Serumit Inikah Cinta?

Serumit Inikah Cinta?
Lisa demam


__ADS_3

Setelah mereka pulang, Lisa segera membersihkan badan lalu berganti pakaiannya.


"Mas, kamu ada proyek baru tidak?" tanya Lisa sambil duduk disebelah Nanda yang sedang bermain ponsel.


"Tidak ada" jawab Nanda.


"Aku mendapat proyek dari Nazwa, tapi aku harus menetap dikorea" ucap Lisa.


"Bagaimana menurutmu, Mas?" tanya Lisa.


"Tidak usah diterima" jawab Nanda lalu menoleh kearah Lisa.


Saat Lisa hendak menjawab, tiba-tiba saja dia batuk-batuk.


Uhuk... Uhuk...


Nanda menatapnya dengan tatapan khawatir.


"Kamu kenapa?" tanya Nanda.


"Batuk" jawab Lisa lalu ia naik keatas kasur untuk segera tidur.


Nanda segera menyusulnya lalu tidur disebelah Lisa.


Saat Nanda memeluknya, ia tak sengaja memegang kening Lisa yang sangat panas.


"Sayang, apakah kamu sakit?" tanya Nanda, tetapi tidak ada jawaban dari Lisa yangs saat itu membelakangi wajah Nanda.


"Lisa?" ucap Nanda lalu memutar badan Lisa menghadapnya.


Nanda mencoba membangunkan Lisa tetapi Lisa tetap tidak bangun dari tidurnya.

__ADS_1


Nanda segera menelpon dokter Hani untuk datang kerumahnya, setelah tiga puluh menit, Dokter Hani sampai lalu segera diantar oleh bi Ara menuju kekamar Nanda dan Lisa.


tok tok tok


"Masuklah" ucap Nanda dari dalam kamar.


Dokter Hani segera membuka pintunya lalu ia melihat Lisa yang terbaring dikasurnya.


"Apa yang terjadi, Tuan?" tanya Dokter Hani sambil memeriksa Lisa.


"Entahlah, awalnya dia hanya batuk-batuk saja, tapi saat akan tidur, dia malah pingsan" ucap Nanda.


Setelah Selesai memeriksa Lisa, dokter Hani membereskan peralatannya lagi.


"Lisa kenapa?" tanya Nanda.


"Nona Lisa demam karena terlalu lelah dan juga fisiknya yang sangat lemah sejak dia lahir membuatnya semakin frustasi, tuan" ucap Dokter Hani.


"Saran saya, sebaiknya Nona Lisa harus menjaga pola makannya dan juga jangan membuat dia berpikir yang terlalu membebankan baginya" ucap dokter Hani lalu tersenyum dan segera meninggalkan kamar Nanda.


"Maafkan aku sayang, karenaku kamu jadi sakit" ucap Nanda.


Sudah lima belas menit tetapi Lisa belum sadar dari pingsannya, Nanda semakin khawatie tetapi ia tidak ingin menelpon dokter Hani lagi karena takut merepotkan.


"Cepatlah sadar, sayang" ucap Nanda lalu memeluk tubuh istrinya dari samping hingga ia tertidur.


Saat tengah malam, Lisa merasa dadanya sangat sesak, ia menoleh kearah kaki dan tangan Nanda yang saat itu menindih tubuhnya hingga Lisa kesusahan untuk bergerak.


"M...mass" ucap Lisa dengan masih sangat lemah.


Nanda terbangun ketika mendengar suara Lisa lalu ia berdiri untuk mengambilkan air minum untuknya.

__ADS_1


"Minumlah air ini dulu" ucap Nanda lalu membantu Lisa untuk duduk.


"Aku kenapa mas?" tanya Lisa dengan lirih.


"Kamu demam, kata dokter fisik dan fikiranmu terlalu lemah, apa yang kamu fikirkan?" tanya Nanda.


"Yang aku pikirkan adalah bagaimana cara membuat suamiku agar tidak banyak bertanya dan berbicara!" Tukas Lisa setelah meminum airnya.


Nanda hanya tersenyum walaupun sebenarnya dia sangat khawatir dengan keadaan Lisa.


"Minumlah obat ini dulu" ucap Nanda sambil memberikan obat itu pada Lisa.


"Aku tidak mau mas, mulutku terasa sangat pahit sekali apalagi jika aku meminumnya" ucap Lisa menjauhkan tangan Nanda.


"Jika kamu ingin cepat sembuh, minumlah obat" ucap Nanda.


Lisa masih saja menolak, hingga beberapa menit, akhirnya Nanda berhasil membujuk Lisa untuk meminum obatnya.


"Hanya satu!" Tukas Lisa lalu mengambil obat yang paling kecil ditangan Nanda.


Setelah meminumnya, Lisa merasa sangat mengantuk dan juga lelah.


"Aku mengantuk, ayo tidur lagi mas" ucap Lisa lalu dia kembali menidurkan dirinya.


Nanda segera berjalan memutari kasurnya lalu tidur disebelah Lisa, ia tidak ingin memeluk Lisa dengan erat karena takut Lisa semakin sakit karena pelukannya yang begitu erat.


"Cepatlah sembuh" ucap Nanda lalu ia memejamkan matanya dan langsung masuk kedalam dunia mimpinya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Guys makasih buat yg udah support aku sampe dapet ranking karya baru peringkat enamm, kemarin sih peringkat empat tapi eh turun, yaudah gapapa mungkin lain kali peringkat satuu wkwk, makasih ya buat yg udah support akuuu😭😍

__ADS_1


__ADS_2