Serumit Inikah Cinta?

Serumit Inikah Cinta?
Sepi


__ADS_3

Keesokan harinya, Lisa tak ingin pergi kekantor dulu, ia masih ingin menemani Rafa dan Bella dirumah.


"Aldo, jika kau ingin kekantor, silahkan saja" ucap Lisa sambil menyiapkan sarapan dibantu oleh bibi.


"Aku akan pergi setelah bodyguard datang" jawab Aldo lalu ia pergi kekamar Rafa untuk membangunkannya.


Lisa menatap Aldo dengan mata yang dipenuhi air, "Sikapnya sangat sama dengan mas Nanda."


Setelah semua makanan selesai, Aldo dan Rafa kembali kemeja makan, begitu juga dengan Bella yang baru selesai dimandikan oleh bi Ara.


"Mama, papa dimana?" tanya Rafa sambil melihat sekeliling.


"Papa sedang keluar kota sayang, secepatnya papa akan pulang" ucap Lisa lalu memberikan piring yang berisi makanan kearah Rafa.


"Kenapa kita tidak diajak?" tanya Rafa lagi.


"Papa sedang sibuk dengan urusan bisnisnya" jawab Lisa lalu menyuruh Rafa agar secepatnya sarapan.


Setelah mereka selesai sarapan, mereka duduk diruang keluarga untuk menunggu bodyguard Nanda datang.


Beberapa menit setelah itu, mereka mendengar suara gerbang dibuka dan suara beberapa mobil masuk kehalaman rumah Nanda, Lisa segera keluar untuk mengecek siapa yang datang.


"Mas Nan..." Lisa berteriak diluar halaman, tetapi rupanya bukan Nanda yang datang, melainkan para Bodyguardnya.


"Lisa, aku harus pergi kekantor sekarang, maafkan aku karena tidak bisa menemanimu" ucap Aldo lalu ia segera masuk kedalam mobil yang semalam diantar oleh bodyguardnya.


"Kalian bisa kan menjaga rumah ini dengan baik?" ucap Lisa pada bodyguard yang saat itu sudah berbaris rapi.


"Bisa, Nona" jawab mereka kompak.


"Kalau begitu jagalah disini, jangan biarkan orang masuk tanpa seizin saya dulu" ucap Lisa penuh penegasan lalu ia masuk kedalam rumah.


Para bodyguard segera mencari posisi mereka masing masing, ada yang berjaga diluar gerbang, dihalaman depan, halaman belakang, dan halaman samping.

__ADS_1


"Sayang, kamu hari ini mau jalan-jalan tidak?" tanya Lisa pada Rafa.


"Mau ma, tapi siapa yang jaga Rafa? Mama kan jagain Bella" ucap Rafa.


"Kita ajak Bibi ya" ucap Lisa lalu ia pergi kedapur untuk memberi tahu pada Bi Ana dan Ara.


Setelah mereka selesai berkemas, mereka segera menuju ke Mall yang dimiliki perusahaan Nanda, Selama perjalanan, Lisa sama sekali tidak terhibur dengan canda tawa Rafa, ia merasa sangat sepi jika tak ada Nanda.


"Bi, nanti jagain Rafa saja ya, Bella biar saya yang mendorong strollernya" ucap Lisa lalu turun dari mobil untuk mengambil Stroller Bella dari dalam bagasi.


Setelah semua beres, Mereka masuk kedalam Mall itu dengan banyak pegawai yang hormat pada mereka.


"Jangan seperti itu, saya tidak suka" ujar Lisa pada semua pegawai disana.


Mereka mengerti lalu kembali bekerja dengan normal.


"Mama, nanti kalo papa sudah pulang, Rafa mau kesini bareng papa, Rafa gak mau kalo gak ada papa" ucap Rafa disebelah Lisa.


Lisa hanya tersenyum, "Mama tidak tabu sampai kapan papamu diluar kota" Batin Lisa.


"Dimana suaminya?"


"Aku dengar mereka liburan, kenapa istrinya malah disini."


"Bukankah kemarin mereka berlibur."


"Apa yang terjadi dengan presdir Nanda?"


Itulah kata-kata yang terdengar oleh Lisa sehingga membuat dirinya ingin menangis, tapi dia tidak ingin menunjukkan itu pada anaknya.


"Mama, Rafa mau kesana" ucap Rafa menunjuk tempat bermain anak-anak.


"Baiklah, bibi tolong temani Rafa sebentar ya, Lisa mau ketoilet" ucap Lisa lalu memberikan Stroller Bella ke Bibi Ara.

__ADS_1


Lisa segera berlari menuju toilet wanita yang letaknya tidak jauh dari sana, setelah ia masuk, disitu cukup sepi jadi ia tak perlu mengantri berlama-lama disana.


Setelah selesai dari toilet, ia duduk dibangku dekat Rafa bermain, ia hanya melamun sehingga membuat semua orang bertanya-tanya tentang Nanda.


"Tidak usah mengurusi hidup orang lain!" gumam Lisa yang sudah merasa kesal.


Ia melihat notifikasi ponselnya dari internet, Lisa membuka berita itu dan melihat bahwa itu tentang dirinya.


(Foto)


Lisa Syafani, Istri seorang presdir terkaya dikota ini, yang kemarin rencananya akan berlibur, tapi hari ini malah pergi ke Mall bersama anak dan dua orang wanita yang diduga adalah Babysitternya, kemanakah suaminya pergi?????


"Sial!" ucap Lisa lalu ia kembali menatap berita itu.


"Siapa yang memotretku tadi!" gumamnya Lalu ia pergi menuju tempat Rafa.


"Sayang, ayo kita pulang sekarang, kita makan siang dirumah saja" ucap Lisa lalu dibalas Rafa dengan anggukan kecil.


Didalam perjalanan, Lisa sangat kesal tetapi dia tidak ingin mengendarai mobil dengan laju karena khawatir akan membuat Rafa takut.


"Mama, kenapa kita hanya sebentar?" ucap Rafa merasa jengkel.


"Mama ada urusan dirumah sayang, kamu mau papa cepat pulang kan?" ucap Lisa merayu anaknya supaya tidak merajuk.


"Mau ma! Kapan papa pulang?" kata Rafa.


"Secepatnya, kalau begitu Rafa jangan sedih dan tidak usah memikirkan papa ya" balas Lisa lalu ia tersenyum kearah Rafa.


"Baiklah Ma" jawab Rafa, ia juga ikut tersenyum jika melihat Lisa tersenyum padanya.


Sedangkan Bi Ana dan Bi Ara sangat bingung, apa yang sebenarnya terjadi pada tuan mereka, dari semalam tuan belum pulang kerumah. Itulah yang mereka berdua pikirkan saat itu, tapi mereka tak berani untuk bertanya pada Lisa tentang keadaan Nanda.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Jgn lupa Like dan Komen yang baik baik yaa.


__ADS_2