
Tak lama setelah mereka mengobrol, pengantar makanan delivery pun datang.
"Sayang ayo kita makan" ucap Nanda setelah mengambil makanannya.
"Tidak!aku tidak lapar lagi" ucap Lisa dengan wajah cemberut.
"Hei ada apa dengan mu?" kata Nanda lalu duduk di sebelah Lisa.
"Aku hanya bercanda mas,ayo cepat makan" kata Lisa sambil nyengir kemenangan.
Setelah mereka selesai makan malam,Nanda pun mengajak Lisa untuk masuk ke kamar mereka.
Setelah masuk kamar,Lisa langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
"Sayang cepatlah sedikit!" teriak Nanda dari dalam kamar nya.
"Sabar dong!" balas Lisa.
Tak lama kemudian Lisa keluar kamar mandi dengan wajah cemberut.
"Tidak sabaran sekali suami ku ini!" ucap Nya lalu melirik Nanda.
"Hehe,maaf kan aku sayang" kata Nanda lalu masuk ke kamar mandi.
Lisa pun memakai pakaian yang telah ia pilih lalu tidur di kasurnya tanpa menunggu Nanda.
Saat Nanda keluar dari kamar mandi,ia melihat istrinya sudah tertidur lelap lalu menghampirinya.
"Mimpi indah sayang" ucap nya lalu mencium kening istrinya itu.
Setelah itu ia memakai pakaian nya lalu tidur sambil memeluk Lisa.
*************************
Skip ya guys;)
Setelah tujuh bulan,tidak ada tanda tanda serangan dari Rafly,Namun Nanda tetap waspada dan selalu menjaga istrinya yang saat ini sedang hamil tua.
"Mass,bangun duluu" rengek Lisa sambil menggoyang goyang kan tubuh suaminya itu.
"Ada apa sayang" jawab Nanda dengan suara serak.
"Aku lagi pengen makan kepiting jumbo seperti di restoran kesukaan ku" ucap Lisa sambil menggoyang goyang kan tubuh Nanda lagi.
"Baiklah,aku akan memesannya nanti" ucap Nanda lalu berdiri hendak pergi ke kamar mandi.
__ADS_1
"Tidak! aku ingin kamu yang membelinya sendiri,Mas!" teriak Lisa yang membuat jalan Nanda terhenti.
"Apa? Baiklah kalau begitu" Tukasnya lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badan.
Setelah ia keluar,giliran Lisa yang masuk kekamar mandi untuk membersihkan Badan.
Saat Lisa membersihkan badan, Nanda pun pergi ke restoran untuk membeli kepiting yang dipinta oleh istrinya tadi.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Sudah lama sekali aku tidak menghubungi Lisa,rindu sekali rasanya dengan tingkah laku nya itu" ucap Aldo sambil memutar mutar pena yang ia genggam.
"Sebaiknya aku telepon saja dia sekarang" tukas Aldo lalu membuka handphone nya untuk menelpon Lisa.
"Hai Lisa,bagaimana kabar mu?" tanya Aldo.
"Aku baik baik saja,saat ini kandungan ku sudah berusia delapan bulan tujuh belas hari" jawab Lisa dengan girang.
"Benarkah! wah aku turut senang mendengar nya" ucap Aldo.
mereka pun mengobrol hingga beberapa menit lalu Lisa pamit pada Aldo karena dia ingin turun kemeja makan menanti Nanda.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Entah apa lagi yang akan terjadi padaku setelah aku melihat iblis ini!" gumam Nanda pada dirinya sendiri.
Nanda pun melewati meja Rafly dengan santainya tanpa menoleh ke arah mereka.
Saat Nanda selesai membeli kepiting nya,tiba tiba saja Rafly menghentikan langkah Nanda.
"Cihh,hanya ini yang bisa kau lakukan,iblis kecil!" gumam Nanda dalam hati.
Mereka pun saling bertatap tatapan lamanya sampai akhirnya Rafly memulai pembicaraan duluan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Ihh,mas Nanda lama banget sih!!" gumam Lisa sambil mendudukan diri di sofa.
"Apa jangan jangan Rafly mengganggu mas Nanda lagi ya,tapi kan sudah lama Rafly tidak muncul" gumam Lisa dalam hati.
Karena terlalu khawatir,Lisa pun keluar untuk menyusul mas Nanda.
"Loh! Kalian ga ikut Mas Nanda pergi?" tanya Lisa pada bodyguard Nanda.
"Tidak Nona,Tadi Bos menyuruh kami untuk menjaga Nona disini" ucap Bodyguard itu.
__ADS_1
"Cepat kalian semua ikuti aku!" Saat itu sifat manja Lisa sangat tidak terlihat,ia justru terlihat begitu bijaksana dan berwibawa.
Tak lama kemudian,mereka sampai didepan restoran dengan cepat karena jalanan masih cukup sepi.
Lisa pun masuk kedalam Restoran diikuti oleh sepuluh bodyguard dibelakangnya,namun sebagian menjaga pintu masuk restoran itu.
Saat Lisa masuk,ia terkejut karena tubuh Nanda sudah tergeletak dengan wajah yang memar.
"Cepat tangkap semua orang yang berani melakukan ini!" ucap Lisa menoleh ke bodyguard nya,mereka pun mengangguk lalu dengan sigap memegangi kedua tangan Rafly beserta teman temannya.
"Mas,kamu tuh lagian kenapa ga bawa bodyguard sih!" teriak Lisa dari kejauhan sehingga semua orang melihati nya dengan kagum.
Karena merasa tak enak hati, Lisa memanggil pelayan untuk menyuruh semua orang kelusr dari dalam restoran kecuali mereka.
Setelah semua orang keluar, Lisa segera menghampiri Nanda lalu menatap Rafly dengan kasar.
"Lisa,aku bisa menjelaskan semua ini,dia yang mulai memukul ku duluan" ucap Rafly dengan nada yang sedih.
"Benarkah!Aku percaya padamu Rafly" ucap Lisa pada Rafly lalu mengedipkan mata kearah Nanda.
Nanda pun mengerti lalu berpura pura marah dengan Lisa dihadapan Rafly.
Lalu Lisa masuk kedalam mobil dan memerintahkan bodyguard nya untuk memapah Nanda kedalam mobil.
Didalam mobil,Lisa tak dapat menahan air matanya lagi,sedari tadi ia menahan itu agar Rafly tidak mengetahui kelemahannya dan terus berusaha mencelakai Nanda.
Setelah Nanda masuk juga didalam mobil, Lisa langsung memeluk Nanda dengan lamanya,Sedangkan mobil mereka sudah jalan menuju Rumah diikuti dengan bodyguard mereka.
"Mas aku minta maaf ya,gara gara aku nih jadi begini" ucap Lisa sambil mengakhiri pelukannya.
"bukan salah kamu kok,ini salah aku bodoh banget pergi ga bawa bodguard" kata Nanda.
"Awas aja si Muka dua itu! Liat nih mas,wajah kamu jadi memar gini" ucap Lisa lalu ia iseng untuk menekan salah satu luka nya yang paling merah.
"Auu!" teriak Nanda,pak supir pun kaget mendengar teriakan nya,namun Lisa hanya tertawa lepas.
"maaf sayang aku sengaja" ucap Lisa sambil mencoba menahan ketawanya.
Nanda pun hanya tersenyum melihat kelakuan istrinya yang sudah seperti anak kecil lagi.
Akhirnya mereka pun sampai didepan rumah,Bodyguard Nanda segera menurukan nya dari mobil Lalu memapah nya sampai kedepan pintu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jangan lupa Vote,Like dan Komen ya guyss;)
__ADS_1