan kasus itu, Lisa."


Lisa tersenyum kecut, walaupun ia sudah tidak mencintai Arjan, tetapi setidaknya dia sudah mengisi hari-hari Lisa dengan penuh kebahagiaan selama dua tahun.


"Baiklah, besok jika ada waktu saya akan kembali kesini lagi" ucap Lisa lalu membungkukkan badannya dan segera pergi keluar ruangan disusul oleh Aldo.


"Aku akan mencoba mencarinya, jangan khawatir" ucap Aldo lalu ia mengajak Lisa untuk keliling kampus itu.


"Baiklah, ayo" ucapnya lalu ia berjalan keliling kampus bersama dengan Aldo.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


ai guys jangan lupa mampir diNovelku ya :


1.Dijodohkan Dengan CEO Dingin.


2.LIMA SEKAWAN.


3.Nae Taeyang.


Jangan Lupa buat Like dan Vote juga, makasihh🙏🏻🖤

__ADS_1


__ADS_2