Serumit Inikah Cinta?

Serumit Inikah Cinta?
Rafly datang


__ADS_3

Lisa menoleh ke arah Aldo, dia menatap semua temannya satu persatu yang melongo kepada Lisa.


"Apaa?" tanya Lisa heran.


"Kamu denger kan berita barusan?" tanya Bunga melongo.


"Iya" jawab Lisa.


"Suami Kamu kan dari jakarta ke Jerman?" ucap Rosa dengan nada gelisah.


"Iya memang, tapi dia ke Berlin, bukan Hamburg" jawab Lisa santai.


"Yaampun, aku udah takut aja" jawab Rosa lega mendengar jawaban Lisa.


"Terus, maksud kata kata Dian sama Rafly tadi apa?" tanya Bunga heran.


"Entah, aku mau ngikutin semua permainan mereka dulu" jawab Lisa lalu mengambil ponselnya.


"Yaudah, tidur yok, udah malem" ajak Aldo lalu ia pergi ke kamarnya disusul oleh Yang lain.


"Mas, aku yakin kamu pasti selalu baik baik saja!" ucap Lisa sebelum ia tertidur.


Keesokan Harinya...


Lisa sedang sibuk membantu Bibi membereskan meja makan setelah ia sarapan dengan sahabatnya tadi.


Ponsel Lisa berbunyi, Lisa melihat panggilan masuk dari Nanda, ia bergegas mengangkat telepon dari Nanda.


"Mas, kamu sudah sampai disana?" tanya Lisa.


"Sudah, aku memesan tiket pesawat khusus, jadi bisa lebih cepat sampai" jawab Nanda.


"Cepat pulang ya mas" ucap Lisa.


"Tentu saja, aku akan pergi kehotel dulu" ucap Nanda lalu ia mematikan teleponnya.


Lisa sudah tidak menghiraukan Nanda lagi, ia kembali ke kamarnya untuk bersiap pergi kekantor sebentar.


***********


Saat ini Lisa sudah sampai dikantornya, ia segera menuju keruangan Sekretaris Roni untuk meminta laporan perusahaan.

__ADS_1


"Roni, apa kamu sudah menyiapkan laporan yang saya inginkan?" tanya Lisa.


"Sudah, Nona" ucap Roni lalu memberikan laporan itu kepada Lisa.


"Nona, kemarin Tuan Rafly mencari Nona kesini" ucap Roni.


"Bagaimana dia tau kalau saya yang memegang perusahaan ini? bukan Nanda?" tanya Lisa heran.


"Saya tidak tahu, Nona, kemarin dia bilang hari ini akan kembali lagi menemui Nona" ucap Roni.


"Baiklah, saya akan menunggu diruanganku" ucap Lisa lalu pergi menuju ruangannya.


Lisa masih berpikir keras mengapa Rafly pergi mencarinya hingga akan kembali lagi kesini, dia juga masih berpikir apa maksud perkataannya direstoran kemarin.


tok tok tok


Lisa mendengar suara ketukan pintu dari luar.


"Masuk!" ucap Lisa.


Pintu mulai dibuka oleh seseorang, dia tersenyum melihat Lisa sudah menunggunya disana.


"Tidak, saya hanya ingin berkunjung keperusahaanmu ini" ucap Rafly lalu duduk disofa.


"Apa yang kamu rencanakan?" Tanpa pikir panjang, Lisa bertanya pada Rafly tentang rencananya itu.


"Rencana apa?" tanya Rafly heran.


"Tidak usah berpura pura bodoh" ucap Lisa lalu berdiri mendekati Rafly.


"Darimana kau mengetahuinya" Rafly berdiri lalu menatap Lisa dengan sorotan sinis.


"Bukan urusanmu!" ucap Lisa lalu pergi meninggalkan Rafly diruangannya.


"Aku akan membuatmu hancur, Lisa!" teriak Rafly dari dalam ruangan, Lisa serta Roni dapat mendengar teriakan Rafly yang begitu lancang.


"Dasar pria gila!" gumam Lisa lalu pergi menuju mobilnya.


"Selalu ingin menghancurkan hidup orang, padahal hidupnya sendiri saja sudah hancur!" Lisa masih memaki Rafly dalam perjalanan.


"Bagaimana juga Dian dan Rafly bisa bertemu!" gumam Lisa.

__ADS_1


Setelah sampai dirumah, Lisa segera membersihkan badan lalu membantu bibi untuk menyiapkan makan malam.


"Nona, apakah Bella sudah dimandikan?" tanya Bi Ara.


"Sudah, bi" jawab Lisa.


"Bibi tolong panggilkan Rafa dikamarnya ya" ucap Lisa pada bi Ara.


"Baik Nona" ucap bi Ara lalu pergi menuju kamar Rafa.


Tak lama itu ponsel Lisa bergetar, Lisa menghampirinya lalu segera mengangkat panggilan vidio dari Nanda.


"Hai sayang" ucap Nanda.


"Kamu dimana, Mas?" tanya Lisa.


"Aku sedang dikantor, dan ini sekretarisku" ucap Nanda sambil mengalihkan kameranya kearah sekretaris Dina.


"Siapa namanya, mas?" tanya Lisa.


"Dina" jawab Nanda.


"Mas, sudah dulu, aku akan makan malam dengan Rafa" ucap Lisa.


"Baiklah" Nanda segera mematikan teleponnya.


Lisa dan Rafa hanya makan malam berdua saja, mereka sangat merasa bosan jika tisak ada Nanda.


"Sayang kamu langsung tidur" ucap Lisa setelah Makan malam.


"Siap mama" jawab Rafa lalu kembali kekamarnya ditemani Bi Ara.


Lisa kembali kekamarnya untuk melihat Bella, setelah itu ia mencuci muka lu pergi tidur.


"Mimpi indah, Mas" ucap Lisa pada Nanda yang sedang berada di Jerman sana.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Readers jangan lupa mampir ke Novel kedua aku ya jduulnya "LIMA SEKAWAN."


Jangan lupa buat Like dan vote juga ya👋🏻

__ADS_1


__ADS_2