
Farhan sedang bermain bersama dengan papa dan mamanya kesalah satu taman bermain yang dekat rumahnya.
Papanya nampak tengah sibuk dengan Fina adik perempuannya. Papanya membawa Fina untuk membeli salah satu barang yang diinginkan Fina.
Mamanya dan kedua adik kembarnya duduk di sebuah bangku taman. Farhan sedang asik bermain sepak bola. Lalu tidak lama kemudian datang segerombolan preman mendekati mamanya dan lansung membawa salah satu adik perempuannya.
“ Tolong” teriak mamanya Farhan.
Farhan kecil yang mendengar mamanya minta tolong lansung mengejar segerombolan preman yang sudah masuk kemobilnya.
Pengunjung yang berada disana juga telah berusaha mengejarnya. Namun kejadian begitu cepat sehinnga mereka tidak menyangka akan terjadi seperti ini.
Farhan yang kala itu berumur 6 tahun berusaha mengejar mobilnya. Namun sayangnya ia juga dibawa masuk oleh mobil yang tidak jauh darinya. Ia tidak bisa melawan karena tenaganya tidak sebading dengan preman itu. Farhan tidak sadarkan diri karena diberi obat bius.
**
**
**
Farhan kecil terbangun dari tidurnya, ia mencoba mengedarkan pandangannya kesekelilingnya. Ia tidak tau berada dimana saat ini.
"Dimana aku?" tanyanya pada diri sendiri.
__ADS_1
Farhan mencoba melepaskan tangannya dari ikatan. Dia mencoba dengan sekuat tenaga. Ia tersenyum bahagia saat tangannya lepas dari ikatannya.
Setelah lepas Farhan segera membuka ikatan di kakinya. Farhan menyelinap keluar dari kamar sempit itu.
Tidak ada siapa-siapa di sini. Dia segera keluar dari rumah itu mencari pertolongan. Dia ingin menolong adiknya.
Farhan berjalan sudah jauh dari tempat ia di sekap.Tapi ia masih belum menemukan siapa - siapa.
"Di mana ini? kenapa aku tidak mengenal daerah ini." tanya Farhan memandang sekelilingnya.
Farhan berjalan dengan lemas. Ia merasa sangat lapar dan haus. Ketika ingin menyeberang, tiba-tiba;
cciittttttttt
"Kenapa?" tanya Pemilik mobil kepada sopirnya.
"Ada seorang anak yang hampir tertabrak tuan." jawab sang sopir.
"Ayo kita lihat." pemilik mobil segera turun dari mobilnya.
"Kamu ngapain malam - malam di sini?" tanya sopir kepada Farhan.
Farhan hanya diam tanpa menjawab. Dia begitu takut dengan mereka.
__ADS_1
"Kamu tidak usah takut, kami orang baik, siapa nama kamu?" tanya pemilik mobil.
Farhan menangis karena ketakutan. Dia teringat dengan kedua orang tuanya.
"Pak apa mungkin ini jebakan?" tanya Sopir.
"Sepertinya dia korban penculikan atau nyasar, ayo kita bawa dulu."
"Hei saya Kamal, saya akan bawa kamu ya, ini sudah malam." ucapnya dengan lembut.
Farhan kecil melihat Kamal dengan seksama. Walaupun. dia masih kecil tapi dia merasa bahwa orang ini memang baik. Farhan mengangguk tanda setuju.
Kamal tersenyum membawanya masuk kedalam mobil. Kamal membawanya pulang terlebih dahulu. Kamal ingin membuat laporan besok pagi. Dia kuatir jika ada yang mencari anak tersebut.
Mobil berhenti di sebuah rumah mewah. Kamal membimbing Farhan masuk kedalam rumahnya.
"Siapa itu pa?" tanya istrinya.
"Ini tadi ketemu di jalan ma, di perbatasan kota ini, mungkin untuk sementara dia tinggal di sini, sampai keluarganya menemukan dia."
"kasihan sekali kamu nak, sinilah." ucap istrinya memeluk Farhan.
"Aldo sini, ada teman baru." panggil istri Kamal.
__ADS_1
Seorang anak bernama Aldo keluar dari kamarnya. Dia begitu senang ketika papanya membawa seorang teman. Ia segera menghampiri teman sebayanya itu.