
Setelah 2 hari,Nanda pun sampai di Indonesia,ia dijemput oleh lima orang bodyguard nya serta satu orang supir.
"Pak nanti pergi kerumah sakit xxxx dulu," ujar Nanda pada supirnya.
"Baik pak" jawab pak supir.
Setelah beberapa jam perjalanan,mereka sampai dirumah sakit.
Nanda pun segera menanyakan keberadaan istrinya pada perawat.
"Maaf pak,Pasien dengan nama Lisa syafina sudah keluar dari rumah sakit dua hari yang lalu" ucap perawat itu.
"Baiklah,terima kasih" Nanda pun pergi keluar rumah sakit,tanpa ia sadari orang suruhan nya mengikutinya dari Bandara tadi.
"Pak, anda silakan pulang bersama bodyguard saya,saya akan pergi mencari Lisa" ucap Nanda pada supirnya.
Setelah supir dan bodyguard nya pergi,ia segera mendatangi rumah Lisa melalui jalan pintas yang sepi.
Saat Nanda melihat kaca spion nya,ia melihat dua orang sedang mengendarai motor mengikuti nya dari tadi.
"Sial!Siapa orang itu" Ucap Nanda lalu ia menambah kecepatan mobilnya.
Saat ditikungan, orang yang mengikuti Nanda berhasil menghentikan mobil Nanda.
Nanda pun keluar dari mobil nya.
"Apa yang kalian ingin kan!" Kata Nanda sambil menutup pintu mobil nya.
"Kami ingin nyawa mu" ucap orang itu
Seketika orang itu langsung menyerang Nanda hingga terjadi perkelahian.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Siang itu Lisa sedang menonton TV dirumah nya.
"Seharus nya Menurut kata Rifki kemarin Nanda sudah sampai di Indonesia dua jam yang lalu,kenapa dia masih belum menjemput ku" ucap Lisa lalu memutar channel TV nya.
Saat ia melihat berita tentang pembegalan,Lisa menatap Berita itu untuk melihat Identitas korban.
Namun sampai berita itu selesai,ia tak menemukan identitas nya,Lalu lisa memutuskan untuk menelpon Nanda.
"Lisa" panggil Nanda dari depan pintu nya.
Lisa pun menoleh dan seketika tersenyum lalu menghampiri Nanda.
__ADS_1
"Mas,kamu tidak apa apa kan?" tanya Lisa lalu ia melihat wajah Nanda sedikit memar di dekat bibir nya.
"Mas,ini kenapa?" Tiba tiba Lisa teringat ucapan Rafly waktu itu untuk mencelakai Nanda.
"Tidak sayang,aku tadi hanya berkelahi dijalan" ucap Nanda menenangkan Istrinya.
"Sini biar aku obati" Lisa pun mengajak Nanda duduk Lalu mengambil kotak obat.
"Auu,sakit sayang" teriak Nanda saat Lisa menekan bagian wajahnya yang memar.
"Hehe maaf mas, ga sengaja" kata Lisa lalu kembali mengobati luka Nanda.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Bagaimana bisa kalian kalah bertarung dengannya!" teriak Rafly memarahi orang suruhan nya tadi.
"Maaf Bos,dia sangat kuat hingga kami kewalahan" ucap Pria itu.
"Baiklah,tetapi untuk kedua kalinya,aku tidak ingin kalian mengucapkan kata GAGAL SERTA MAAF! teriak Rafly dengan lantang.
Orang itu pun keluar dari ruangannya lalu Rafly menelpon Lisa untuk membuat Nanda memarahi Lisa.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Mendengar ponsel nya berbunyi,Lisa segera mengangkat telepon dari Rafly.
"Lisa,bisakah kita bertemu di cafe xxxx?" balas Rafly.
"Apalagi yang akan direncanakan pria muka dua ini!Baiklah aku akan mengikuti permainan mu!" gumam Lisa dalam hati.
"Baiklah,aku akan kesana lima belas menit lagi" ucap Lisa lalu mematikan telepon nya.
"Siapa yang menelpon mu" ucap Nanda dengan muka masam.
"Rafly,dia teman lamaku,aku akan pergi ke cafe dengannya" ucap Lisa lalu pergi keatas untuk mengambil tas nya.
"Kamu tidak boleh pergi dengannya!" teriak Nanda,namun Lisa tak memperdulikannya karna ia ingin melihat permainan si muka dua itu.
Setelah Lisa turun,ia melihat wajah nanda memerah karena marah.
"Kau tak perlu marah mas,aku hanya mencintai mu" ucap Lisa lalu mencium pipi Nanda sekilas.
"Ini bukan masalah cinta!tapi masalah keselamatanmu!" teriak Nanda pada Lisa yang berjalan menuju pintu.
Lisa pun terhenti mendengar ucapan Nanda, "Apa maksud Nanda,jadi ia juga mengetahui rencana busuk Rafly?" gumam Lisa dalam hati.
__ADS_1
"Apa maksud mu?" tanya lisa berpura pura tidak mengerti.
"Ti...tidak!Pokoknya kau tidak boleh pergi dengannya kalau aku tidak ikut!" ucap Nanda.
"Baiklah kau boleh ikut,tapi naik mobil mu saja" ucap Lisa lalu kembali menaruh kunci mobil nya di atas meja.
Mereka pun pergi bersama menuju Cafe tempat Rafly menunggu.
Saat mereka sampai disana,mereka mencari keberadaan Rafly namun ia tidak disana.
"Coba aku telepon dia dulu" ucap Lisa.
Namun saat ia menelepon,sudah berkali kali panggilan nya ditolak oleh Rafly.
Nands pun mengajak Lisa kembali kerumah mereka.
"Seperti nya aku tau rencana dia kali ini" ucap Nanda saat ia sudah masuk ke mobil.
"Apa maksudmu?jadi kau juga tau mengenai rencana ia sebelumnya?" tanya Lisa terkejut.
Nanda pun menceritakan semua yang terjadi,termasuk kisah sepuluh tahun yang lalu.
Sebaliknya,Lisa juga menceritakan semua yang ia ketahui tentang rencana busuk Rafly.
"Kalau begitu,mulai sekarang aku akan memperkerjakan bodyguard ku untuk berjaga jaga dirumah serta untuk menemani mu kemana pun kau akan pergi" kata Nanda lalu memasukkan mobilnya kehalaman rumah mereka.
"Mas aku pengen makan sate ayam" rengek Lisa,lalu Nanda mengeluarkan handphone nya untuk memesan makanan delivery.
"Ayo masuk dulu,makanannya sudah kupesan" ucap Nanda lalu masuk kerumah bersama Lisa.
Saat mereka masuk kerumah,Nanda mengeluarkan ponsel nya lagi untuk memanggil dua puluh orang bodyguard nya.
"Sepuluh orang untuk berjaga dirumah,lima orang untuk menjaga mu,serta lima orang lagi untuk menjaga ku" ucap Nanda pada lisa.
"Apa?lima orang?itu terlalu banyak mas" ucap Lisa dengan mata melotot.
"sudahlah diam,Biarkan aku yang mengaturnya" ucap Nanda sambil menutup mulut Lisa dengan tangannya.
"Tanganmu itu Kotor serta Bau!" teriak Lisa sambil menyingkirkan tangan Nanda dari mulutnya.
Saat mereka bercengkrama,ada yang mengetuk pintu dari luar.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jangan lupa like,komen,dan juga Vote ya guys!
__ADS_1
ㅅㄷㄱㅑㅡㅁ ㅏㅁ냐ㅗ:)