TALI PERSAUDARAAN YANG PUTUS

TALI PERSAUDARAAN YANG PUTUS
Sidang Warga


__ADS_3

POV Damar.*


Akhirnya yang di tunggu-tunggu telah datang, yaitu para mahasiswa yang di kawal oleh polisi dan terlihat ada yang membawa kamera digital yang langsung merekam.


"Pak Bima sebagai kepala lingkungan dan ibu-ibu dan dua bapak-bapak sebagai perwakilan dari warga untuk datang ke depan."


Pak Bima dan perwakilan warga yang diminta langsung maju ke depan dan kemudian mengambil tempat duduk.


"kepala lingkungan yaitu pak Bima, tolong jelaskan apa yang terjadi?"


Pak Lurah meminta kepala lingkungan untuk menjelaskan apa yang terjadi seraya memberikan mickropon kepada-nya.


"begini pak Lurah....


Si Damar ini telah menyebar fitnah mengenai ternak para warga saya.


Saya tau kalau si Damar akan datang ke rumah adiknya, untuk meminta uang atau apalah itu yang berguna untuk nya.


Terlalu kompleks untuk di ceritakan, laki-laki ini bisa dibilang parasit pak lurah.


Saya kira hanya adiknya yang hancur olehnya, tapi malah merambat ke warga ku yang lain pak lurah.


Perwakilan dari warga ku ini akan menjelaskan nya, karena merekalah yang paling di rugikan."


Ucap pak Bima dan memberikan mickropon kepada warga nya yang laki-laki.


"nama saya Sugeng pak Lurah, dan memang si Damar ini saya kenal orang nya.


Si Damar ini dan dua adik-adik yang bernama Firman dan Anggi.


Biaya hidupnya dan biaya pendidikannya adalah berkat dari ternak-ternak pak lurah, itu semua karena adiknya yang bernama Bernat.


Bernat adalah pemuda yang luar biasa, bahkan beliau lah yang mengajari kami para warga untuk berternak dengan baik.


Bernat bersama mendiang abangnya yang bernama Jepri, memberikan kami skill atau kemampuan untuk berternak pak lurah.


Bagiamana mengelola pakan ternak secara organik agar daging ternak itu sehat di konsumsi serta pengolahan kotoran ternak agar tidak menimbulkan bau yang menggangu kesehatan para warga lain.


Apa yang di ajarkan oleh Bernat dan mendiang Jepri, itu benar-benar bisa menambah perekonomian khusus bagi saya pribadi.


Bahkan pengujian dari dinas peternakan mengatakan kalau kami adalah peternakan hebat bapak lurah.


Adek-adek mahasiswa ini juga mengatakan kalau kami adalah peternak hebat.

__ADS_1


Tapi si kampret ini malah mengatai ternak kami itu sebagai sumber malapetaka bagi kesehatan.


karena pakan ternak kami mengandung zat kimia yang berbahaya."


"maaf saya potong pak Sugeng, apa bapak mempunyai bukti kalau si Damar ini penyebar fitnah nya."


"ada pak lurah....."


Ujar seorang anak muda dari barisan warga yang duduk paling belakang dan segera pak lurah memintanya untuk duduk ke depan.


Seketika itu pemuda itu berlari menuju tempat operator dan menyambung handphone nya ke konektor proyektor.


"Nama saya Ando bapak-ibu dan saya adalah warga disini, rumah ku persis di belakang rumah pak Bima.


Orang tua adalah peternak ayam dan juga sapi yang belajar dari bang Bernat dan juga mendiang bang Jepri.


Mari kita perhatikan ke layar proyektor ya, disini saya memutarkan video, dimana si Damar brengsek ini bersama Firman adiknya yang mengaku sebagai dokter hewan.


Klaim bahwa kedua manusia itu telah mengambil sampel pakan ternak dari peternakan bang Bernat dan peternakan warga lain disekitarnya.


kemudian di teliti dan terdapat beberapa zat kimia dalam pakan ternak.


Jika daging ternak di konsumsi, maka akan menyebabkan kanker dalam tubuh manusia dan memicu penyakit lainnya.


