TALI PERSAUDARAAN YANG PUTUS

TALI PERSAUDARAAN YANG PUTUS
Penghargaan


__ADS_3

Pembukaan lahan baru sudah di mulai, menurut keterangan pemborong bangunan tersebut, hanya memerlukan waktu satu bulan saja pekerjaan.


Untuk pembuangan saluran dan pengelolaan limbah sudah dibuat sebelumnya dan hanya perlu penyempurnaan dan sisa nya membuat kandang dan penyaluran air.


Gudang tempat pengolahan pakan dan penyimpanan sudah tersedia dan terakhir nya akan membangun rumah potong hewan.


Waktu terus berjalan dan akhirnya kami bisa menambah jumlah ternak dan kemudian membuka usaha rumah potong hewan.


Dari rumah potong hewan ini, akan menyalurkan produk peternakan untuk memenuhi kebutuhan pasar.


Karyawan pun semakin bertambah dan didominasi oleh ibu-ibu yang luar biasa.


Pada akhirnya ada juga bapak-bapak yang bekerja disini.


"bang Bernat, ada tamu. katanya dari pemerintah setempat."


"ngapain Iyan? ijin kita semua lengkap, dan perlu mengurus sertifikat halal aja agar bisa di pasarkan ke luar negeri."


"ngak tau bang, ayo kita temui aja."


"okey lah, tapi panggilkan Arpin dan Boy ya."


Riyan hanya mengganguk dan pergi untuk memanggil Arpin dan Boy, sementara aku pergi menemui tamu yang datang.


Tamu yang datang berjumlah sekitar dua puluh orang dan memakai seragam kantor pemerintahan tapi beda-beda.


"saya Bernat dan pemilik peternakan, apa yang bisa saya bantu bapak-ibu?"


Kami saling perkenalan satu persatu dan akhirnya kami duduk di tikar yang berada di ruang tamu ini.


"nama saya Azan yang menjadi ketua pelaksana perekonomian kreatif masyarakat, dan berdasarkan laporan dari dinas peternakan dan juga balai pengawasan obat dan makanan.


Peternakan Bernat ini sangat-sangat memenuhi standar makanan yang berkualitas.


Menurut data dari kelurahan, bahwa peternakan mampu mensejahterakan penduduk di daerah sini.


Pengolahan limbah yang bermanfaat, yaitu berupa gas yang dipergunakan oleh masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan suplai gas secara mandiri.


Lalu sisanya dari limbah ternak di jual kepada petani dengan harga yang murah, sehingga meningkatkan produksi pertanian.


Peternakan ini sudah memenuhi kebutuhan pasar dan tidak menimbulkan polusi udara, tanah dan air.

__ADS_1


Berhubung semua hal itu, kami datang kemari untuk memberikan bapak penghargaan bergengsi dan langsung dari bupati.


Besok pagi jam sembilan, kami mengundang bapak untuk datang ke kantor bupati untuk menerima penghargaan tersebut."


"kaget saya pak, saya kira peternakan ini akan di tutup."


"jelas ngak dong pak, kalau di tutup bisa-bisa kami di demo warga."


Haha hahahaha haha hahahaha haha hahahaha haha.


Kami tertawa karena sanggahan dari ketua nya itu, yang keluar begitu saja tanpa disaring.


"kalau hanya undangan tapi kenapa bapak membawa rombongan banyak seperti ini?


kan bisa aja pak melalui surat? atau via telpon."


"bukan hanya itu dong pak Bernat, kami juga ingin melihat dan mendokumentasikan peternakan bapak ini dan melakukan wawancara terhadap pekerjaan nya."


"begitu toh pak, silahkan pak. kali aja ada saran dan kritik untuk kami agar menjadi lebih baik ke depannya."


Obrolan kami terhenti sejenak, karena istriku dan juga ibu-ibu yang bekerja disini menyajikan minuman dan beberapa buah-buahan dari hasil peternakan ini.


"bapak-ibu, silahkan dicicipi buah-buahan yang ada dan itu semua dari peternakan ini dan tentunya organik."


Mereka semua terlihat menikmatinya dan setelah selesai makan dan langsung ke belakang untuk melihat peternakan yang di dampingi oleh Arpin, Boy dan juga Riyan.


