
Setelah perjalanan yang lama,mereka pun sampai dihalaman depan rumah Pak Andi, Mereka pun segera turun dari mobil, sedangkan pak Joko, yang tak lain adalah supir pribadi pak Andi segera menurunkan barang Lisa yg ada di bagasi.
"Pak Joko, sini biar Lisa aja yg membawanya, Pak joko parkirkan mobil digarasi saja." ucap Lisa sambil berjalan mendekati pak Joko.
"Tidak apa apa Nona,ini adalah tugas saya, nona masuk kedalam saja." ucap pak joko dengan lembut kepada Lisa.
"Yasudah kalau begitu, nanti letakkan kopernya didekat tangga ya pak, biar saya yang membawanya kekamar." Ucap Lisa Lalu masuk kedalam rumah dan duduk di sofa ruang keluarga.
"Fiuhh, rindu sekali aku dengan rumah ini, hmm Rosa apa kabar ya, aku telpon dia ajalah, aku sangat rindu sama rosa."
Rosa adalah sahabat Lisa semenjak kelas 3 SD, mereka selalu satu sekolah dan melakukan banyak hal bersama sama, Rosa memiliki sifat Yang Judes namun berhati baik, dia pun sangat pintar memasak seperti Lisa, setiap dia pergi bersama Lisa, mereka berdua selalu dikira orang kembar,karna mereka memang sangat mirip wajahnya, padahal mereka hanya sahabat, tetapi mereka saling menjaga satu sama lain seperti saudara.
"Halo Rosa, Rosa aku udah dirumah, kamu apa kabar???" Ucap Lisa yang sedang menelpon Rosa.
"Apa! Kamu udah diIndonesia? Aku kerumah kamu ya, aku rindu banget sama sahabat ku yang satu ini" Rosa bicara dengan nada yang keras hingga membuat telinga Lisa menjadi sakit karna mendengar suaranya.
"Biasa aja dong! yaudah iya buruan ya kamu kesini, aku mau siapin makanan dulu, babay bestie!" Lisa pun segera mematikan telponnya lalu pergi kedapur mencari pelayan.
"Bi Lila, Tolong siapin makanan ringan buat Rosa ya, dia mau kesini soalnya." Ucap lisa sambil membuka kulkas dan mengambil minuman.
"Iya non" Bi Lila pun segera menyediakan kue kering yang bermacam macam serta minuman.
Tak lama kemudian...Tok..tok...tok..tok...
"Bi biar aku aja yang buka, itu pasti Rosa." Ucap Lisa pada pelayannya lalu membuka pintu.
__ADS_1
"Lisa!! Aku sangat rindu denganmu!" Rosa memeluk Lisa dengan sangat erat sehingga Lisa susah bernapas dibuatnya.
"Rosa Lepas! Kamu mau aku mati hah!" Teriak Lisa pada rosa.
"Hehe iya maaf, aku tuh kangen banget sama kamu, Lis ayo masuk, aku capek berdiri terus."
"Yaudah ayo, kita duduk diruang tamu aja ya" Ucap Lisa lalu mereka segera duduk.
"Eh Lisa kamu tambah cantik aja, badan kamu juga tambah perfect, udah kayak kembaran gitar spanyol nih, hahah!"
Mereka berdua pun tertawa dan berbincang bincang sambil mengunyah cemilan yang disediakan bi Lila.
Tak lama itu...
Tok...tok...tok...
"Ga kok, mungkin temen papa kamu kali" Ucap Rosa santai sambil mengunyah cemilannya.
"Oh iya temen papa emang mau kesini, bentar ya aku panggil papa dulu, Bi Tolong bukain pintu dulu, Rosa kita pindah keruang keluarga aja." Lisa pun langsung pergi keatas untuk memanggil papanya.
"Pa, temen papa udah dateng,Lisa mau turun lagi ya nemenin Rosa." Ucap Lisa Lalu pergi keruang keluarga dan menemui Rosa.
"Eh,kamu tau ga siapa yang dateng?" Ucap rosa pada Lisa, Lisa pun menggeleng.
"Itu loh CEO terkaya, terdingin, tertampan, terjahat, terbaik di Kota ini, aduhh dia ganteng banget sih" Ucap Rosa berbelit belit.
__ADS_1
"ter apa lagi? Masih banyak? Lebay banget sih" Ucap lisa lalu menatap rosa dengan kesal.
"Eh Lis aku pulang dulu ya, ga enak kamu ada tamu, besok jalan yuk." Rosa pun berdiri dari duduknya.
"Iya iya, yaudah yuk aku anter kepintu" Mereka pun melewati pintu samping karna jika lewat pintu depan, papa sedang ada tamu
Dilain sisi, Pak Andi segera menyambut Tamunya dan menyuruh masuk.
"Jadi begini pak, sebenarnya kami ingin menjodohkan anak kami dengan putri bapak, apakah bapak bersedia? Ucap Pak Bobi Dengan santun.
Pak Bobi adalah rekan bisnis Pak Andi dan Istrinya Bernama Nyonya Popi,Serta putranya bernama Nanda Orlando,ya CEO terkaya dikota itu dan ditakuti semua orang
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jgn lupa like dan komen ya manteman
Ini adalah foto gambaran wajah Rosa.
ini adalah foto gambaran wajah Nanda,ya umurnya memang sudah 25tahun,ia lebih tua 5 tahun dibandingkan Lisa.
__ADS_1