
Pagi itu,Keluarga kecil itu sedang dalam perjalanan menuju Bandara.
"Papa, Nanti Rafa mau beli es krim di Bandara" ucap Rafa.
Nanda hanya mengangguk,Tak lama itu mereka sudah sampai diBandara.
"Rafa, ayo ikut papa beli es krim" ajak Nanda lalu mereka pergi berdua membeli es krim, sedangkan Lisa hanya duduk karena Nanda tak ingin dia terlalu lelah.
Setelah beberapa menit,Nanda dan Rafa kembali membawa tiga es krim dengan rasa yang sama.
"Makasih sayang" ucap Lisa setelah menerima es krim dari Rafa.
Setelah lima belas menit menunggu di ruang tunggu, Mereka bertiga sudah dipersilahkan masuk kedalam pesawat.
"Mas,kamu inget tidak pertama kita bertemu dipesawat?" tanya Lisa sambil mengingat ingat.
"Iya,aku ingat" jawab Nanda lalu tersenyum.
Setelah menemukan kursi mereka, mereka duduk dipesawat sambil sesekali mengobrol.
Tak terasa sudah tiga empat perjalanan, Pesawat mereka mendarat di Bandara kota Bali.
"Mas kita dijemput siapa?" tanya Lisa.
"Sekretaris ku disini,namanya Winda" ucap Nanda lalu ia memandang sekeliling mencari keberadaan Winda.
Dari jauh,terlihat seorang wanita melambaikan tangannya kearah Nanda dan keluarga nya,dia adalah Winda sekretaris Nanda di Bali.
"Maaf pak jika sudah menunggu lama" ucap Winda lalu membungkukkan badannya.
"Tidak apa" jawab Lisa cepat sebelum Nanda memarahi sekretaris nya itu.
Dalam perjalanan, Rafa terus menanyakan tentang kota Bali kepada sekretaris Winda.
"Sayang, kasihan tante Winda menjawab semua pertanyaan kamu" ucap Lisa,Winda hanya tersenyum kearah nya.
"Iya ma,Rafa diam" jawab Rafa.
__ADS_1
Setelah satu jam perjalanan, Mereka sampai di Villa yang mereka sewa didekat pantai Kuta.
"Mama Papa, Villa bagus banget" ucap Rafa terkagum kagum.
Begitu juga dengan Lisa, ia sangat bahagia karena sudah mendapatkan kebahagiaan hidupnya selama ini.
"Mas ayo masuk" ajak Lisa, lalu Winda pamit kepada mereka.
Villa itu menghadap ke lautan,serta memiliki kolam berenang yang berhadapan dengan lautan juga.
"Mas, Aku mau susunin barang kita dulu ya" ucap Lisa lalu menaruh semua pakaian mereka didalam lemari yang cukup besar.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sudah dua hari mereka di Bali, Rafa sangat senang begitu juga dengan Lisa.
Siang itu, Lisa sedang memasak di dapur.
"Sayang, ada panggilan masuk diponsel mu" ucap Nanda lalu memberikan Ponselnya pada Lisa.
"Halo,apakah benar dengan Nona Lisa Syafani?" ucap orang itu.
"Iya benar" balas Lisa lalu membawa makanannya ke atas meja.
"Nona, kami dari pihak rumah sakit tempat bapak Andi dirawat" ucap perawat itu.
Seketika Lisa mendapar firasat yang tidak baik, wajah Lisa seketika memucat karena takut.
"Baiklah, kenapa ya?" tanya Lisa mencoba tenang, Nanda hanya menyimak obrolan Lisa dengan perawat itu.
"Nona, dengan berat hati kami memberi tahu kalau Tuan Andi sudah meninggal dunia pukul setengah satu tadi" ucap Perawat itu.
Wajah Lisa semakin pucat, Lisa sudah tidak bisa menahan air mata nya lagi, Seketika handphone yang dipegang nya terjatuh ke lantai.
"Sayang,kamu kenapa?" tanya nanda lalu mengambil ponsel Lisa.
"Siapa ini?" tanya Nanda pada perawat itu.
__ADS_1
"Kami dari pihak rumah sakit mengabarkan kalau pak Andi sudah meninggal dunia sejak pukul setengah satu tadi, Tuan" ucap Perawat itu dengan gugup.
Nanda segera mematikan ponsel nya lalu ia menghampiri Lisa.
"Papa!!!!!!" teriak Lisa histeris
"Sayang tenanglah, aku akan memesan tiket pulang untuk kita sekarang juga, berkemaslah" ucap Nanda sembari memeluk Lisa.
"Mama kenapa?" tanya Rafa, ia mendengar suara teriakan Lisa saat ia sedang didalam kamar.
Lisa segera menghampiri Rafa lalu memeluk nya erat erat.
"Sayang, kakek kamu sudah meninggal" ucap Lisa sambil menangis tersedu sedu.
Rafa yang mendengar nya pun ikut menangis,sedangkan Nanda ia sibuk menghubungi sekretaris nya untuk memesan tiket pesawat khusus untuk mereka bertiga agar mereka cepat sampai.
"Sayang, ini minum dulu" ucap Nanda sembari memberikan Lisa teh hangat.
Lisa mengangguk Lalu ia meminum teh itu.
"Mas aku mau pulang sekarang" ucap Lisa yang mulai tenang.
"Satu jam lagi kita berangkat, ayo berkemas" ucap Nanda.
Saat ini mereka sedang dalam perjalanan Pulang,Selama perjalanan Lisa hanya diam,terkadang ia masih meneteskan air matanya.
"Kenapa disaat Papa tiada aku malah tidak hadir disamping nya?Anak macam apa aku ini?" gumam Lisa dalam hati lalu ia kembali menangis.
"Sudahlah,sebentar lagi kita akan sampai" ucap Nanda menenangkan Lisa.
Rafa yang melihat nya tak dapat menahan tangisannya juga,ia menangis dalam pelukan kedua orang tua nya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
GUYS JANGAN LUPA MAMPIR DI NOVEL KEDUA AKU JUDULNYA LIMA SEKAWAN,
JANGAN LUPA LIKE+RATE NOVEL INI JUGA YA
__ADS_1