Serumit Inikah Cinta?

Serumit Inikah Cinta?
Penjelasan


__ADS_3

Nanda terdiam sejenak,setelah itu ia berbicara


"Awalnya aku hanya meeting dengan klien,setelah selesai meeting,aku melihat Lisa sedang bersama pria lain,dan pria itu sedang memegang tangan Lisa,aku langsung mendekatinya dan menampar Lisa karna aku marah.


FLASHBACK ON


tak lama kemudian Aldo kembali dengan membawa baki makanan,setelah itu ia bicara.


Memegang tangan Lisa,"Lisa,aku mau jujur sama kamu,Aku suka sama kamu dari dulu Lisa" Aldo menatap Lisa dengan penuh harap.


"Apa?Aldo aku ga salah denger kan?" Lisa menatap Aldo dengan serius sekaligus bingung.


"Ga Lisa,Aku cinta Sama Kamu" Aldo mendekati wajah Lisa,Lisa yang tau Bahwa Aldo akan menciumnya Dia langsung menjauh dan melepaskan Genggaman tangannya.


Setelah Itu Nanda Pun datang Bersama Rifki


Dan itulah yang terjadi


FLASHBACK OFF


"Kamu salah paham!Aku tidak berduaan dengannya!Aku mengajak Rosa,Tapi Rosa sedang di toilet,dan masalah Aldo,dia menyatakan Cintanya untukku!Apakah itu salah?Dan Aku juga tidak mencintaimya jadi tidak mungkin aku menerima Cinta Aldo!" Lisa berusaha menjelaskannya namun ia malah menangis tersedu sedu,ia tak pernah membentak orang seperti ini sebelumnya.

__ADS_1


"Pa mana handphone Lisa?Lisa mau nyuruh Rosa kesini pa" Lisa sibuk mencari cari handphonenya.


"Nanti dulu,selesaikan dulu masalah ini!" ucap pak Andi dengan nada keras.


"Lisa,aku minta maaf,aku gatau kenapa tiba tiba aku marah saat kamu sama Aldo berdua disana tadi" Nanda meminta maaf kepada Lisa,Orang tua mereka pun mengerti dan mereka pamit untuk pulang.


"Nak nanda,tolong jagakan Lisa ya," Pak Andi Dan orang tua Nanda pun keluar ruangan lalu pulang kerumah mereka.


"Kamu maafin aku ga?" Nanda kembali menatap Lisa yang daritadi belum memberinya jawaban.


"sial,kenapa dia begitu cantik saat ini,bibirnya terlihat menggoda sekali,ah sial apa yg aku pikirkan ini!" gumam nanda dalam hati.


Cupp........


Nanda Mencium bibir Lisa yang seksi dan menggoda itu,Lisa yang kaget akan serangan tiba tiba itu,dia meronta ronta sekuat tenaga,namun ia akhirnya menyerah dan terpaksa menerima nya,Nanda pun menyudahi ciumannya itu walaupun ia masih sangat menginginkannya lagi.


"Hei ********!apa yang kau lakukan!Kau telah mencuri ciuman pertamaku!" Lisa menatap Nanda dengan pandangan sangat benci.


"Bibirmu sangat manis,aku menyukainya,apa kau mau lagi?" Nanda menggoda Lisa,dan ia sangat gemas melihat kelakuan calon istrinya itu.


"Dia cantik sekali saat murung begini,aku akan terus menggodamu sayang" gumam Nanda dalam hati.

__ADS_1


Entah sejak kapan ia mulai menyukai Wanita yang dulu sangat ia benci,sedangkan Lisa,dia masih belum menyukai Nanda,dirinya malah bertambah benci dengan Nanda.


tok..tok..tok..


"Bos,ini makanan dan buah serta baju yang bos inginkan" Rifki menatap Nanda dengan heran,apa yg barusan mereka lakukan,kenapa mereka terlihat seperti barusan berlari lari.


"Sini,kemarikan baju ku,aku ingin mandi,dan makanan itu taruh saja dimeja,dan kau Pulanglah!" nanda langsung mengambil kemeja yang dibawakan oleh rifki lalu masuk kekamar mandi.


kring...kring....


"Halo Rosa,Kamu Kenapa nelpon?"


"Apa kata kau?kenapa?jelas jelas aku menelponmu karna khawatir Lisa."


"Aku gapapa kok Rosa,Besok udah boleh pulang"


"Hm baguslah,yasudah kalau begitu,aku matikan dulu telponnya,bai"


Tut....tut....


"Huh dasar!seenak jidatnya saja jika mematikan telpon!"gumam Lisa.

__ADS_1


__ADS_2