Sementara aku tetap bersama ketuanya yang bernama Azan itu.


"luar biasa sekali pak Bernat, peternakan ini amat bersih, rapi dan luar biasa lah.


Tapi memang benar ya, kalau karyawan di dominasi oleh ibu-ibu."


Ujar seorang ibu-ibu yang datang bersama rombongan, seraya mengunyah pisang barangan.


"terimakasih atas pujiannya bu, tapi memang saya tidak pernah memilih-milih karyawan yang mau kerja.


Terpenting dari semua itu adalah, kemauan untuk belajar dan juga kemauan untuk bekerja."


"Kren deh pak Bernat, manejemen nya luar biasa. tapi kenapa punya ide untuk menanam beberapa pohon buah-buahan dan juga sayur mayur serta tanaman kebutuhan bumbu dapur pak?"


"biar ada bonus untuk para karyawan bu, sekaligus sebagai penyejuk peternakan ini.

__ADS_1


Para karyawan nantinya tidak perlu lagi membeli sayur mayur dan bumbu dapur ke pasar.


Karena sudah tersedia disini, tiap hari segar terus dan tinggal membeli keperluan lainnya."


Rombongan tersebut hanya berdecak kagum mendengar penjelasannya dan terakhir mereka juga meminta sayur mayur yang siap panen.


Lalu kami memberikan hadiah telur ayam kepada tiap-tiap orang pada rombongan itu, dan akhirnya mereka pulang juga.**


Pagi hari setelah sarapan, bersama Riyan, Arpin dan Boy. kami berangkat ke kantor bupati untuk menerima penghargaan langsung dari bupati.


Hanya menempuh perjalanan sekitar lima belas menit, dan begitu tiba di kantor bupati dan langsung disambut oleh pak bupati dan rombongan.


Aku merasa seperti orang yang istimewa, karena disambut oleh penguasa daerah ini.


Setelah melaksanakan beberapa agenda dan menyampaikan pidato ala kadarnya, lalu pak bupati yang masih tergolong muda. langsung memberikan penghargaan bergengsi tersebut.


Berupa tropi dan juga sertifikat penghargaan dan lanjut makan bersama.


"begini pak Bernat, melalui program UMKM (usaha mikro kecil menengah).


Berdasarkan laporan tim yang turun langsung ke lapangan, pak Bernat adalah sebagai pelapor keberhasilan atau tolak ukur keberhasilan.


Banyak tenaga kerja yang bapak serap, dan tentunya membuka peluang usaha lainnya.


Mulai dari kuliner yang mudah mendapatkan bahan baku, para petani yang mendapatkan pupuk kompos dengan harga yang sangat terjangkau dan inovasi limba ternak yang bisa digunakan untuk diolah menjadi gas.


Kami ingin mendukung program pak Bernat, untuk menciptakan pengusaha lainnya berkat bapak.


Tapi ada satu yang kurang sih pak Bernat, yaitu sertifikat halal."


Berhubung lagi bicara dengan pak bupati, ini saat nya untuk mengeluh karena susahnya mengurus sertifikat halal itu.


Segera pak bupati memanggil bawahannya dan meminta kepada Riyan bukti administrasi pendaftaran nya dan kemudian berjanji akan membantu menindaklanjuti ke instansi terkait.


Pak bupati juga berkata, akan membuka pusat kuliner dan pasar tradisional yang baru di sebelah utara alun-alun kota.


Demi mensukseskan program UMKM yang di maksud Nya, tentunya dong saya selaku pengusaha peternak akan membantunya.


Kerjasama ini adalah sebuah kesepakatan yang sangat menguntungkan nantinya, tentunya produk hasil pertanian kami seperti daging kambing, sapi, ayam dan telur nya akan meningkatkan permintaan.


Semoga saja program ini bukan hanya janji semata, seperti janji kampanye yang telah berlalu.

__ADS_1


Akhirnya kami pulang dengan membawa penghargaan dan perencanaan kerjasama nantinya.


Riyan, Arpin dan Boy. terlihat begitu bahagia setelah pertemuan ini.


__ADS_2