Ujar pemuda itu dan kemudian memutar video itu.


Memang benar ada video itu, dimana Damar yang mengaku sebagai dokter dan sedang mengambil dokter spesialis bedah.


Lalu Firman mengaku sebagai dokter hewan yang sedang menjalani program pendidikan spesialis di bidang Program Studi Ilmu Penyakit dan Kesehatan Masyarakat Veteriner.


Firman berkata meneliti jenis penyakit hewan yang bisa merugikan kesehatan manusia, yang berawal dari pakan ternak.


Firman menjelaskan kalau pakan ternak merupakan sumber utama penyuplai penyakit pada ternak.


Sebaik-baik menjaga suplai pakan yang terbaik dan tidak mengandung zat kimia berbahaya.


Menurut pemaparan Firman di dalam video, bahwa pakan ternak Bernat dan warga lainnya berdasarkan sampel pakan yang di teliti olehnya.


Ditemukan timbal pada pakan sapi dan kerbau dan juga beberapa bakteri pengurai pada pakan ayam yang sangat berbahaya bagi manusia.


Damar juga memaparkan temuannya bahwa zat berbahaya tersebut mengancam kesehatan yang berujung pada kematian.


Begitu kompleks nya penjelasan mereka berdua di dalam video tersebut, dan kemudian video berakhir setelah orasi dari Damar dan Firman, agar berhenti membeli produk ternak dari peternakan Bernat dan juga peternakan para warga sekitar.

__ADS_1


"bapak-ibu, demikianlah penjelasan mereka dalam video.


Karena video itu, kedua orang tua ku gagal menjual sapi dan ayam, hasil penjualannya kelak di gunakan untuk membiayai adik-adik ku sekolah.


Karena hal inilah, maka saya berinisiatif untuk memeriksa kebenaran akan video tersebut.


Peternakan bang Bernat, peternakan warga lainnya, saya datangi dan bertanya.


Apakah pernah Damar dan Firman ini mengambil sampel pakan dari peternakan mereka?


Tidak satupun pun menjawab pernah, tapi dari dinas kesehatan dan juga dinas peternakan pernah mengambil sampel pakan ternak.


satu bulan yang lalu, para abang-abang dan kakak dari kampus mengambil sampel pakan untuk diteliti.


Berdasarkan keterangan para warga pemilik ternak dan peternakan bang Bernat, mereka mengakui tidak pernah memberikan sampel ternak kepada Damar dan Firman.


Damar dan Firman jijik jika berpapasan dengan ternak dan sebagainya.


Dalam video itu, tidak jelas di katakan dimana dia meneliti pakan tersebut dan kapan dia melakukan penelitian itu.


Menurut Ku itulah adalah fitnah, sekarang saya bertanya kepada Damar.


Kapan kalian berdua mengambil sampel pakan ternak kami dan dimana kalian mengujinya?"


Damar tidak berkutik dan hanya terdiam dengan menundukkan kepalanya.


"jawab bangsat......."


Ujar seorang ibu-ibu yang menjadi perwakilan dan suaranya yang menggelar dan kuat membuat perhatian tertuju kepadanya.


"cukup bu, tenang ya..... harap tenang......"


"adek-adek mahasiswa dan dosen pembimbing mahasiswa yang kami hormati.


Kenapa anak-anak didik bapak dan ibu mengambil sampel pakan ternak dan kenapa adik-adik mahasiswa berada di peternakan Bernat dan warga lainnya?


Terus apa benar anak-anak didik bapak-ibu meneliti pakan tersebut?"


Seorang laki-laki bersama seorang perempuan dan masing-masing mereka menarik tangan anak-anak didiknya untuk maju bersama.


Seseorang mahasiswi langsung beranjak ke operator dan memberikan flashdisk kepada operator.


Sehingga tampilan akan sebuah tabel terpampang nyata di proyektor.

__ADS_1


Mahasiswi cantik itu memberikan kode kepada pria yang berdiri itu, lalu mahasiswi cantik mengajunkan jempol nya.


__ADS_2