Serumit Inikah Cinta?

Serumit Inikah Cinta?
Nanda Marah


__ADS_3

Dipagi hari,Lisa terbangun dari tidurnya,ia melihat kearah Rafa,,Nanda sedang mengganti pakaiannya.


"Mas,kamu udah mandiin Rafa?" tanya Lisa lalu turun dari kasurnya menghampiri Nanda.


"Iya sayang,tadi aku meminta Bi Ana untuk membantuku" jawab Nanda tanpa menoleh kearah Lisa.


"Mas,kamu kerja ga hari ini?" tanya Lisa.


"Iya sayang,aku berangkat pukul sembilan" jawab Nanda lalu duduk di sofa.


"Mas makan yok,aku lapar" ajak Lisa lalu Nanda mengangguk.


Usai mereka makan,Nanda segera mandi lalu berganti pakaian,begitu juga dengan Lisa.


"Sayang,aku pergi dulu" ucap Nanda lalu mengecup kening istrinya kemudian ia masuk kedalam mobil.


Lisa melambai lambaikan tangannya kemudian ia kembali masuk kekamar untuk menemani Rafa.


Saat pukul sepuluh,Handphone Lisa berbunyi ada panggilan masuk.


"Kenapa Rosa?" tanya Lisa.


"Lisa,hari ini jalan yok sama bunga juga" jawab Rosa.


"Tapi Rafa gimana?" tanya Lisa memikirkan Rafa.


"Titip dulu aja di Bibi,kita bentar doang" ucap Rosa.


"Yaudah,aku otw ke mall" ucap Lisa lalu ia mematikan teleponnya.


"Bi,aku titip Rafa ya,aku mau ketemu sama temen" ucap Lisa lalu ia pergi membawa mobil sendiri.

__ADS_1


Sesampainya dia diMall,Lisa segera menuju ketempat Rosa dan Bunga menunggu.


"Kita mau kemana dulu nih?" tanya Lisa saat ia sudah bertemu dengan Rosa.


"Temenin aku beli tas dulu" ucap Bunga lalu mereka menuju ke toko tas Branded.


Tak terasa mereka keliling Mall sampai pukul empat sore.


*Sebelum pulang makan dulu yok" Ajak Rosa lalu Lisa hanya mengangguk saja.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Dirumah,saat itu Nanda sudah pulang,ia melihat mobil Lisa tidak ada didalam garasi,Nanda segera masuk kerumah untuk memastikan keberadaan Lisa.


"Bi,Lisa dimana?" tanya Nanda pada bi Ara.


"Tadi Nona izin mau nemuin temennya tuan" ucap Bi Ara sambil menunduk.


Nanda segera menuju kamarnya untuk memastikan apakah Rafa dibawa atau tidak.


"Bi,biar saya saja" ucap Nanda lalu ia menggantikan Bi Ana.


Nanda sangat marah kepada Lisa karena bisa bisanya dia meninggalkan anaknya dan menitipkan kepada pembantu.


Sudah pukul tujuh malam,Nanda tetap menunggu Lisa pulang.


"Kalau saja dia bukan ibu dari anakku,mungkin sudah kuusir dia dari rumah ini!" gumam Nanda dalam hati.


Setelah beberapa menit,Lisa masuk kedalam rumah sambil membawa beberapa belanjaan,ia juga membelikan Nanda jam tangan dari uang hasil nya menabung saat ia kuliah.


"M...mass" ucap Lisa dengan gugup karena ia melihat tampang Nanda yang sedang menahan emosi.

__ADS_1


"Darimana kamu?" tanya Nanda dengan nada tertekan.


"Ituu...anu... aku da—" belum sempat Lisa menyelesaikan pembicaraannya,tiba tiba saja Nanda melempar semua barang belanjaan Lisa hingga terlempar sangat jauh,terdengar suara jam tangan Yang dibeli Lisa untuk nanda pecah.


"Berani sekali kamu menitipkan anakmu pada pembantu sedangkan kamu senang senang diluar!" teriak Nanda tepat didepan wajah Lisa.


"Mas!" Lisa kembali meneriaki Nanda karena ia sedih melihat jam tangan yang ia beli pecah dilempar oleh Nanda.


"Apa!Berani kau meneriaki suami mu!" bentak Nanda.


Lisa pergi kekamarnya meninggalkan Nanda,ia menangis karena Nanda sangat kasar padanya tanpa mendengar penjelasan lebih dulu.


Nanda langsung menyusul Lisa kekamarnya,dilihat nya Lisa menyembunyikan wajahnya dibalik kedua tangannya.


Namun Nanda sama sekali tak merasa kasihan.


"Tidurlah kau diluar malam ini" ucap Nanda lalu memberikan lisa beberapa bantal serta selimut.


Lisa menerimanya kemudian ia melempar semuanya kelantai.


"Aku tidak butuh!" ucap Lisa lalu ia pergi keluar kamar.


Nanda hendak mengejar Lisa,tetapi ia mendengar ponsel nya berbunyi.


"Rifki menelponku,ah biarkan saja!" ucapnya lalu turun mengejar Lisa.


Saat Nanda ditangga,dilihat nya Lisa sedang membereskan barang barang yang berserakan diLantai.


"Padahal aku sudah menghabiskan seluruh tabungan ku saat kuliah hanya untuk memberinya sebuah jam,tapi ia malah melempar nya begitu saja" ucap Lisa lalu kembali menangis.


Nanda terkejut mendengar ucapan istrinya,Nanda menghampiri Lisa yang sedang sibuk membereskan Jam yang dilempar oleh Nanda Tadi.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


GUYS JANGAN LUPA MAMPIR DI NOVEL KEDUA AKU YA,JUDULNYA LIMA SEKAWAN,DAN JANGAN LUPA LIKE JUGA YAA,MAKASIH GUYS


__ADS_2