
Sesampainya mereka dihotel,Lisa dan Nanda segera memasuki kamar mereka,tentu saja ruangan pribadi yg sangat besar.
"Disini ada berapa kamar?" tanya Lisa kpd Nanda.
"Hanya satu" jawab Nanda sambil meletakkan barang barang Lisa.
"APA?hanya satu?terus aku mau tidur dimana" jawab Lisa dengan suara yg keras.
"Ya dikasur sama aku,gitu aja nanya" jawab Nanda dengan santai.
"Tidak!Aku tidak mau!lebih baik aku pesan kamar lain saja!" Ucap Lisa sambil menuju pintu keluar.
"Jangan bodoh,ini kamar kita dan besok perias akan datang,tidak mungkin dia melihat kita pisah kamar" balas Nanda yg sdh geram dengan kelakuan Lisa.
Lisa pun hanya diam tak membalas perkataan Nanda,setelah itu ia melihat isi kulkas yg penuh dengan bahan makanan yg lengkap.
"Ayo kita keluar,makan malam diluar hotel saja" ajak Nanda pada Lisa.
"Tidak,aku ingin masak saja,kalau kamu ingin makan diluar silakan saja" Ucap Lisa lalu mengeluarkan Ikan,Ayam,Sayur,Dan Telur.
"Kau akan memasak sebanyak itu untuk siapa?" tanya Nanda yg heran.
"ya untuk kita lah" Lisa pun mulai memasak dengan cekatan karna ia sudah terbiasa memasak sejak kecil,jadi hanya membutuhkan waktu sebentar saja untuk memasak semua itu.Setelah itu mereka Makam malam Dan tidur dikasur yg sama
Sebelum tidur,Lisa sudah membuat batasan ditengah tengah kasur dengan bantal guling.
Dipagi Hari.
"Hei tukang tidur,bangunlah sekarang,20 menit lagi perias akan datang" ucap Nanda pasa Lisa yg saat itu telah terbangun.
"Baiklah" jawab Lisa,dengan segera ia menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
"Sebentar lagi aku akan menjadi istrinya,majlu tak mau aku harus menuruti perintahnya,huhh sial sekali" gumam Lisa saat merendam dirinya di bathub.
"Lisa!Cepatlah keluar,perias sudah datang" teriak Nanda dari luar kamar mandi.
Lisa pun bergegas menggunakan tank top serta celana pendeknya,ia melihat tukang rias itu sedang tersenyum ke arahnya.
"Nona,cepatlah kesini agar bisa segera kami rias" ucap wanita itu.
Tak lama kemudian Lisa sudah selesai di beri make-up dan ia segera menggunakan baju pengantin yg sudah dibeli oleh Nanda beberapa hari yg lalu.
Ketika selesai memakai baju,ia keluar dari kamarnya dan melihat Nanda yg sudah selesai daritadi.
Nanda melihat Lisa keluar dari kamarnya pun sangat terkejut karna Lisa sangat cantik dan tubuhnya cocok menggunakan gaun itu.
__ADS_1
"Hei,apa yang kau lihat" Ucap Lisa sambil menekuk wajahnya.
"Tidak ada,ayo kita ke aula,banyak tamu yg sudagmh datang disana" Ajak Nanda.
Saat mereka datang,para tamu berdiri menyambut kedatangan mereka dan bertepuk tangan sekeras kerasnya karna Lisa dan Nanda merupakan pasangan yg serasi.
Namun,Bunga yg melihat itu tentu tidak senang dan merasa iri dengan Lisa.
Sedangkan Aldo,walaupun ia kecewa,namun ia juga bahagia karna Lisa sudah menemukan jodohnya saat itu.
Tak lama kemudian,para tamu pun mulai bersalaman dengan Lisa dan Nanda karna ingin Pamit.
Saat Mereka sibuk bersalaman,Aldo berniat untuk menghibur mereka dan bernyanyi lagu yg dulu pernah ia nyanyikan untuk Lisa
Memenangkan hatiku bukanlah
Satu hal yang mudah
Kau berhasil membuat
'Ku tak bisa hidup tanpamu
Menjaga cinta itu bukanlah
Satu hal yang mudah
Berpaling dariku
Beruntungnya aku
Dimiliki kamu
Kamu adalah bukti
Dari cantiknya paras dan hati
Kau jadi harmoni saat kubernyanyi
Tentang terang dan gelapnya hidup ini
Kaulah bentuk terindah
Dari baiknya Tuhan padaku
Waktu tak mengusaikan cantikmu
__ADS_1
Kau wanita terhebat bagiku
Tolong kamu camkan itu
Lisa yg merasa sangat tak asing dengan suara itu pun segera menoleh kearah penyanyi.
"Aldo" gumam Lisa
mendengar kata Aldo,Nanda pun ikut menoleh ke arah penyanyi itu,saat ia melihat Aldo,wajahnya memerah karena cemburu padanya.
"Ga usah cemburu kali" ucap Lisa menggoda Nanda.
"Awas saja laki laki itu" Ancam Nanda pada Aldo.
Setelah bernyanyi,Aldo pun bersalaman dengan mereka,dan dibelakangnya ada Rosa dan Juga Bunga.
"Selamat ya Lisa,Semoga kamu bahagia" ucap Aldo.
"Bro,tolong jagain shabat gua yg satu ini,jangan prnh lo buat dia nangis" ucap Aldo sambil menatap Tajam Nanda.
"Lisa!!Selamat yaa baby" ucap Rosa yg berbicara sambil teriak.
"Iya iya Rosa,kamu cepet nyusul ya" Goda Lisa.
"Eh Nanda,kamu harus jagain Lisa,jngan buat dia nangis,awas kamu" Ucap Rosa pada Nanda lalu pergi menyusul Aldo.
Saat giliran Bunga,ia tidak menyalami Lisa,melainkan ia berbisik pada Lisa.
"Jangan bahagia dulu sayang,kita lihat permainan ku nanti" Bisik Bunga pada Lisa.
Lisa pun hanya mengabaikannya walaupun ia sangat geram dengan kelakuan Bunga.
"Hai Nanda,Selamat yah,oh iya asal kamu tau aku tuh masih suka lo sama kamu" UcapBunga sambil menyentil dagu Nanda.
Nanda pun menepis tangannya dan memanggil security untuk mengeluarkan Bunga dari ruangan itu.
Setelah acara selesai,Nanda dan Lisa kembali ke kamar hotelnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai para readers,Bantu Like dan juga komen ya,Biar author makin semangat buat up setiap harinya:)
TERIMA KASIH
@Valyaalmyraputri(Author)
__ADS_1