
Saat mereka sudah sampai di restoran itu, Rosa tiba tiba sakit perut dan pergi ke toilet yang ada dilantai atas mereka.
"Lisa, aku mau ketoilet ya udah ga tahan nih, sakit perut" ucap Rosa lalu pergi dengan tergesa gesa.
"Eh ga mau ditemenin tu anak ya?" ucap Lisa sambil menggeleng gelengkan kepala nya.
***********
"Terima kasih atas kerja samanya Pak Nanda" ucap pak Adit, klien Nanda.
"Sama sama pak, Semoga bisnis ini lancar." ucap Nanda lalu ia menoleh kearah kanannya, ia melihat sosok wanita yang tak lain adalah calon istrinya, Lisa Syafani.
"ngapain gadis itu disini berdua dengan pria lain, dasar ja**ang, awas saja dia" gumam Nanda dalam hati lalu menghampirinya.
Prok...prok...
Nanda bertepuk tangan dengan tatapan tajam dan bencinya sambil melirik Lisa dan Aldo.
"Bagus...Bagus sekali kelakuanmu dibelakang saya,hahaha" ucap Nanda sambil tertawa jahat seperti orang kaya baru.
"Nanda! Ini ga seperti kamu pikirkan Nanda." Ucap Lisa yg kaget dengan kedatangan Nanda dibelakangnya.
"Lisa, Ini siapa?" ucap Aldo yg saat itu terlihat kebingungan.
Plak!!!
__ADS_1
Tamparan keras melayang di wajah Lisa, Nanda menamparnya Dengan keras hingga membuat sudut bibir Lisa mengeluarkan darah merah yang segar.
Aldo yang melihat itu pun segera mendekati Nanda dan hendak memukulnya.
Tapi Aldo dihentikan oleh Rifki yang saat itu berada di depan Nanda.
"Jangan anda berani berani menyentuh bos saya" Rifki menatap Aldo dengan tatapan yg sangat tajam.
Sedangkan Lisa Semakin lemas dan wajahnya semakin pucat, Tentu saja, Karna Lisa adalah Wanita yang rapuh serta lemah fisiknya karna ia kurang asupan ASI saat ia lahir.
"Kalian sangat bodoh! Kalian tidak tau kalau Lisa ini Lemah Fisiknya Bodoh!" Aldo menatap Nanda dan Rifki dengan Tatapan yang sangat tajam seperti hendak membunuh mereka, Kemudian Ia berganti memandang Lisa yang sudah terkulai lemah.
Pandangan Lisa semakin buram dan gelap,seketika ia pingsan.
"Lihatlah! Dia Pingsan karna ulahmu! Siapa kamu sebenarnya! Apa hak mu untuk menampar Lisa!" Aldo segera menghampiri Lisa,lalu ia menghubungi Rosa karna ia tidak membawa mobil dan tidak tau arah saat itu.
Rosa yang datang dari arah atas segera menghampiri Aldo dan Lisa, Ia melihat Lisa terkulai lemah menjadikan Amarahnya berada dipuncak dan ingin meledak.
"SIAPA YANG BERANI MELAKUKAN INI!" Rosa menatap Tajam ke arah Aldo dengan arti ingin meminta penjelasan dari Aldo.
"Nanti saja aku jelaskan, cepat bawa mobil kamu kedepan, aku akan membawanya ke depan Lobby" Aldo lalu mengangkat tubuh Lisa menuju lobby utama Mall itu, Setelah melihat mobil Rosa, Ia langsung membawa masuk Lisa kedalam mobil.
Digedung BO group
__ADS_1
"Bos, Apakah kamu tidak keterlaluan pada wanita itu? Siapa dia hingga kamu menamparnya sekuat tenagamu?" Rifki menatap Nanda dengan tatapan yang tak bisa di artikan.
"Dia calon istriku!" Ia menatap rifki yang seolah olah tidak percaya dengan perkataannya.
"Kalau kamu tidak percaya silakan tanya pada mamaku" sambung Nanda dengan nada yang santai tanpa merasa bersalah.
Di**rumah sakit**
Setelah Aldo dan Rosa membawa Lisa ke Ruangan UGD, mereka pun duduk dibangku sambil menunggu dokter yang menangani Lisa.
"Aldo, Cepat jelaskan yg terjadi tadi" Rosa menatap Aldo dengan sangat tajam karna ia sangat marah pada orang yg melakukan itu.
Aldo pun menjelaskan apa yg terjadi, Setelah ia selesai menjelaskan, Wajah rosa memerah Karna Menahan Rasa Amarahnya yang hampir meledak. Rosa pun segera mengeluarkan handphone nya untuk mengabari papa Lisa.
Gedung AP group
Andi yang telah mengetahui keadaan anaknya dari Rosa segera mengakhiri meetingnya dan digantikan dengan sekretarisnya, pak Bobi yang ikut rapat pun menatapnya dengan kebingungan.
"Pak Andi, apa yang terjadi?" Tanya Pak Bobi
"Lisa masuk UGD karna tamparan seorang laki laki brengsek" ucap pak Andi sambil keluar ruangan meetingnya dan menuju kerumah sakit.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Jgn lupa like dan komen gys