
Esok hari...
"Halo mas, sibuk ga?" tanya Lisa pada Nanda ditelepon.
"Tidak sayang, kenapa?" jawab Nanda.
"Aku mau ke Mall boleh tidak?" tanya Lisa dengan suara dipelankan.
"Boleh, tapi harus bersama supir!" tegas Nanda.
"Ga mau mas, mau sendiri" bantah Lisa.
"Baiklah, tapi jika perlu bantuan, hubungilah bodyguardku segera!" ucap Nanda.
"Baiklah, aku akan pergi bersama teman" ujarnya.
"Silahkan, selamat pagi istriku" ucap Nanda hendak mengakhiri telepon.
"Mas! disini udah siang!" ucap Lisa jengkel.
"Selamat Siang Nona Orlando" ucap Nanda terkekeh.
Lisa langsung mematikan teleponnya, ia sangat senang karena Nanda mengizinkannya untuk pergi.
Lisa menuju kamar Rafa karena berniat untuk mengajaknya juga.
"Rafa, ikut mama ke Mall, Mau?" ucap lisa.
"Tidak ma, Rafa mau dirumah aja" jawab Rafa.
"Baiklah sayang, mama akan membelikan kamu makanan dan juga mainan" ucap Lisa lalu pergi keluar menuju garasi.
__ADS_1
Ia menuju ke Mall tempat menunggunya Rosa dan Bunga.
**************
Saat sampai di dalam Mall, Lisa menemukan Rosa dan Bunga didepan restoran, tapi ia juga melihat dua sosok yang sangat dibencinya saat itu.
"Rafly? Dian?" gumam Lisa lalu menghampiri mereka berempat.
"Hai Lisa, tidak masalah kan jika kami gabung?" ucap Dian dengan lirikan sinis nya.
Lisa menoleh kearah sahabatnya, ia menatapnya dengan sorotan tajam.
"Mereka maksa! katanya ada yang mau dibicarain sama kita" Ujar Rosa.
"Kalau tidak penting, pergilah sekarang" ujar Lisa tanpa menoleh.
"Sebaiknya kita duduk disana saja" ucap Rafly sambil menunjuk meja didalam restoran.
"Mau Bicara apa?" tanya Lisa dengan ketus.
"Kami berdua akan mencabut saham kami dari perusahaannya, begitu juga dengan beberapa perusahaan Lain" sambung Dian.
"Kalau begitu, silahkan kalian berbicara dengan orangnya sendiri" ujar Lisa lalu berdiri dari duduknya.
"Kenapa? Kamu malu jika sewaktu waktu Nanda akan bangkrut?" ucap Dian seraya berdiri dari duduknya.
"Maaf, saya bukan tipe wanita yang hanya memandang pria dari hartanya, seperti kamu!" Tukas Lisa lalu pergi keluar restoran.
"Dasar gadis *******!" teriak Dian hingga membuat sebagian orang disana menoleh kearah Lisa yang diteriaki Dian.
Lisa menoleh kebelakang lalu kembali menuju tempat Dian berdiri.
__ADS_1
Plak!!! Seketika tamparan mendarat diwajah Dian yang cantik itu, Dian meringis sembari memegang wajahnya dengan kedua pipinya itu.
"Jaga bicara anda atau saya akan menampar anda satu kali lagi!" teriak Lisa, mereka tak menyadari kalau orang disana merekam kejadian tersebut.
"Silahkan kau tampar aku! wanita matre sepertimu memang pantas dikatakan seperti itu!" teriak Dian, Rosa dan Bunga berusaha menenangkan Lisa namun percuma.
Lisa tersenyum kearah Dian, Lalu ia mendaratkan tamparan yang kedua kalinya diwajah Dian.
"Sudah kubilang tadi jika tidak penting, pergilah dari hadapanku!" Tukas Lisa lalu pergi meninggalkan mereka berempat.
"Dasar iblis, maunya hanya ingin menghancurkan martabat seseorang!" gumam Lisa sambil melangkah menuju parkiran mobilnya.
Lisa melajukan mobilnya dengan kencang menuju rumahnya, ia sangat kesal dengan kelakuan dua orang yang tak henti henti mengganggunya dan juga Nanda.
Saat sampai dirumah, Lisa menatap Ponselnya yang dapat panggilan masuk dari Nanda.
"Halo mas, kenapa?" tanya Lisa.
"Bukalah internet dan cari tau siapa yang menyebarnya! besok aku pulang menuju Indonesia" Tukas Nanda lalu mematikan panggilannya dengan kasar.
"Telponan sama istri kayak telponan sama karyawan! Singkat, Padat, Jelas!" gumam Lisa lalu membuka website internet yang menayangkan berita terbaru.
"Apa apaan ini!" Teriak Lisa lalu melempar handphone nya kelantai.
ia segera menghubungi Roni melalui telepon rumah yang baru disediakan Nanda untuk mengurus berita yang Viral saat Lisa bertengkar dengan Dian tadi.
"Cepat kau urus berita terbaruku lalu cari tau siapa orang yang berani menyebarnya!" ucap Lisa.
"Baik Nona" jawab Roni, lalu Lisa mematikan teleponnya dengan kasar.
ia menatap ponselnya yang sudah pecah berserakan dilantai, ia memanggil bi Ana untuk segera membersihkannya.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tolong perhatikan ya readers, boleh kasih kritik dan saran buat para author, tapi jangan keterlaluan sampe autornya merasa tersinggung karena isi komentar.