Serumit Inikah Cinta?

Serumit Inikah Cinta?
Bab 98


__ADS_3

Sudah beberapa hari Nanda dan Lisa dirawat dirumah sakit, hingga saat ini Lisa masih belum sadar dari komanya Sedangkan Nanda sudah tersadar sejak tiga hari yang lalu.


"Lisa masih belum sadar?" tanya Nanda pada Rifki yang saat itu sedang menemaninya.


"Belum" jawab Rifki dengan lirih.


"Kapan aku boleh pulang?" ucapnya dengan suara serak.


"Perkiraan dokter, besok kamu sudah boleh pulang" balas Rifki lalu dia memberi air putih untuk Nanda.


"Sudah tiga hari aku belum melihat Lisa, siapa yang menjaganya disana?" ucap Nanda setelah meminum air putih.


"Bi Lila, kadang juga Rosa dan Bunga datang kesana untuk melihatnya" jawab Rifki.


"Rosa? Bagaimana dengan pencarian kalian?" tanya Nanda.


"Kami belum menemukan hasilnya, jangan terlalu dipikirkan" ucap Rifki lalu dia berjalan ke sofa.


Nanda mendengus kesal lalu dia memalingkan mukanya, Nanda merenungkan kejadian kecelakaan itu yang membuat Lisa menjadi koma dan juga kehilangan calon anak mereka.


"Aku harus kembali ke perusahaan, jagalah dirimu baik-baik" ucap Rifki sembari membungkukkan badan lalu pergi keluar ruang rawat Nanda.


Nanda masih menatap sekeliling ruangannya, dia merasa ada yang tidak beres dengan keadaan Lisa saat ini. Nanda terlihat gelisah selama beberapa menit lalu dia memutuskan untuk pergi keruang rawat Lisa.


Setelah perawat datang untuk menemani Nanda, mereka langsung pergi keruangan Lisa. Saat berada didalam, Nanda melihat dokter dengan beberapa perawat sedang menangani Lisa dengan wajah yang terlihat panik.

__ADS_1


"Ada apa ini?" tanya Nanda dengan suara yang lantang.


Seorang perawat menghampiri Nanda, "Maaf tuan, pasien sedang ditangani oleh dokter karena tadi sempat mengalami detak jantungnya yang sangat lemah" ucapnya lalu kembali membantu dokter untuk menangani Lisa.


Nanda yang mendengarnya pun serasa tersambar petir disiang hari, dia merasa sangat bodoh dengan kecerobohannya yang menelpon saat berkendara waktu itu.


*****


Setelah beberapa hari, Nanda kini mulai menjalani hari-harinya dengan sedikit normal walaupun terkadang dia tidak bisa fokus dengan apa yang dikerjakannya.


"Dia masih belum sadar" ucap Nanda saat didepan pintu ruang rawat Lisa.


Nanda membuka pintunya lalu menghampiri Lisa yang terlihat sangat pucat dan juga lemah.


"Maafkan aku sayang, aku janji akan menjaga anak kita dengan lebih baik" ucap Nanda dengan suara yang bergemetar karena menahan air matanya.


"Besok aku akan kesini lagi" ucap Nanda lalu mengecup kening Lisa dengan lembut dan langsung pergi menuju rumahnya.


Saat dalam perjalanan, Nanda teringat lagi dengan masalah penculikannya, namun dia memutuskan untuk menghentikan pencarian pelaku itu karena menurut Nanda keselamatannya yang paling penting.


"Lebih baik kutelpon Rifki dirumah saja" ucap Nanda saat dia ingin mengambil ponsel dari sakunya.


Saat sampai dirumah, Nanda langsung memutuskan untuk menelpon Rifki. Setelah itu dia berganti pakaian dan turun ke meja makan untuk menemani Rafa makan malam.


"Pa, mama kapan pulang dari luar kota?" tanya Rafa karena yang dia tau adalah Lisa sedang pergi ke luar kota.

__ADS_1


"Papa belum tahu sayang, sudah, kamu makan dulu saja" ucap Nanda lalu dia mengambilkan piring untuk Rafa.


Semenjak tidak ada kehadiran Lisa dirumah itu, rasanya menjadi sangat sepi dan tidak terasa keharmonisannya seperti dulu lagi.


"Papa, dua hari lagi Rafa ulang tahun loh" ucap Rafa setelah menyelesaikan makan malamnya.


Nanda tertegun mendengarnya, dia menatap Rafa dengan tatapan kosongnya seperti sedang memikirkan sesuatu yang sangat berat.


"Papa!" panggil Rafa sekali lagi.


Nanda pun tersadar dari lamunannya lalu tersenyum canggung kepada Rafa.


"Mama akan pulang kan saat Rafa ulang tahun?" tanya Rafa dengan bersemangat.


"I....iya, mama pasti pulang" jawab Nanda terbata-bata.


"Yey!!! Rafa mau kado spesial ya pa. Rafa pergi kekamar dulu" ucap Rafa lalu meninggalkan Nanda disana yang masih sangat kebingungan untuk acara ulang tahun Rafa.


"Semoga saja Lisa bisa sadar dihari ulang tahun Rafa" ucap Nanda lalu dia pergi kekamarnya untuk segera tidur.


Tapi seperti biasa, sebelum tidur dia selalu mengurusi Bella dulu seperti yang dilakukan Lisa selama berada dirumah itu.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai readers! Maaf ya baru sempat update, author lagi ada urusan😁

__ADS_1


Makanya like dan vote biar author makin semangat updatenya.


__ADS_2