TALI PERSAUDARAAN YANG PUTUS

TALI PERSAUDARAAN YANG PUTUS
Terpuruk.


__ADS_3

POV Damar.*


Pria paru baya itu mengedipkan matanya kepada mahasiswi nya dan kemudian menatap pak lurah.


"perkenalkan nama saya, Sanggam dan saya adalah dosen pembimbing 1 untuk mahasiswa-mahasiswi dan rekan saya ini namanya doktor Lina Wati, sebagai dosen pembimbing kedua dan sekaligus kepala laboratorium pengembangan dan penelitian di kampus kami tercinta.


Pak Lurah yang terhormat, bapak kepala lingkungan yang terhormat dan juga para yang terhormat.


Dalam dunia pendidikan di fakultas peternakan, ada namanya program pengabdian masyarakat yang harus di jalani oleh mahasiswa-mahasiswi kami.


Untuk menerapkan ilmu yang didapatkan di kampus sekaligus praktek.


Tujuannya adalah agar mendapatkan pengetahuan secara lapangan atau praktek bapak-ibu.


Para mahasiswa di tuntut untuk melakukan riset dan penelitian, nantinya akan menjadi skripsi sebagai persyaratan mendapatkan gelar sarjana peternakan.


Penelitian itu tentunya bisa digunakan oleh masyarakat, dan bisa di aplikasikan jika memang penelitian itu berguna.


Saya akan memberikan kesempatan kepada anak didik kami untuk menjelaskannya, karena anak-anak yang melakukannya."


Ucap pria itu dan kemudian melangkahkan kakinya ke arah operator lalu memberikan mickropon kepada anak didiknya.


"perkenalkan bapak-ibu nama saya Risa, saya adalah ketua tim praktek kerja lapangan, untuk teman-teman yang melakukan penelitian di peternakan bang Bernat dan juga para warga lainnya.


Praktek kerja lapangan adalah salah program dari studi kami sekaligus sebagai bahan skripsi agar mendapatkan gelar sarjana peternakan.


Kami semua sudah dibekali ilmu oleh bapak-ibu dosen yang berkualitas dari kampus.


Kami melakukan penelitian atas seijin pemilik peternakan dan juga para warga serta bapak kepala lingkungan.


Tujuan kami melakukan penelitian terhadap pakan, ternak dan juga pengelolaan nya, tidak lain karena kebutuhan kami sebagai mahasiswa.


Kelak nantinya bisa dipergunakan oleh pemilik peternakan, dan mudah-mudahan bisa meningkatkan produksi ternak yang terbaik.


Teman saya konsentrasi terhadap penelitian pakan ternak dan kami bersama-sama melakukan penelitian terhadap pakan.


Kenapa kami melakukan secara sama-sama?


karena urat nadi peternakan adalah pakan ternak, setelah mendapatkan hasil barulah kami memulai penelitian sesuai dengan konsentrasi kami masing-masing.


Berdasarkan hasil penelitian kami terhadap pakan ternak dari peternakan bang Bernat dan juga warga lainnya.

__ADS_1


Kami tidak menemukan zat kimia berbahaya seperti yang ungkapkan di video itu.


Mungkin bapak-ibu beranggapan kalau kami masih mahasiswa, tapi bapak-ibu kami itu di dampingi oleh ahli laboratorium kampus dan juga para dosen-dosen yang ahli di bidang nya.


Pakan ternak adalah organik dan tidak ada senyawa kimia yang berbahaya, jika kami salah dalam penelitian terhadap pakan ternak.


Tentunya dinas kesehatan dan dinas peternakan sudah menyangkal akan penelitian kami.


Kami siap memberikan data-data akan penelitian kami terhadap pakan ternak tersebut dan bersedia bertanggungjawab atas penelitian kami bapak-ibu.


Jika masih keraguan mari kita panggil dinas kesehatan dan dinas peternakan, lalu kami juga akan penelitian kembali dan menguji sampel ternak pakan.


Akan tetapi, terlebih dahulu kami meminta data-data hasil pengujian sampel ternak pakan dari kedua orang yang di video itu.


dalam video itu tidak disebutkan bagiamana caranya dia mengetahui atau cara dia melakukan pengujian serta dimana pengujian itu dilakukan.


