
"Selamat siang" Ucap Lisa sambil Menghampiri Nanda.
"Ada apa?" Jawab Nanda.
"Ini aku bawakan makanan untukmu" Lisa pun menaruh makanan itu dimeja Nanda.
"Kenapa cuma bawa satu?" tanya Nanda yg heran karna Lisa hanya membawa satu makanan.
"Kan yg mau makan cuma satu orang" jawab Lisa sambil menuju sofa dan duduk.
"Kamu sudah makan?" Nanda pun membuka wadah makanan itu.
"Belom,Kamu makan saja sendiri" jawab Lisa sambil menatap Nanda.
"Loh cuma nasi goreng sama telur mata sapi?huh untung dia calon istriku,kalau tidak sudah kubuang makanan ini" gumam Nanda dalam hati.
Ia pun mulai mencicipi makanannya dengan lahap.
"Enak sekali makanan ini,walaupun sederhana tetapi rasanya sangat enak,siapa yg membuatnya?" tanya Nanda sambil terus makan.
"Tidak usah lebay,makanan itu aku yg membuatnya" jawab valya lalu mendekati Nanda.
"Aku mau dong hehe,sini minta" Ucap Lisa sambil mengambil kotak makan itu.
"Tidak,sini biar aku yg menyuapi mu" ucap Nanda lalu menggerakkan tangannya ke mulut Lisa.
"Tidak,aku tidak mau!Biar aku sendiri" ucap Lisa dengan Nada Lantang.
"Yasudah kalau tidak mau,tidak usah makan" ucap Nanda lalu memakan kembali nasi goreng nya.
"dasar!Sudah cepat suapi aku!" ucap Lisa dengan tatapan tajamnya.
__ADS_1
Nanda pun menyuapi Lisa dengan nasi yg banyak sehingga Mulut Lisa sangat penuh dan Kesusahan untuk menelannya.
"oh ya,pernikahan kita kan 3 hari lagi,aku minta sama kamu untuk jaga sikap dan jangan mendekati pria lain" ucap nanda dengan nada serius.
"Cih,kau sendiri saja masih berhubungan dengan mantanmu!" jawab Lisa setelah menelan semua makanannya.
"Apa maksudmu?" tanya Nanda heran mendengar ucapan Lisa.
"Tadi mantanmu datang kesini kan?parahnya lagi ternyata dia berjalan tidak menggunakan kaki,tetapi menggunakan mata,aneh sekali mantanmu itu" sindir Lisa sambil menatap Nanda dengan tatapan tajam.
"Ha ha ha,kamu cemburu" Nanda tertawa melihat tingkah laku Calon istrinya itu.
Wajah Lisa pun memerah karna menahan rasa malu.
"Kamu ngapain nanti malam mau kerumah?" tanya Lisa yg sebenarnya ingin mengalihkan topik.
"Aku hanya ingin berkunjung saja sekaligus membahas pernikahan kita" jawab Nanda sambil menutup wadah makannya itu.
"Kamu tidak bawa air minum ya?" tanya Nanda lagi karna ia merasa kehausan.
tiba tiba Nanda menarik pergelangan tangan Lisa hingga Lisa pun ikut tertarik dan terjatuh di pelukan Nanda.
"Apa apaan sih kamu tuh" Ucap Lisa sambil mencoba melepaskan pelukan Nanda.
"Kamu itu calon istriku,tidak usah bertingkah seperti pelayanku" Bisik Nanda dengan suara yg lembut.
Membuka pintu "Rifki!cepat ambilkan aku air minum!"teriak Nanda
"Daritadi minum terus,entah akan berapa kali dia menyuruhku mengambil minumnya" gumam Rifki dalam hati.
Lisa pun kembali duduk di sofa dengan wajah yg terlihat mengantuk.
__ADS_1
"Kalau kau mengantuk,masuklah kedalam kamarku,disana aku biasa istrirahat" ucap Nanda sambil menunjuk pintu kamarnya.
"Baiklah,bangunkan aku jika kau ingin pulang" ucap Lisa sambil menuju ke kamar Nanda.
"Aku akan meeting 5 menit lagi,jika kau butuh sesuatu telepon lah resepsionis ku" Ucap Nanda sambil mengambil air minum dari Rifki.
Lisa pun membuka pintu kamarnya dan melihat ruangan itu sangat elegan disana terdepat beberapa laci,kasur yg besar,cermin,lemari pakaian,serta terdapat kamar mandi disana.
"Huh lelah sekali rasanya" Gumam Lisa sambil merebahkan diri diKasur.
Tak lama kemudian ia pun tertidur pulas disana,sedangkan Nanda sedang mengikuti meeting bersama Klien nya dilantai 13.
Setelah beberapa jam,Lisa terbangun dari tidurnya dan menatap jam yg ada di handphone nya.
"Hah,sudah pukul 5 sore,apa Nanda belum selesai meeting nya,kenapa dia ga bangunin aku" gumam valya sambil menuju ke ruangan Nanda.
"Sudah bangun?" tanya Nanda yg mendengar suara pintu kamarnya terbuka
"kenapa kau tidak membangunkan ku?" tanya Lisa dengan wajah ditekuk.
"lupa" ucap Nanda dengan santai tanpa menyadari bahwa Lisa sedang menatapnya seolah olah ingin menerkamnya.
"Ayo kita pulang,dan aku tidak jadi kerumahmu malam ini karna mama menyuruh aku cepat pulang" ucap Nanda sambil mengambil kunci mobil nya.
Saat mereka melewati karyawan wanita,ada beberapa dari mereka yg membicarakan Lisa.
dasar wanita genit,berani sekali menggoda presdir Nanda,itulah yg mereka ucapkan yg tak sengaja didengar oleh Lisa.
"Apa katamu tadi?!Ulangi lagi!apa kau tidak tau siapa aku?" Lisa berbicara dengan suara lantang hingga mengagetkan Nanda yg dari tadi tidak menyadari beberapa karyawan membicarakan Lisa.
"Kenapa sayang?" tanya Nanda dengan lembut,baru kali ini ia memanggil Lisa dengan ucapan sayang.
__ADS_1
"Diam kau!Aku ingin kau memecat Karyawan mu yg satu ini!" Lisa berbicara sambil menunjuk Reva,Karyawan yg tadi membicarakannya.
"Kau yg ditunjuk Lisa tadi!Cepat angkat kaki dari sini dan mintalah psamon mu dengan Rifki!" Nanda berbicara dengan suara keras hingga Membuat Reva takut dan cepat cepat pergi dari hadapan mereka.