
Keesokan harinya(Amerika)
"Rifki,pukul berapa pesawatku hari ini" tanya Nanda pada rifki saat ditelepon.
"Sekitar 2 jam lagi Bos" jawab Rifki.
"Baiklah,kau urus dulu perusahaan ku disini" ucap Nanda lalu mematikan teleponnya.
Setelah satu jam ia berkemas,ia segera memesan taksi menuju Bandara.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Di Indonesia saat itu tengah pukul enam pagi,Lisa terbangun dari tidurnya.
Ia melihat Rafly sedang menelpon seseorang.
"Baiklah,jalankan rencana ini dengan mulus" ucap Nanda lalu mematikan telepon nya.
Lisa hanya diam mendengar ucapan Rafly,ia masih ingin mendengar kelanjutannya.
"Lihat saja Nanda,aku akan menghancurkan hidupmu seperti dulu lagi,hahaha" ucap Rafly diakhiri dengan tertawa kejam.
Lisa pun terkejut namun ia kembali ber pura pura baru bangun dari tidurnya,ia masih ingin melihat permainan Rafly.
"Rafly,boleh ambilkan aku air minum tidak?" tanya Lisa dengan suara khas orang bangun tidur.
"eh Lisa,kau baru bangun kan?" tanya Nanda dengan gelisah lalu mengambilkan air minum untuk Lisa.
"ya,kenapa memang?" tanya Lisa berpura pura tidak tau.
"tidak ada" tukas Rafly cepat.
Setelah beberapa jam, Dokter akhirnya datang untuk memeriksa keadaan Lisa.
"Nona Lisa,anda hari ini sudah boleh pulang,tetapi usahakan agar pikiran dan fisik anda tidak tertekan supaya mencegah kejadian seperti kemarin terulang lagi" ucap Dokter.
Lisa hanya diam,ia hanya memikirkan mengapa Nanda belum menjemputnya saat ini.
"Rafly,kamu tolong antar aku kerumah papa ku ya" ucap Lisa.
"Baiklah aku akan mengantarmu" jawab Rafly.
Setelah mereka berkemas kemas, mereka pun segera masuk ke mobil menuju rumah pak Andi.
__ADS_1
"Jadi ini rumah ayah mu?" kata Rafly Saat mereka sampai didepan rumah pak Andi.
"Iya,apakah kau ingin mampir?" tanya Lisa.
"Tidak,aku akan kembali ke perusahaan" jawab Rafly lalu ia pamit dan pergi ke perusahaan.
"Apa yang sebenarnya direncanakan oleh Rafly" ucap Lisa pada dirinya sendiri sambil berjalan kedepan pintu.
"Nona,anda kembali kesini" ucap Bi Lila lalu menghampiri Lisa.
"Bi,papa dimana?" tanya Lisa.
"Bapak sedang makan Nona,mari saya antar" kata Bi Lila lalu berjalan menuju meja makan.
"Papa" teriak Lisa lalu menghampiri papa nya sambil meneteskan air mata.
"Nak,ada apa?apakah kamu sedang bertengkar dengan Nanda?" tanya Pak Andi.
"Tidak pa,Mas Nanda sedang di Amerika" jawab Lisa lalu duduk di kursi sebelah Papa.
"Pa,papa tahu tidak?" kata Lisa menghentikan makannya.
"Apa sayang?" tanya Pak Andi penasaran.
Bi Lila yang mendengar nya pun meneteskan air mata saat mencuci piring karena senang,ia adalah Pembantu pribadi Lisa sejak kecil,ia yang merawat Lisa hingga besar.
"Baguslah kalau begitu,papa akan menjadi kakek sebentar lagi" ucap pak Andi girang.
"Oh iya pa,Bagaimana dengan perusahaan papa?" tanya Lisa.
"Entah lah sayang,Apakah kamu sanggup jika harus mengurusnya?" kata pak Andi.
"Bisa dong pa,aku juga akan meminta bantuan mas Nanda kalau ada kesulitan" jawab Lisa.
Mereka pun menyelesaikan sarapan mereka.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sedangkan Nanda,ia saat ini sudah didalam pesawat menuju Indonesia,memerlukan waktu 2 hari untuk sampai Ke Indonesia.
Selama di perjalanan,ia hanya diam memikirkan nasib istrinya yang saat itu sedang bersama Rafly.
ia mengingat bagaimana kejadian 10 tahun yang lalu itu.
__ADS_1
FLASHBACK ON
Rafly dan Nanda dulunya sahabat yang sangat dekat, mereka selalu berdua saat suka dan duka.
Hingga suatu saat,Ayah Rafly meninggal karena dibunuh pada saat Rafly berumur 15 tahun.
Pada saat kejadian itu,kebetulan ayah dan ibu Nanda berada di tempat kejadian,Rafly mengira mereka adalah pelakunya,padahal orang yang membunuh Ayah nya adalah orang lain.
hingga sampai sekarang,Rafly masih membenci keluarga Nanda,karena sampai sekarang ia masih belum menemukan pelaku sebenarnya serta bukti yang kuat untuk menuduh Orang tua Nanda.
Sejak kejadian itu,Rafly membenci Nanda dan selalu berusaha menghancurkan hidup Nanda.
FLASHBACK OFF
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Saat Lisa dikamarnya,ia masih merenungkan apa yang akan direncanakan oleh Nanda,ia sangat pusing memikirkannya.
"Sebaiknya aku pergi ke minimarket untuk membeli cemilan".
ia pun pergi mengambil kunci mobil lalu berkendara menuju minimarket.
Saat didepan minimarket,ia melihat Rafly bersama Pria asing sedang duduk di meja depan minimarket.
"Sebaiknya aku memakai masker lalu mendengar pembicaraan mereka" ucap Lisa lalu turun dari mobilnya mendekati tempat duduk Rafly.
"Baiklah, aku minta buatlah Nanda celaka dalam perjalanan pulang menuju kekota ini" ucap Rafly.
"Bagaimana dengan istrinya?" tanya pria itu.
"Aku akan membuatnya celaka entah kapan pun itu jika aku menginginkan nya" ucap Rafly lalu ia hendak berdiri untuk pergi dari sana.
Lisa pun memalingkan mukanya dari hadapan Rafly.
Setelah Rafly pergi,Lisa membuka maskernya lalu masuk ke minimarket untuk membeli cemilan.
"Apa maksud perkataan Rafly tadi,bukankah dia orang yang baik,tapi mengapa sekarang begitu dendam pada Nanda" ucap Lisa setelah masuk ke mobilnya.
saat ia sampai dirumah,ia sudah memutuskan untuk lebih baik berdiam diri dirumah dan pergi selalu diantar oleh supir ataupun bodyguard Nanda.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jangan Lupa Like,komen dan Vote juga ya guys:)
__ADS_1
Meskipun kegiatan kecil,namun sangat berharga bagi saya:).