Tidak ada referensi bapak-ibu, sementara penelitian atau pengujian harus di lampirkan uji penelitian, dimana dan menggunakan alat apa.


Saya dengar tegas mengatakan kalau video itu adalah fitnah, sebelum bisa menunjukkan data-data yang akurat.


Kami sudah mendapatkan file pengakuan atas uji laboratorium terhadap hasil ternak dari dinas kesehatan melalui pengawasan obat dan makanan.


Serta sertifikat halal yang resmi, semua terdaftar dan dinyatakan aman untuk di konsumsi.


Terkadang peternakan bang Bernat tidak bisa memenuhi permintaan pasar, sehingga perlu berkolaborasi dengan para warga pemilik ternak.


Memang hanya beberapa warga yang memiliki agak banyak ternak, sisanya hanya karena hobi aja.


Menurut data yang kami peroleh berdasarkan survei secara langsung, hanya ada lima belas warga yang ikut menyuplai hasil ternak bersama peternakan bang Bernat untuk memenuhi kebutuhan pasar.


Sisanya adalah hanya untuk hobi atau hanya cukup dikomsumsi priadi."


"terimakasih nak Risa atas penjelasannya, bagiamana pak Damar, apakah bapak bisa menjelaskan atau menyanggah penjelasan dari nak Risa?"


Damar hanya tertunduk dan suara-suara dari pada warga mulai membuat kebisingan.


"pak Lurah dan pak kepling, si Damar juga telah melakukan eksperimen terhadap mendiang Jepri, abang kandung dari Bernat.


Seharusnya laki-laki ini di penjara, tapi kenapa malah berkeliaran seperti ini?


apakah hukum di negeri ini bisa dibeli dengan uang?

__ADS_1


orang yang membunuh adiknya sendiri dan telah memfitnah sumber penghasilan orang lain dan masih bisa berkeliaran bebas.


apa sebenarnya tugas dari bapak-bapak polisi yang berdiri itu?"


"sabar dulu pak Sugeng, kita selesaikan secara damai ya."


Bapak lurah mencoba menenangkan warganya dan kemudian membisikkan sesuatu kepada pak polisi yang sudah berdiri sedari tadi.


Susana tidak kondusif lagi dan akhirnya Damar dibawa paksa oleh polisi demi menghindari kericuhan.**


Di kantor polisi dan duduk berhadapan dengan petugas yang hendak mengintrogasi nya, akan tetapi Damar hanya terdiam dan meminta kepada petugas untuk memanggil istrinya.


Karena tidak ada lagi yang bisa dilakukan, akhirnya petugas memanggil istrinya.


Berselang beberapa menit kemudian, sang istri dan juga ditemani dua laki-laki yang berbadan sangar mengunjunginya.


"aku nyuruh abang untuk mencari uang, tapi kena malah berujung di kantor polisi seperti ini? sudah ada uang nya?"


"kamu masih memikirkan uang, sementara suami mu akan dipenjara?"


"masa bodoh bang, laki-laki tamak seperti kau memang pantas membusuk disini.


Sekarang tandatangani perjanjian jual beli, ruko hasil penipuan terhadap Bernat mau aku jual untuk melunasi hutang-hutang mu kepada saudara ku dan jika ada sisanya untuk biaya hidup dan mencoba berusaha lagi."


"kalau aku tidak mau menandatanganinya gimana?"


"tenang aja, kau akan segera mati disini dan anak-anak mu dari istri pertama mu itu serta istri ketiga mu akan mati.


Seolah-olah kau disini mati dan adikku ini menjadi waris mu satu-satunya, sementara anak-anak mu akan mati.


pilih mana kau bangsat?"


Ucap laki-laki yang berbadan sangar itu, yang memberikan ancaman keras kepada Damar.


"tolong bagi dengan anak-anak ku yang lain."


"bangsat......


cepat tandatangani."


Pria itu memaksanya dan akhirnya Damar menandatangani perjanjian jual beli tersebut dan kemudian membubuhkan cap jempolnya.

__ADS_1


Sepertinya sudah selesai urusan, lalu istri Damar berserta kedua saudara laki-laki pergi begitu saja meninggalkan Damar dalam keadaan terpuruk.


__ADS_2