
Suasana di kediaman Farhan nampak sangat riuh. Bagaimanapun ini adalah hari pernikahan adiknya. Undangan yang di kirimkan atas nama adiknya Sabrina.
Pesta pernikahan di adakan di hotel yang tidak jauh dari rumahnya. Mereka sudah mempersiapkan sedemikian rupa.
Saat mengantarkan gaun pengantin, Para penata rias dan pelayan kaget karena tidak menemukan Karin di sana. Mereka berlari untuk memberi tau majikannya bahwa Karin pergi meninggalkan rumah.
"Ada apa ini?" tanya Farhan melihat suasana heboh.
"Nona Karin tidak ada di kamarnya saat ini." jawab salah satu pelayan rumahnya.
"Mungkin di kamar."
"Tidak ada tuan, dia kabur memakai sprei yang di sambung - sambung tuan." jawab wanita itu lagi.
"Dan ini ada surat dari nona Karin tuan." ucap Wanita itu memberikan selembaran kertas.
Farhan membuka selembar kertas yang di berikan oleh salah satu pelayannya. Dia membaca pesan tersebut. Tiba-tiba ada air yang menggantung di pelupuk matanya.
__ADS_1
^^^Kepada Yth. Tian Farhan.^^^
di tempat.
Apa kabar tuan, mungkin anda jauh lebih baik. Mungkin saat membaca surat ini bahkan ada jauh dari kata baik. Saat tuan membaca surat ini artinya aku sedang pergi jauh.
Anda tidak usah kuatir tuan dan saya harap jangan mencari saya. Saya hanya ingin menjalankan hidup saat. Dan saat juga tidak terbiasa dengan yang namanya keluarga.
Tuan yang terhormat saya mohon jangan melakukan apa-apa kepada Doni. Saat ini dia tidak ada sangkut pautnya dengan kejadian ini.
Tuan sekali lagi tolong anda selidiki masalah adik anda yang hilang. Saya rasa ini ada kesalahan . Sampah seperti saya ini tidak mungkin salah satu keluarga tuan.
Semoga tuan bahagia, semoga adik tuan juga bahagia dengan pernikahannya.
Salam
Karin.
__ADS_1
Bagi Farhan ini adalah momen yang paling menyedihkan beberapa kali saat dia kehilangan salah satu keluarganya.
Farhan lansung mengeluarkan ponselnya dari sakunya. Bagaimana pun dia harus menyuruh orang untuk mencarinya. Dia juga tidak lupa mengabari Aldo. Dia tau Jika Aldo menggunakan kekuatannya, tidak ada yang tidak mungkin.
Di kediaman Aldo, lelaki itu mengepalkan kepala tinjunya. Dia sungguh geram mendengar berita yang di kabarkan oleh Farhan.
Aldo yang merasa terhina oleh perlakuan Karin , pergi dengan begitu emosi. Dia segera pergi keluar untuk menemui wanita itu.
"Kamu kira kamu bisa menghilang dari aku Karin, liat saja jika aku menemukan kamu nanti." ucap Aldo dengan marah menuju mobilnya.
Mobil Aldo melaju dengan kencang. Aldo melejitkan mobilnya mencari Karina.
Aldo tersenyum saat dia menemukan keberuntungannya hari ini. Tiba - Tiba dia melihat Karin melintas tidak jauh dari mobilnya yang sedang parkir.
Aldo segera keluar dari mobilnya dengan gerakan cepat. Dia dengan segera menarik tangan Karin. Karin juga kaget melihat Aldo berdiri di depannya dengan wajah yang di depannya.
"Ngapain kamu di sini?"tanya Karin dengan pandangan kaget.
__ADS_1
"Ikut aku." ucap Aldo menarik Karin dengan agak keras.