Serumit Inikah Cinta?

Serumit Inikah Cinta?
Bertengkar


__ADS_3

"Mas!!!Kamu ngapain disana!" teriak Lisa dari luar kamar nya.


Namun Nanda masih tak menghiraukan istrinya itu,Dia malah terus terusan melempar barang barang yg ada dikamarnya itu.


"Mas kalau kamu tidak ingin membuka pintu ini,Aku akan pergi dari sini dan jangan harap aku akan kembali!" teriak Lisa dari luar dengan suara lantang.


Tak lama kemudian,Nanda pun keluar dari kamarnya dengan wajah yg memerah karna marah.


Tanpa fikir panjang Nanda pun menarik Lisa masuk ke kamar dan Mendorongnya hingga terjatuh dilantai.


"Akhh Mas!!" Lisa berusaha menahan air mata yg siap tumpah dalam hitungan detik itu.


"Masih berani kau meneriaki aku!" Teriak Nanda lalu menarik Lisa lagi dan melepaskan genggamannya dengan kasar.


"Ya!Aku berani dan mau apa kau!" Lisa sudah tak tahan karna diperlakukan seperti itu oleh Nanda.


Nanda pun menghampiri Lisa dengan penuh amarah hingga membuat Lisa sangat takut karena tatapan Nanda.


"Jaga mulutmu!Aku ini suami mu bukan teman mu!" Nanda melototi Lisa yang saat ini menatapnya dengan tajam.


Lisa pun berlari ke kamar mandi dan menguncinya dari dalam,ia menangis didalam kamar mandi memikirkan perkataan Nanda.


"Aku tak menyangka mas,kamu tega membentakku seperti itu!" gumam Lisa dalam hati lalu menghapus semua air mata yg ada di wajahnya.

__ADS_1


Sedangkan diluar kamar,Nanda sedang membereskan barang barang yang ia lempar membabi buta tadi.


"kenapa Lisa tak keluar keluar dari kamar mandi" ucap Nanda dalam hati sambil meraih barang terakhir yg tergeletak di lantai.


Tak lama kemudian Lisa keluar dari kamar mandi dengan mata yang bengkak karna menangis.


Melihat kondisi Lisa saat itu,Nanda menjadi merasa bersalah dan menghampiri Lisa.


"Sayang maafkan aku,aku tadi tidak dapat menahan emosi ku" Nanda mengelus rambut Lisa namun Lisa segera menepisnya dengan kasar.


"Tidak usah kau berperilaku baik dengan ku!" bentak Lisa sambil melototi Nanda.


"apa maksudmu?aku ini suami mu dan berhenti membentak ku!" Balas Nanda dengan tatapan yg lebih tajam dari Lisa.


"Hentikan perbuatan konyol mu itu!" Nanda mendekati Lisa lalu menghamburkan semua pakaian Lisa yang tadi dimasukkannya ke dalam koper.


Lisa tak berani menatap Nanda saat itu,ia hanya menundukkan wajah nya dan meneteskan air mata.


Melihat Lisa menangis,Nanda pun langsung memeluk Lisa dengan hangat,namun Lisa tak membalas pelukan itu.


Lisa justru memukuli bahu Nanda,namun Nanda sama sekali tak merasakan sakit.


Lisa pun berhenti dan membalas pelukannya namun tangisannya semakin menjadi didalam pelukan Nanda.

__ADS_1


"Maafkan aku sayang" ucap Nanda sambil mempererat pelukannya.


Setelah beberapa lama,Nanda pun melepas pelukannya itu.


"Mas,maafin aku karna tidak meminta izinmu dulu tadi" kata Lisa sambil menatap Nanda.


"Tidak usah meminta maaf sayang,ini juga rumah mu" ucap Nanda lalu mencium jidat Lisa.


"Mas ayo makan malam,aku lapar sekali" ajak Lisa lalu berdiri dari sofa.


Mereka pun makan malam dengan tenang,sesekali mereka mengobrol saat makan.


Selesai mereka makan,Nanda segera mengajak Lisa untuk tidur.


"Sayang ayo kita tidur" ajak Nanda.


"Iya mas" jawab Lisa,lalu mereka pun menuju kamar mereka dan mereka tertidur pulas.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai para readers,Bantu Like dan juga komen ya,Biar author makin semangat buat up setiap harinya:)


TERIMA KASIH

__ADS_1


@Valyaalmyraputri(Author)


__ADS_2