
"Sayang kumohon jangan seperti ini,jika ada masalah ceritalah" ucap Nanda sambil duduk disamping Lisa.
"Tidak ada,apakah kamu jadi ke Amerika?" tanya Lisa sambil menatap Nanda.
"Iya sayang,tidak apa kan jika kamu disini bersama Bibi?" Ucap Nanda lalu ia mengambil handphone nya yg dari semalam belum disentuhnya.
"Tentu,kalau begitu kenapa kamu belum pergi" Tanya Lisa dengan nada mengusir.
Saat Nanda akan membuka ponselnya,ia pun terkejut saat melihat panggilan tak terjawab dan panggilan masuk dari nomor tak dikenal.
"Sayang,apakah kamu yg menerima telpon dari orang ini?" tanya Nanda sambil mengernyitkan dahi nya.
"Hm" jawab Lisa singkat lalu ia pun hendak beranjak dari sofanya untuk keluar kamar.
"Tunggu!kenapa kamu tidak bilang padaku kal-" Belum selesai Nanda bicara Lisa langsung menyambar omongannya.
"maafkan aku,aku lupa" jawab Lisa sambil menoleh kearah Nanda.
"Baiklah,apa itu penting?" tanya Nanda lalu ia mengambil koper nya.
"Tidak" balas Lisa lalu ia pergi keruang TV dan duduk disana.
Setelah Nanda selesai dengan koper kopernya,Nanda pun turun kebawah karna sebentar Lagi Rifki akan menjemput nya.
Saat ia turun ia pun melihat istrinya menekan tombol remot TV dengan kasar sambil mengernyitkan dahinya.
"Sayang kamu ingin merusak remot TV kita ya" ucap Nanda lalu ia berjalan kearah Lisa.
Lisa menoleh kearah Nanda dan tidak memperdulikan ucapannya tadi.
Setelah lama mereka menonton TV,Rifki pun datang dengan supir yg disuruh Nanda untuk menjemput Rifki tadi.
"Sayang,Rifki sudah datang,aku pergi dulu ya" ucap Nanda lalu ia mencium pipi istrinya itu.
Lisa pun mencoba menahan air matanya karena sampai sekarang suami nya belum meminta maaf padanya.
"Iya,kamu hati hati mas" ucap Lisa lalu mengantar Nanda ke depan pintu.
saat Rifki melihat mereka berdua keluar,ia pun segera membungkukkan badannya lalu berkata..
__ADS_1
"Selamat pagi,Nona dan Tuan" kata Rifki sambil tersenyum lalu ia mengangkat koper milik Nanda kedalam bagasi.
"Kamu harus jaga diri dan kesehatan kamu selama aku di Amerika ya sayang" kata Rifki lalu ia mengelus elus perut istrinya itu.
"Iya mas" jawab Lisa singkat.
"Kamu tidak usah berpikir macam macam saat aku di Amerika,aku hanya mencintaimu" ucap Nanda lalu ia mencium pipi istrinya lagi.
"Bagaimana bisa aku tidak berpikir macam macam tentangmu Mas!" ucap Lisa dalam hati.
Nanda pun segera memasuki mobilnya lalu ia berangkat menuju Bandara.
Setelah melihat mobil Nanda menjauh,Lisa pun masuk kedalam kamarnya sambil menangis tersedu sedu.
"Tega sekali kamu seperti itu mas!" kata Lisa sambil menutup pintu dengan keras lalu ia mengunci nya.
"Awalnya kamu tidak cerita denganku kalau akan pergi ke Amerika,sekarang berbohong kalau di Amerika ada masalah perusahaan!" oceh Lisa lalu tak lama itu ia pun tertidur karena terlalu lelah.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Saat Di dapur.
"Ana,apakah kamu melihat Nona Lisa?" tanya Ara,ia salah satu pembantu disana.
"Kalau begitu,kau panggil Nona saja Ana,biar aku yg membereskan dapur" Ucap Bi Ara,Bi Ana pun mengangguk Lalu pergi ke kamar Lisa.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sampai sekarang Lisa belum terbangun juga dari tidurnya karna ia memang sangat lelah.
"Nona,silahkan makan siang nona" teriak bi Ana dari luar pintu.
Lisa pun terbangun lalu ia menjawab ucapan bi Ana
"Baiklah bi,aku segera turun" jawab Lisa lalu ia pergi kekamar mandi untuk mencuci mukanya.
Tak lama kemudian,Lisa pun turun ke meja makan untuk pergi makan siang.
Saat ia makan,ia merasa sangat kesepian lalu memanggil ketiga pembantunya.
__ADS_1
"Bi,sini dulu" ucapnya.
"Iya Nona ada apa?" tanya salah satu pembantu.
"Temani saya makan ya bi,Bibi ambil saja makanan nya lalu makan disini bersama saya" ucap Lisa lalu tersenyum.
"baiklah nona" ucap Bi Ana.
Lalu mereka pun makan bersama dan sesekali mengobrol hingga tidak membuat Lisa merasa bosan.
Setelah selesai makan,Lisa pun mencoba untuk memasak salad karna ia memang sudah lama tidak memasak.
"Bi,tolong temani aku membuat salad ya,Bibi siapkan saja buah buahan nya" ucap Lisa lalu ia pun mulai membuat mayonais nya.
Setelah beberapa lama,akhirny salad yg ia buat sudah jadi.
"lebih baik aku makan sambil menonton saja" ucap Lisa lalu mengambil handphone nya diatas dan pergi lagi keruang TV.
Saat salad nya sudah habis,Lisa pun pergi kedapur untuk menaruh Piringnya itu.
"Bosan,sebaiknya aku telepon Rosa saja" ia pun mengambil handphonenya lalu menelepon Rosa.
mereka pun mengobrol ditelpon hingga lupa waktu.
"Ros,udah mau sore nih,udah dulu ya" kata Lisa lalu ia mematikan teleponnya dan masuk ke kamarnya untuk membersihkan diri.
Saat ia selesai,ia menuju lemarinya lalu memilih baju tidur piyama dengan motif kelinci kecil berwarna merah muda.
"Aku tidak nafsu sekali untuk makan malam" ucap Lisa lalu ia memanggil Bi Ana untuk memberi tau kalau ia tak ingin makan malam.
Saat ia ingin merebahkan diri dikasurnya,ia melihat pesan masuk dari nomor tak dikenal.
"Loh,ini kan nomor yg kemarin menelpon di hp mas Nanda" ucap Lisa lalu ia pun membuka pesan itu.
betapa terkejutnya ia saat melihat pesan itu,ia pun terduduk lemah di ranjangnya sambil menatapi pesan masuk itu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Haii readers!yuk dukung author dengan cara Vote,Like,dan Komen!Author harap Para readers tetep sabar ya kalau sewaktu waktu author ga update seharian hehe.
__ADS_1
TERIMA KASIH!
@Valyaaalmyraputri(Author)